Qi An Xin Mendalami Taktik APT 'NightEagle' - Koran Mandalika

Qi An Xin Mendalami Taktik APT ‘NightEagle’

Senin, 14 Juli 2025 - 14:47

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pada Pameran Keamanan Siber Pertahanan Internasional “CYDES 2025”, perusahaan keamanan siber Qi An Xin untuk pertama kalinya mengungkap secara publik kelompok Ancaman Persisten Lanjutan (APT) baru, “NightEagle,” yang mereka temukan pada awal 2024. Kelompok ini tidak hanya menggunakan metode serangan canggih tetapi juga menunjukkan kemampuan tinggi dalam menjaga kerahasiaan, persistensi, dan daya rusak yang ekstrem. Juru bicara Qi An Xin, Gu Liang, merinci empat karakteristik serangan utama kelompok NightEagle, khususnya menyoroti pemahaman mendalam mereka tentang kode dasar dan protokol autentikasi Exchange, serta kemampuan mereka untuk mengkoordinasikan sumber daya jaringan secara efektif.

Baca Juga :  Hisense Ungkap Visi Masa Depan AI di CES 2025

Aktivitas serangan NightEagle biasanya terjadi pada akhir jam operasional Amerika Utara (pukul 21.00 hingga 06.00 waktu Beijing), dengan peralihan server komando dan kontrol (C2) yang sangat sering, yang secara signifikan meningkatkan kesulitan pelacakan dan pertahanan. Mereka terutama menargetkan sejumlah besar perusahaan teknologi tinggi, lembaga penelitian ilmiah, dan unit sensitif di Tiongkok, menggunakan kerentanan zero-day sistem Microsoft Exchange sebagai vektor serangan awal. Persenjataan mereka mencakup berbagai eksploitasi zero-day untuk sistem dengan ratusan juta pengguna.

Baca Juga :  KAI Daop 1 Jakarta Tegaskan Komitmen Wujudkan Transportasi Ramah Disabilitas di Ajang Talk Show Wartalks Balai Kota DKI Jakarta

Serangan tertarget ini, dengan tujuan yang jelas, diam-diam menyusup dan memata-matai sektor-sektor penting pemerintah, politik, ekonomi, dan militer di seluruh dunia. Temuan Qi An Xin tidak diragukan lagi menjadi peringatan serius bagi komunitas keamanan siber global, yang menggarisbawahi kompleksitas dan tingkat keparahan ancaman siber saat ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berita Terkait

Posko Angkutan Lebaran 2026 Berakhir, Namun Pelayanan ke Pelanggan Tak Pernah Berhenti
Kementerian PU Salurkan Donasi Rp600 Juta bagi ASN Terdampak Banjir di Sumatera dan Aceh
Krakatau Steel Tegaskan Pentingnya Proteksi Industri Baja di Tengah Pergeseran Kebijakan Amerika Serikat
Taman Bendera Pusaka Resmi Dibuka, SUCOFINDO Kawal Proyek dari Aspek Kualitas hingga K3
Dupoin Futures Awali 2026 dengan Serangkaian Inisiatif Sosial dan Kolaborasi Industri
Apa Itu Perlindungan Endpoint dan Mengapa Penting?
Fitch Menaikkan Asumsi Harga Komoditas, Ini Prospeknya
KVA Kembali Buka VA Bootcamp 2026: Program Pelatihan Virtual Assistant Paling Komprehensif di Indonesia

Berita Terkait

Senin, 30 Maret 2026 - 21:00

Posko Angkutan Lebaran 2026 Berakhir, Namun Pelayanan ke Pelanggan Tak Pernah Berhenti

Senin, 30 Maret 2026 - 20:00

Kementerian PU Salurkan Donasi Rp600 Juta bagi ASN Terdampak Banjir di Sumatera dan Aceh

Senin, 30 Maret 2026 - 20:00

Krakatau Steel Tegaskan Pentingnya Proteksi Industri Baja di Tengah Pergeseran Kebijakan Amerika Serikat

Senin, 30 Maret 2026 - 17:00

Taman Bendera Pusaka Resmi Dibuka, SUCOFINDO Kawal Proyek dari Aspek Kualitas hingga K3

Senin, 30 Maret 2026 - 16:00

Apa Itu Perlindungan Endpoint dan Mengapa Penting?

Senin, 30 Maret 2026 - 16:00

Fitch Menaikkan Asumsi Harga Komoditas, Ini Prospeknya

Senin, 30 Maret 2026 - 16:00

KVA Kembali Buka VA Bootcamp 2026: Program Pelatihan Virtual Assistant Paling Komprehensif di Indonesia

Senin, 30 Maret 2026 - 15:00

Hingga 12 Ribu Penumpang Gunakan KA Bandara di Yogyakarta, 29 Maret Jadi Puncak Arus Balik

Berita Terbaru