Semakin Berkah, Dana Kelolaan Produk Reksa Dana Pasar Uang Syariah BRI-MI Tembus Rp1 Triliun - Koran Mandalika

Semakin Berkah, Dana Kelolaan Produk Reksa Dana Pasar Uang Syariah BRI-MI Tembus Rp1 Triliun

Kamis, 21 Agustus 2025 - 15:17

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Produk Reksa Dana Pasar Uang Syariah kelolaan PT BRI Manajemen Investasi (BRI-MI), yakni BRI Seruni Pasar Uang Syariah (SPUS), mencatatkan kinerja positif dan terus menunjukkan pertumbuhan yang solid.

Jakarta, 21 Agustus 2025 —
Produk Reksa Dana Pasar Uang Syariah kelolaan PT BRI Manajemen Investasi
(BRI-MI), yakni BRI Seruni Pasar Uang Syariah (SPUS), mencatatkan kinerja
positif dan terus menunjukkan pertumbuhan yang solid.

Hingga 19 Agustus 2025, dana
kelolaan (Asset Under Management/AUM) SPUS resmi menembus Rp1 triliun, menandai
pencapaian signifikan bagi produk berbasis syariah yang telah diformulasikan
oleh BRI-MI.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Direktur Utama BRI-MI, Tina
Meilina menyampaikan apresiasi kepada seluruh investor sehingga tercapainya
catatan positif ini.

“Kami berterima kasih atas
kepercayaan yang diberikan kepada produk syariah kami, BRI Seruni Pasar Uang
Syariah. Capaian AUM Rp1 triliun ini menjadi bukti bahwa minat masyarakat
terhadap produk investasi syariah terus meningkat, sekaligus mencerminkan konsistensi
kinerja produk ini di pasar,” ujarnya.

Baca Juga :  Keamanan Terjamin, KVB Indonesia Tersertifikasi ISO 27001 untuk Perlindungan Data

Lebih lanjut, Tina menambahkan
bahwa BRI Seruni Pasar Uang Syariah hadir sebagai solusi investasi yang sesuai
dengan prinsip syariah sekaligus mampu memberikan imbal hasil optimal.

“Dengan adanya produk ini, kami
ingin memberikan kesempatan kepada masyarakat luas untuk berinvestasi dengan
mudah, likuid, serta sesuai prinsip syariah. Kami percaya BRI Seruni Pasar Uang
Syariah dapat menjadi pilihan strategis untuk mendukung stabilitas keuangan
masyarakat sekaligus mendukung perkembangan ekosistem keuangan syariah di
Indonesia,” tambahnya.

Catatkan Imbal Hasil yang
Optimal

Dari sisi kinerja, BRI Seruni
Pasar Uang Syariah juga menunjukkan hasil yang solid. Per 19 Agustus 2025,
produk ini mencatatkan imbal hasil year-on-year sebesar 5,48%, lebih
tinggi dari rata-rata pasar reksa dana pasar uang. Capaian ini menegaskan
posisi Seruni Pasar Uang Syariah sebagai instrumen investasi syariah yang
kompetitif dan terpercaya.

Baca Juga :  The Bitcoin Strategic Reserve & Trump’s Vision for Crypto Regulation

“Konsistensi kinerja produk merupakan
salah satu prioritas kami. Kami ingin memastikan bahwa setiap investor
mendapatkan pengalaman investasi terbaik, sekaligus terus menjaga
prinsip-prinsip syariah yang menjadi basis dari SPUS ini,” jelas Tina.

Sebagai informasi, BRI Seruni
Pasar Uang Syariah dirancang untuk memberikan likuiditas, dan potensi
pertumbuhan yang optimal bagi investor dengan profil risiko terukur, sekaligus
tetap mengedepankan kepatuhan terhadap prinsip syariah.

Dengan pencapaian AUM Rp1
triliun, produk ini semakin mempertegas komitmen BRI-MI untuk memperluas akses
masyarakat pada instrumen investasi berbasis syariah.

Untuk informasi lebih lanjut
terkait produk BRI Seruni Pasar Uang Syariah dan produk-produk BRI-MI lainnya,
kunjungi akun resmi Instagram BRI-MI di @brimi.official
atau website resmi BRI-MI.

Berita Terkait

Kontribusi Freeport ke Negara Sentuh Rp 187 Triliun
Kesalahan Psikologis yang Sering Dilakukan Trader di Pasar Keuangan
Hari Pertama WFH ASN, Pengguna LRT Jabodebek Turun 10 Persen, Layanan Tetap Optimal
Promo Hadiah Miliaran Kian Ramai, Pemenang Baru Terus Bermunculan
IA-ITB Kaltim Luncurkan Ganesha Hub untuk Akselerasi Inovasi , Teknologi & Ekonomi Kreatif , Persiapan Untuk Kaltim Pasca Migas & Batubara
Urusan Bisnis Lancar, Cara Profesional Kirim Paket Ke Luar Negeri Berupa Dokumen Legal
Aktivasi Dupoin Futures di CFD Sudirman Tampilkan Inovasi Trading Berbasis Teknologi
Perilaku Investor Saat Pasar Tidak Stabil: Mengelola Psikologi dan Risiko

Berita Terkait

Minggu, 12 April 2026 - 10:00

Kontribusi Freeport ke Negara Sentuh Rp 187 Triliun

Minggu, 12 April 2026 - 07:00

Kesalahan Psikologis yang Sering Dilakukan Trader di Pasar Keuangan

Sabtu, 11 April 2026 - 15:00

Hari Pertama WFH ASN, Pengguna LRT Jabodebek Turun 10 Persen, Layanan Tetap Optimal

Sabtu, 11 April 2026 - 14:00

IA-ITB Kaltim Luncurkan Ganesha Hub untuk Akselerasi Inovasi , Teknologi & Ekonomi Kreatif , Persiapan Untuk Kaltim Pasca Migas & Batubara

Sabtu, 11 April 2026 - 13:00

Urusan Bisnis Lancar, Cara Profesional Kirim Paket Ke Luar Negeri Berupa Dokumen Legal

Sabtu, 11 April 2026 - 10:00

Aktivasi Dupoin Futures di CFD Sudirman Tampilkan Inovasi Trading Berbasis Teknologi

Sabtu, 11 April 2026 - 07:00

Perilaku Investor Saat Pasar Tidak Stabil: Mengelola Psikologi dan Risiko

Jumat, 10 April 2026 - 22:00

KAI Daop 2 Bandung Tanggapi Viral Jembatan Cirahong, Tekankan Prioritas Keselamatan Perjalanan KA

Berita Terbaru

NTB Terkini

Pemprov NTB Ajak Masyarakat Beri Dukungan kepada Sekda Baru

Minggu, 12 Apr 2026 - 11:00

Teknologi

Kontribusi Freeport ke Negara Sentuh Rp 187 Triliun

Minggu, 12 Apr 2026 - 10:00