Refleksi Tatler Front & Female Summit 2026: Dwi Andi Rohmatika (Trainer & Founder Sanggabiz) Tegaskan Kemandirian Finansial adalah Kendali Penuh atas Sistem Bisnis - Koran Mandalika

Refleksi Tatler Front & Female Summit 2026: Dwi Andi Rohmatika (Trainer & Founder Sanggabiz) Tegaskan Kemandirian Finansial adalah Kendali Penuh atas Sistem Bisnis

Kamis, 24 September 2026 - 18:02

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menghadiri ajang Tatler Front & Female Summit 2026 pada sesi “Wealth, Influence & Financial Independence”, Dwi Andi Rohmatika kerap di sapa DA menyoroti bahwa kemandirian finansial bagi seorang founder bukan sekadar tentang besaran omzet, melainkan kendali atas keputusan, aset, dan data. Melalui ekosistem kerja AI-powered dan nilai kepemimpinan inklusif yang kuat, Sanggabiz hadir membantu para founder membangun sistem bisnis yang sehat, terotomatisasi, dan tidak bergantung pada satu orang saja.

Jakarta, 18 September 2026 — Makna kemandirian finansial sering kali hanya diukur dari angka dan seberapa banyak pendapatan yang dihasilkan. Namun, bagi DA Trainer sekaligus Founder Sanggabiz, kemandirian memiliki dimensi yang jauh lebih esensial, terutama bagi para pemimpin bisnis perempuan. Hal ini disampaikannya sebagai refleksi usai menghadiri sesi “Wealth, Influence & Financial Independence” di ajang Tatler Front & Female Summit 2026 pada Jumat, 18 September 2026.

Menurut DA, bisnis dengan omzet besar belum tentu memberikan kebebasan jika seluruh informasi, keputusan, dan operasionalnya masih bergantung sepenuhnya pada sang founder.

“Bagi seorang founder, kemandirian juga berarti memiliki kendali penuh atas keputusan, aset, data, dan arah yang ingin kita tuju. Bisnis yang sehat seharusnya memberikan kita lebih banyak pilihan, bukan justru menciptakan lebih banyak keterikatan yang membelenggu,” ungkap DA.

Visi mengenai kemandirian dan kebebasan mengendalikan arah bisnis inilah yang terus diwujudkan oleh DA melalui Sanggabiz. Sanggabiz menyadari bahwa membangun bisnis tidak cukup hanya dengan mengejar pertumbuhan omzet, tetapi juga memerlukan sistem yang jelas, data yang bisa dipercaya, dan tim yang mampu mengambil peran strategis.

Untuk merealisasikan hal tersebut, Sanggabiz mengimplementasikan RAPI Method yang telah di-infused dengan kapabilitas AI-powered system ke dalam workflow utama perusahaan. Dengan ekosistem yang terintegrasi AI ini, operasional bisnis berjalan jauh lebih efisien, transparan, dan terotomatisasi. Sejalan dengan prinsip operasional bahwa “Sanggabiz bantu kamu beresin itu”, sistem ini memastikan setiap founder tidak lagi terjebak pada urusan administratif yang kaku, melainkan bisa fokus memegang kendali strategis.”

Baca Juga :  Manajemen Keuangan untuk Pemilik Usaha Kecil

Lebih dari sekadar inovasi teknologi, Sanggabiz memastikan bahwa akses terhadap kemandirian dan pertumbuhan ini bersifat inklusif dan merata.

“Tidak ada perempuan yang boleh kehilangan kesempatan hanya karena ia berasal dari pedesaan, seorang janda, seorang ibu, atau dipandang sebelah mata di ruangan yang didominasi laki-laki,” tegas DA, menyuarakan komitmen pemberdayaan yang relevan untuk diterima dan diterapkan oleh khalayak luas.

Pernyataan ini dibuktikan langsung melalui struktur internal Sanggabiz yang konsisten mempertahankan kepemimpinan inklusif: sekitar 65–80% tim dan jajaran kepemimpinan diisi oleh perempuan, serta sekitar 10% tim berasal dari komunitas disabilitas. Dengan fondasi tim yang kuat dan sistem yang terotomatisasi, Sanggabiz berkomitmen membantu lebih banyak bisnis untuk tidak hanya bertumbuh, tetapi juga menjadi lebih tertata, terkendali, dan berkelanjutan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Dari Transaksi jadi Retensi: Optimalisasi Accurate POS dan Bliss
Singapore Global Network Menjadi Mitra Utama Gala Dinner Eksklusif Wealth Management, Membuka Kesempatan Sponsorship Meja dalam Jumlah Terbatas
Beli Akun TikTok Affiliate, Apakah Aman? Ini Aturan dari TikTok Shop yang Jarang Dibaca
Bank Mandiri Taspen dan ITB Jalin Kerja Sama Strategis, Perkuat Layanan Perbankan dan Ekosistem Pendidikan
BRI Region 11 Yogyakarta Perkuat Sinergi dengan Polda DIY
Waskita Beton Precast Perkuat Lini Bisnis dan Jaga Kinerja Operasional melalui Efisiensi
Biaya WhatsApp API Pasca 1 Oktober? Begini Cara Hitungnya
Momentum TEI ke-41 Dorong Ekspor dan Tingkatkan Daya Saing Produk

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 13:34

TEI 2026 Diburu Buyer 113 Negara, 1.533 Eksibitor Siap Tampil

Rabu, 30 September 2026 - 06:07

Brand Makin Ngegas, ITDC Sabet BUMN Brand Equity Awards 2026

Kamis, 16 Juli 2026 - 19:57

Atmosfer MotoGP Hadir di Jakarta, Mario Aji dan Veda Ega Pimpin Semangat #IndonesiaMendunia

Jumat, 10 Juli 2026 - 20:22

Polemik Antar Kepolisian dan Jaksa, Prabowo Beri Teguran Keras

Selasa, 19 Agustus 2025 - 09:35

Genap Setahun Kepemimpinannya, Taruna Ikrar Dekatkan BPOM dengan Masyarakat

Senin, 30 Juni 2025 - 15:29

Dukung Migrasi Tenaga Kerja Tertib dan Aman, Pusat Informasi MOVE-ID Diluncurkan

Selasa, 29 April 2025 - 12:35

Selamat, Rizki Hasmi Asal Montong Gamang Kopang Raih Penghargaan Penyuluh Terbaik Nasional

Minggu, 27 April 2025 - 07:57

Diskusi Formen Lombok Tengah-JMSI Bali: Media Dituntut Kompetitif

Berita Terbaru

Teknologi

BRI Region 11 Yogyakarta Perkuat Sinergi dengan Polda DIY

Kamis, 15 Okt 2026 - 09:02