Sebanyak 1,5 Juta Masyarakat di Daop 6 Gunakan Kereta Kelas Ekonomi pada Januari - April 2025 - Koran Mandalika

Sebanyak 1,5 Juta Masyarakat di Daop 6 Gunakan Kereta Kelas Ekonomi pada Januari – April 2025

Minggu, 18 Mei 2025 - 06:03

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Selama periode tersebut, KAI Daop 6 mencatat sebanyak 1.546.772 orang menggunakan KA kelas ekonomi keberangkatan awal Daop 6 Yogyakarta.

Yogyakarta, 17 Mei 2025 – KAI Daop 6 Yogyakarta mencatatkan kinerja positif untuk kereta api kelas Ekonomi pada periode Januari hingga April 2025. Selama periode tersebut, KAI Daop 6 mencatat sebanyak 1.546.772 orang menggunakan KA kelas ekonomi keberangkatan awal Daop 6 Yogyakarta.

Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta Feni Novida Saragih mengatakan bahwa capaian ini mencerminkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan kereta api sebagai moda transportasi pilihan selama 2025 ini, khususnya pada layanan kelas Ekonomi baik komersial maupun PSO.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Khusus untuk KA PSO atau subsidi keberangkatan awal Daop 6 yaitu Sri Tanjung dan Bengawan keduanya kompak mencatatkan okupansi di atas 100 persen pada periode tersebut. KA Sri Tanjung (278) relasi Stasiun Lempuyangan – Ketapang mencatat okupansi sebesar 182%, terjual 203.331 tempat duduk dari kapasitas yang disediakan sebanyak 112.042 tempat duduk. Kemudian KA Bengawan (281) relasi Stasiun Purwosari – Pasarsenen mencatat okupansi sebesar 118%, terjual 169.876 tempat duduk dari kapasitas yang disediakan sebanyak 144.054 tempat duduk.

“Keberhasilan KA PSO ini menunjukkan suksesnya dukungan pemerintah melalui pemberian public service obligation (PSO) dari Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan (Kemenhub) guna mewujudkan transportasi kereta api ekonomi yang terjangkau bagi masyarakat,” ungkap Feni.

Baca Juga :  India Tegaskan Serangan ke Target Terorisme, Bantah Sasar Sipil

Penumpang hendak memasuki KA Sri Tanjung keberangkatan dari Stasiun Lempuyangan

Feni menambahkan, selain kereta ekonomi subsidi, KAI Daop 6 juga mencatat kesuksesan 2 (dua) kereta ekonomi komersial yang memiliki okupansi di atas 100 persen. Kedua kereta ekonomi tersebut adalah kereta ekonomi KA Joglosemarkerto dengan nomor KA 187 dan 193.

Kereta ekonomi KA Joglosemarkerto (187) relasi Stasiun Solobalapan – Semarang Tawang – Purwokerto – Yogyakarta – Solobalapan mencatat okupansi sebesar 218%, terjual 145.214 tempat duduk dari kapasitas yang disediakan sebanyak 66.480 tempat duduk.

Sedangkan, kereta ekonomi KA Joglosemarkerto (193) relasi Stasiun Solobalapan – Yogyakarta – Purwokerto – Semarang Tawang – Solobalapan mencatat okupansi sebesar 217%, terjual 144.590 tempat duduk dari kapasitas yang disediakan sebanyak 66.480 tempat duduk.

KA Sri Tanjung saat Stabling di Stasiun Lempuyangan

Feni menambahkan, seluruh capaian ini memperkuat posisi kereta api khususnya kelas ekonomi sebagai tulang punggung transportasi publik terlebih pada momen dengan mobilitas tinggi seperti Libur Panjang, Lebaran, Natal, dan lainnya. Sesuai komitmen KAI, layanan KA ekonomi tetap mengedepankan aspek keselamatan, keamanan, kenyamanan, dan ketepatan waktu.

Baca Juga :  APP Group dan Tzu Chi APP Thamrin Bagikan Takjil dengan Kemasan Ramah Lingkungan

Layanan ini juga hadir sebagai solusi mobilitas yang ramah di kantong masyarakat. Selain efisien tentunya kereta api menjadi moda transportasi yang selalu diandalkan berkat capaian ketepatan waktu yang sangat baik serta faktor keselamatan yang dapat diandalkan.

