Robot Humanoid Unitree: Dari Otomasi Industri hingga Interaksi Publik - Koran Mandalika

Robot Humanoid Unitree: Dari Otomasi Industri hingga Interaksi Publik

Jumat, 1 Mei 2026 - 00:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Robot humanoid bukan lagi teknologi yang hanya hidup di pameran teknologi. Unitree telah mengirimkan lebih dari 5.500 unit humanoid secara komersial sepanjang 2025, menjadikannya produsen dengan volume pengiriman terbesar di dunia untuk kategori ini.

Teknologinya sudah digunakan secara aktif di fasilitas industri, universitas riset terkemuka, hingga ruang publik di berbagai negara.

Yang menarik bukan hanya angkanya, melainkan seberapa luas spektrum aplikasinya. Tiga robot humanoid Unitree masing-masing menjawab kebutuhan yang berbeda secara fundamental.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Otomasi yang Bisa Dikonfigurasi

Di lingkungan industri, fleksibilitas adalah kunci. Robot humanoid G1 hadir sebagai robot humanoid yang bisa disesuaikan dengan jenis pekerjaan yang dibutuhkan melalui pilihan aksesori tangannya. Untuk tugas yang membutuhkan kekuatan dan ketahanan, tangan tiga jari Dex3-1 dirancang untuk kondisi kerja industri. Untuk pekerjaan yang membutuhkan sensitivitas lebih tinggi, BrainCo Revo2 hadir sebagai tangan lima jari dengan kemampuan menangani objek yang rapuh sekalipun.

Baca Juga :  BRI Region 6 Salurkan 200 Paket Sembako Melalui Program CSR kepada Jemaat Gereja St. Paskalis

G1 sudah beroperasi aktif untuk inspeksi fasilitas dan pengembangan AI robotik di berbagai negara, bukan sebagai demonstrasi, melainkan sebagai bagian dari operasional nyata.

Kecerdasan yang Tidak Bergantung Jaringan Internet

Ada kebutuhan spesifik di industri tertentu yang tidak bisa diabaikan: bagaimana robot bekerja di lokasi tanpa koneksi internet, atau di fasilitas yang tidak mengizinkan data keluar ke server eksternal.

Robot humanoid H2 menjawab kebutuhan itu. Platform ini membawa onboard computer yang mampu menjalankan LLM (Large Language Model) skala penuh langsung di perangkat. Seluruh kemampuan pemrosesan AI berjalan mandiri tanpa bergantung pada infrastruktur jaringan di luar robot. Untuk operasi di tambang bawah tanah, fasilitas offshore, atau lingkungan dengan protokol keamanan data ketat, ini bukan fitur tambahan melainkan syarat utama.

Baca Juga :  Kepatihan Management Gandeng KREEN Indonesia: Revolusi Sistem Penjurian di Dunia Pageant Kalimantan Barat

Interaksi yang Dirancang untuk Manusia

Tidak semua robot humanoid beroperasi di balik pagar fasilitas industri. R1 mengambil pendekatan yang berbeda dari G1 dan H2, robot humanoid ini dirancang untuk bergerak dan berinteraksi secara natural di tengah keramaian.

R1 mampu berjalan, berlari, dan berdiri kembali dari posisi terjatuh. Di ruang kelas, R1 membuka cara baru untuk mengajarkan robotika secara langsung dan interaktif. Di pameran teknologi atau fasilitas publik, R1 hadir sebagai platform yang bisa berkomunikasi dan bergerak bersama pengunjung.

Tersedia di Indonesia

Seluruh lini humanoid Unitree kini tersedia di Indonesia melalui Halo Robotics, distributor resmi dan eksklusif Unitree di Indonesia, dengan dukungan lokal penuh mulai dari konsultasi, integrasi sistem, pelatihan operasional, hingga layanan purna jual resmi.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

AI Connect Innovation Lab Dorong Peserta Bangun Produk AI yang Relevan dengan Kebutuhan Pasar
Telkom AI Connect Makassar Gandeng Skillforcuan, Latih 20 UMKM Strategi Influencer Marketing Berbasis AI
Akselerasi Produktivitas Mahasiswa Bali, Seminar ‘AI Connect’ Kupas Tuntas Pemanfaatan NotebookLM
Cara Mengatur Cicilan Agar Tidak Mengganggu Kebutuhan Rumah Tangga
Membandingkan DJI Dock 2 dan DJI Dock 3 untuk Operasi Drone Otomatis di Indonesia
Kolaborasi Pertamina Siapkan Generasi Pelaut Unggul untuk Perkuat Ketahanan Energi Nasional
GameMarket.gg Expands Secure Global Marketplace for Game Currency and Boosting Services
BRI Finance Optimistis Pembiayaan Alat Berat Tetap Bertumbuh Hingga Akhir 2026

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 21:02

AI Connect Innovation Lab Dorong Peserta Bangun Produk AI yang Relevan dengan Kebutuhan Pasar

Senin, 27 Juli 2026 - 20:02

Telkom AI Connect Makassar Gandeng Skillforcuan, Latih 20 UMKM Strategi Influencer Marketing Berbasis AI

Senin, 27 Juli 2026 - 20:02

Akselerasi Produktivitas Mahasiswa Bali, Seminar ‘AI Connect’ Kupas Tuntas Pemanfaatan NotebookLM

Senin, 27 Juli 2026 - 19:02

Cara Mengatur Cicilan Agar Tidak Mengganggu Kebutuhan Rumah Tangga

Senin, 27 Juli 2026 - 19:02

Membandingkan DJI Dock 2 dan DJI Dock 3 untuk Operasi Drone Otomatis di Indonesia

Senin, 27 Juli 2026 - 17:02

GameMarket.gg Expands Secure Global Marketplace for Game Currency and Boosting Services

Senin, 27 Juli 2026 - 17:02

BRI Finance Optimistis Pembiayaan Alat Berat Tetap Bertumbuh Hingga Akhir 2026

Senin, 27 Juli 2026 - 16:02

Bali Gapura Marina Perkuat Posisi Indonesia sebagai Destinasi Yachting Asia Pasifik

Berita Terbaru