Robot Humanoid Unitree: Dari Otomasi Industri hingga Interaksi Publik - Koran Mandalika

Robot Humanoid Unitree: Dari Otomasi Industri hingga Interaksi Publik

Jumat, 1 Mei 2026 - 00:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Robot humanoid bukan lagi teknologi yang hanya hidup di pameran teknologi. Unitree telah mengirimkan lebih dari 5.500 unit humanoid secara komersial sepanjang 2025, menjadikannya produsen dengan volume pengiriman terbesar di dunia untuk kategori ini.

Teknologinya sudah digunakan secara aktif di fasilitas industri, universitas riset terkemuka, hingga ruang publik di berbagai negara.

Yang menarik bukan hanya angkanya, melainkan seberapa luas spektrum aplikasinya. Tiga robot humanoid Unitree masing-masing menjawab kebutuhan yang berbeda secara fundamental.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Otomasi yang Bisa Dikonfigurasi

Di lingkungan industri, fleksibilitas adalah kunci. Robot humanoid G1 hadir sebagai robot humanoid yang bisa disesuaikan dengan jenis pekerjaan yang dibutuhkan melalui pilihan aksesori tangannya. Untuk tugas yang membutuhkan kekuatan dan ketahanan, tangan tiga jari Dex3-1 dirancang untuk kondisi kerja industri. Untuk pekerjaan yang membutuhkan sensitivitas lebih tinggi, BrainCo Revo2 hadir sebagai tangan lima jari dengan kemampuan menangani objek yang rapuh sekalipun.

Baca Juga :  Sribu Catat Pertumbuhan 38% di Q2 2025, Perkuat Solusi Efisiensi Bisnis

G1 sudah beroperasi aktif untuk inspeksi fasilitas dan pengembangan AI robotik di berbagai negara, bukan sebagai demonstrasi, melainkan sebagai bagian dari operasional nyata.

Kecerdasan yang Tidak Bergantung Jaringan Internet

Ada kebutuhan spesifik di industri tertentu yang tidak bisa diabaikan: bagaimana robot bekerja di lokasi tanpa koneksi internet, atau di fasilitas yang tidak mengizinkan data keluar ke server eksternal.

Robot humanoid H2 menjawab kebutuhan itu. Platform ini membawa onboard computer yang mampu menjalankan LLM (Large Language Model) skala penuh langsung di perangkat. Seluruh kemampuan pemrosesan AI berjalan mandiri tanpa bergantung pada infrastruktur jaringan di luar robot. Untuk operasi di tambang bawah tanah, fasilitas offshore, atau lingkungan dengan protokol keamanan data ketat, ini bukan fitur tambahan melainkan syarat utama.

Baca Juga :  KAI Divre III Palembang Ajak Masyarakat Jaga Fasilitas Publik dan Keselamatan Bersama

Interaksi yang Dirancang untuk Manusia

Tidak semua robot humanoid beroperasi di balik pagar fasilitas industri. R1 mengambil pendekatan yang berbeda dari G1 dan H2, robot humanoid ini dirancang untuk bergerak dan berinteraksi secara natural di tengah keramaian.

R1 mampu berjalan, berlari, dan berdiri kembali dari posisi terjatuh. Di ruang kelas, R1 membuka cara baru untuk mengajarkan robotika secara langsung dan interaktif. Di pameran teknologi atau fasilitas publik, R1 hadir sebagai platform yang bisa berkomunikasi dan bergerak bersama pengunjung.

Tersedia di Indonesia

Seluruh lini humanoid Unitree kini tersedia di Indonesia melalui Halo Robotics, distributor resmi dan eksklusif Unitree di Indonesia, dengan dukungan lokal penuh mulai dari konsultasi, integrasi sistem, pelatihan operasional, hingga layanan purna jual resmi.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Bitcoin Terkoreksi Hingga Ke $76.000, Bittime Bitcoin Pizza Day Jadi Kesempatan Buy The Deep?
Holding Perkebunan Nusantara Terus Dorong Transisi Energi dan Efisiensi, Pabrik Sawit PTPN IV PalmCo Raih PROPER Hijau
Proyek EPC Coal Handling Facility Inpit Conveyor Banko antara PT Krakatau Baja Konstruksi dan PT Adhi Karya (Persero) Tbk Rampung di Awal 2026
KAI Daop 2 Bandung Mencatat Tanggal 17 Mei 2026 sebagai Puncak Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus
Apakah Bitcoin Akan Menembus US$100.000? Clarity Act dan Sentimen Makro Jadi Sorotan Pasar Kripto
Long Weekend Datang, Pengeluaran Tambah Bengkak? Ini Cara Biar Dompet Tetap Terjaga
60 Persen Ruang Pamer Telah Terjual Saat Industri Otomotif Bersiap Untuk Automechanika Jakarta 2026
Dari Toko Sparepart ke Precision Parts Sourcing: Transformasi Bisnis Otomotif di Era Digital

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 20:00

Bitcoin Terkoreksi Hingga Ke $76.000, Bittime Bitcoin Pizza Day Jadi Kesempatan Buy The Deep?

Senin, 18 Mei 2026 - 20:00

Holding Perkebunan Nusantara Terus Dorong Transisi Energi dan Efisiensi, Pabrik Sawit PTPN IV PalmCo Raih PROPER Hijau

Senin, 18 Mei 2026 - 19:00

Proyek EPC Coal Handling Facility Inpit Conveyor Banko antara PT Krakatau Baja Konstruksi dan PT Adhi Karya (Persero) Tbk Rampung di Awal 2026

Senin, 18 Mei 2026 - 19:00

KAI Daop 2 Bandung Mencatat Tanggal 17 Mei 2026 sebagai Puncak Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus

Senin, 18 Mei 2026 - 18:00

Apakah Bitcoin Akan Menembus US$100.000? Clarity Act dan Sentimen Makro Jadi Sorotan Pasar Kripto

Senin, 18 Mei 2026 - 17:00

60 Persen Ruang Pamer Telah Terjual Saat Industri Otomotif Bersiap Untuk Automechanika Jakarta 2026

Senin, 18 Mei 2026 - 17:00

Dari Toko Sparepart ke Precision Parts Sourcing: Transformasi Bisnis Otomotif di Era Digital

Senin, 18 Mei 2026 - 16:00

Hilirisasi Tembaga Jadi Kunci Kemandirian Industri Pertahanan RI

Berita Terbaru