Meski berbiaya terjangkau, KAI Daop 6 berkomitmen menjaga standar pelayanan KA ekonomi melalui peningkatan keselamatan, kenyamanan, perawatan sarana, serta penyediaan fasilitas yang menunjang perjalanan.

“Pencapaian ini menunjukkan bahwa layanan KAI Daop 6 diterima luas oleh masyarakat dengan berbagai latar belakang. KAI Daop 6 berkomitmen untuk terus menjaga dan meningkatkan kualitas layanan demi mendukung mobilitas nasional yang aman, andal, dan inklusif,” pungkas Feni.

Stasiun Lempuyangan yang merupakan stasiun pemberhentian khusus KA Ekonomi

KAI Daop 6 Yoyakarta meyakini bahwa transportasi massal seperti kereta api akan terus menjadi pilihan strategis untuk menghindari kemacetan jalan raya terutama saat ada lonjakan mobilisasi.

Dengan infrastruktur yang terus ditingkatkan serta pelayanan yang konsisten, KAI Daop 6 Yogyakarta optimistis dapat terus memenuhi ekspektasi pelanggan ke depan.

“KAI Daop 6 Yogyakarta menyampaikan terima kasih kepada seluruh pelanggan yang telah mempercayakan perjalanannya kepada kereta api pada tahun 2025 ini. Kami akan terus berkomitmen menghadirkan layanan prima dengan mengedepankan keselamatan, kenyamanan, keamanan, dan kemudahan perjalanan bagi masyarakat Indonesia,” tutup Feni.

Penumpang KA bersiap menaiki KA dari Stasiun Purwosari

Berita Terkait

Cara Membuat Website Toko Online Sendiri Sebelum 11.11 dan Harbolnas
BINUS Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor melalui NEST di QS Higher Ed Summit Asia Pacific 2026
BRI Dorong Literasi Keuangan Sejak Dini melalui Edukasi di Lingkungan Sekolah
Alternativa Film Festival 2027 Siapkan Hadiah US$120.000, Buka Peluang bagi Sineas Indonesia ke Panggung Internasional
Lewat Baseball5, Perbasasi Jakarta dan JALIN Foundation Ajak Remaja Hidup Sehat dan Berani Hadapi Tekanan
39% Responden Perkotaan Indonesia Pakai AI untuk Belanja dan Rekomendasi, Peringkat Pencarian Saja Tak Lagi Cukup
Pemerintah Bahas Skema Pembiayaan Perumahan bagi Masyarakat Berpenghasilan Tanggung
BP Tapera Perkuat Sinergi Penyaluran FLPP, Realisasi Tembus 197 Ribu Rumah

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 19:28

Bawa 4 PR Besar dari Desa Penujak, Lalu Akhyar Siap Dobrak Alokasi Anggaran OPD

Selasa, 3 November 2026 - 17:15

Pulang Kerja dari Mataram, Pria Asal Jago Jadi Korban Pengeroyokan di Puyung

Senin, 2 November 2026 - 18:05

Akses Jalan Dirusak Usai Pilkades, Warga Desa Pengadang Minta Bupati Turun Tangan

Senin, 2 November 2026 - 16:53

​Jembatani Kebutuhan Warga Beraim, Haji Supli PKS Cari Celah Perjuangkan Air Bersih dan Alsintan

Senin, 2 November 2026 - 16:43

Reses Di Tengah Kebijakan Buntu: Haji Supli Dituntut Perjuangkan Usulan Yang Terlarang Dianggarkan

Senin, 2 November 2026 - 07:33

Awas! Nyamuk dan Air Kencing Tikus Mengintai Lombok Tengah, Dinkes: Jangan Tunggu Sakit Baru Bergerak

Minggu, 1 November 2026 - 20:23

Bukan Janji Manis, Abdusahid Pilih Realistis Tanggapi Tuntutan Warga Kelebuh

Minggu, 1 November 2026 - 16:36

Jaga Wajah Wisata Indonesia: Gerindra & Duta Lingkungan Sulap Kuta Lombok Jadi Pelopor ASRI

Berita Terbaru