Ramuan Tradisional untuk Menghentikan Haid, Mana yang Aman? - Koran Mandalika

Ramuan Tradisional untuk Menghentikan Haid, Mana yang Aman?

Senin, 7 Oktober 2024 - 17:02

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ada berbagai penyebab menstruasi menjadi lebih panjang dan darah lebih banyak. Beberapa wanita pun mencoba cara alami, salah satunya dengan mengonsumsi ramuan tradisional untuk menghentikan haid. Apa sajakah itu? Temukan penjelasan selengkapnya.

Amankah minum ramuan tradisional untuk menghentikan haid?

Menorrhagia adalah kondisi saat wanita mengalami haid lebih panjang atau volume darah yang banyak hingga 80 ml. Normalnya wanita mengeluarkan darah haid sekitar 30-40 ml. Kondisi ini juga sering dialami dengan nyeri tak tertahankan.

Ramuan tradisional untuk menghentikan haid membutuhkan waktu 1-3 hari agar dapat berhenti. Namun, jika dengan cara alami ini haid masih tetap berlangsung dan semakin banyak, itu pertanda untuk segara konsultasi dengan dokter.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

3 ramuan tradisional untuk menghentikan haid

Umumnya ramuan tradisional untuk menghentikan haid termasuk aman. Namun, perhatikan bahan makanan tertentu jika memicu alergi. Sebaiknya ganti dengan bahan lain.

Beberapa rekomendasi ramuan untuk menghentikan haid antara lain:

1. Teh kayu manis

Ramuan tradisional ini menjadi salah satu rempah untuk meredakan gejala menstruasi yang berlebihan. Kayu manis juga dapat meredakan aliran darah sehingga haid dapat segera berhenti, mengurangi mual dan muntah, serta dipercaya sebagai pengobatan alami yang efektif untuk berbagai masalah wanita.

Baca Juga :  Holding Perkebunan Nusantara melalui PTPN IV PalmCo Salurkan Rp3 Miliar TJSL di Indragiri Hulu

Cara membuat ramuannya cukup mudah, yaitu siapkan 1 batang kayu manis, tuang air hangat, tunggu teh kayu manis 10-15 menit, lalu teh dapat langsung dikonsumsi dengan atau tanpa tambahan bahan.

2. Teh jahe

Jahe menjadi salah satu rempah dengan segudang manfaat untuk kesehatan. Zat dalam jahe berupa prostaglandin dapat mengatasi nyeri haid dan berperan dalam sistem reproduksi wanita.

Teh jahe bisa menjadi ramuan tradisional untuk menghentikan haid. Jenis teh ini dapat diminum 2-3 kali dalam sehari untuk mengurangi aliran menstruasi. Cara membuatnya cukup mudah, yaitu siapkan beberapa ruas jahe, didihkan air, rebus jahe selama 10 menit, biarkan teh jahe dingin dan saring, lalu ambahkan 1 sendok madu atau lemon.

3. Cuka sari apel

Tahukah kamu bahwa bahan yang satu ini dapat meredakan aliran darah haid sehingga cepat berhenti? Cuka sari apel bekerja dengan cara menghilangkan racun dan menjaga hormon tetap seimbang.

Baca Juga :  Jelajahi Jejak Sejarah Perkeretaapian Indonesia di Museum Ambarawa dan Lawang Sewu

Anda dapat konsumsi 2 sampai 3 kali sehari saat mengalami haid terlalu lama. Cara membuatnya dengan sediakan 1 sdm cuka sari apel, tuang air hangat, dan minumlah segera teh cuka sari apel

Cara menghentikan pendarahan berlebih

Ada beberapa cara selain menggunakan ramuan tradisional yang bisa dilakukan untuk menghentikan perdarahan dengan cara alami, yaitu:

1. Minum 4-6 gelas air lebih banyak agar volume air dan darah tetap dapat mencukupi kebutuhan tubuh.

2. Konsumsi vitamin c. Konsumsi vitamin c agar tubuh dapat menyerap zat besi dengan baik dan mencegah anemia.

3. Perbanyak zat besi. Zat besi akan banyak berkurang saat menstruasi terlalu banyak dan panjang. Perbanyak kembali zat besi sehingga dapat membantu tubuh kembali memproduksi hemoglobin dan molekul darah merah yang membawa oksigen.

4. Konsultasikan dengan dokter jika haid tak kunjung berhenti

Temukan informasi seputar kehamilan dan kesehatan wanita lainnya di www.yoona.id/blog.

Berita Terkait

Dukung Pendidikan Anak Tenaga Kerja Operasional, PT Jasamarga Tollroad Maintenance Salurkan Bantuan Peralatan Sekolah Sambut HUT ke-38
Dukung Pendidikan dan Semangat Belajar Anak, PT Jasamarga Tollroad Maintenance Salurkan Bantuan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Sambut HUT ke-38 di Tiga Sekolah Dasar Negeri Wanakerta
Melayani Sepenuh Hati, IPCC Dukung Pengiriman Bantuan Kemanusiaan PMI ke Nusa Tenggara Timur
Saham Alibaba Anjlok 10%, Investor Soroti Aksi Penggalangan Dana US$10,2 Miliar untuk AI
Grand Indonesia – PURANA 17 “Renjana Perca” Ditutup Anggun dengan Peluncuran PURANA KIDS SS27: Hadirkan Perpaduan Motif Purana x Afganial dan Regal Bloom
OSL Indonesia Rayakan Grand Launch di Bali, Hadirkan Semangat Baru untuk Ekosistem Keuangan Digital Indonesia
PT Pelindo Sinergi Lokaseva Dukung Resiliensi Pelabuhan ASEAN
Dr. Dhiraj Kelly Sawlani, CTA, WPA, dan NS Trade Siapkan Program Permodalan bagi 200 Trader Berpengalaman

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 00:02

Dukung Pendidikan Anak Tenaga Kerja Operasional, PT Jasamarga Tollroad Maintenance Salurkan Bantuan Peralatan Sekolah Sambut HUT ke-38

Senin, 24 Agustus 2026 - 23:02

Dukung Pendidikan dan Semangat Belajar Anak, PT Jasamarga Tollroad Maintenance Salurkan Bantuan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Sambut HUT ke-38 di Tiga Sekolah Dasar Negeri Wanakerta

Senin, 24 Agustus 2026 - 18:02

Melayani Sepenuh Hati, IPCC Dukung Pengiriman Bantuan Kemanusiaan PMI ke Nusa Tenggara Timur

Senin, 24 Agustus 2026 - 17:02

Saham Alibaba Anjlok 10%, Investor Soroti Aksi Penggalangan Dana US$10,2 Miliar untuk AI

Senin, 24 Agustus 2026 - 14:02

OSL Indonesia Rayakan Grand Launch di Bali, Hadirkan Semangat Baru untuk Ekosistem Keuangan Digital Indonesia

Senin, 24 Agustus 2026 - 14:02

PT Pelindo Sinergi Lokaseva Dukung Resiliensi Pelabuhan ASEAN

Senin, 24 Agustus 2026 - 12:02

Dr. Dhiraj Kelly Sawlani, CTA, WPA, dan NS Trade Siapkan Program Permodalan bagi 200 Trader Berpengalaman

Senin, 24 Agustus 2026 - 12:02

Bittime Merawat Komunitas Melalui Kampanye #FindBeagle di Coinfest Asia 2026

Berita Terbaru