Siloam Hospitals TB Simatupang Hadirkan Alat TEG untuk Diagnostik Kardiovaskular - Koran Mandalika

Siloam Hospitals TB Simatupang Hadirkan Alat TEG untuk Diagnostik Kardiovaskular

Rabu, 31 Desember 2025 - 01:33

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Desember 2025. Siloam Hospitals TB Simatupang sebagai fasilitas kesehatan swasta pilihan yang menyediakan layanan kesehatan di semua bidang medis dengan fokus khusus pada kardiologi, neuroscience, dan ortopedi, meningkatkan layanan laboratorium dengan menghadirkan Thromboelastography (TEG). Saat ini, Siloam Hospitals TB Simatupang merupakan satu-satunya rumah sakit swasta di Jakarta yang menyediakan layanan diagnostik dengan TEG. Kehadiran layanan ini semakin meningkatkan kualitas layanan secara holistik, terutama dalam hal diagnostik, monitoring efektivitas terapi, dan keselamatan pasien yang berobat di layanan kardiologi, obstetri ginekologi, dan intensive care unit.

Dr Dewi Wiguna, M.Sc – Hospital Director Siloam Hospitals TB Simatupang menyampaikan, “Ketersediaan TEG di Siloam TB Simatupang merupakan bagian dari komitmen terhadap layanan yang berbasis data klinis, sehingga hasil prosedur yang lakukan benar-benar sesuai kebutuhan medis pasien. Selain itu, pemeriksaan TEG juga mendukung Siloam Hospitals TB Simatupang sebagai one-stop solution untuk pengobatan penyakit jantung. Mulai dari pencegahan, pemeriksaan jantung, Prosedur lanjutan, hingga monitoring paska prosedur dengan memastikan terapi yang diberikan bersifat individualized dan berfokus pada patient safety.”

dr.Petty Atmadja, Sp.PK, spesialis Patologi Klinik dari Siloam Hospitals TB Simatupang menjelaskan, “TEG adalah metode pemeriksaan pembekuan darah menggunakan metode viscoelastometric yang dapat mengevaluasi fungsi pembekuan darah secara real-time dengan menilai kaskade koagulasi, aggregasi trombosit, interaksi trombosit-fibrin, kekuatan bekuan darah, hingga peluruhannya.”

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pemeriksaan TEG mampu mendeteksi risiko perdarahan abnormal dan penyumbatan pembuluh darah dengan akurat, sehingga bermanfaat dalam:

  • mendiagnosis kelainan pembekuan darah kompleks,
  • mengawasi pemberian terapi anti-koagulan dan anti-platelet pada pasien dengan gangguan jantung dan pembuluh darah,
  • pemantauan kondisi koagulasi sebelum dan setelah operasi secara komprehensif,
  • skrining kelainan pembekuan darah pada kehamilan dan lanjut usia,
  • perawatan kondisi sistemik global pada rawatan intensif.
Baca Juga :  Pahami Apa Itu Skin Barrier dan Cara Menjaganya

Pasien-pasien dengan gangguan jantung maupun pembuluh darah yang telah menjalani operasi jantung, kemungkinan besar akan mendapatkan terapi antikoagulan maupun antiplatelet untuk mencegah terjadinya episode serangan berulang di kemudian hari. Pemeriksaan TEG dapat dilakukan sebelum menjalani operasi untuk memberi gambaran global pembekuan darah pasien, setelah menjalani operasi untuk menilai efektivitas tindakan dan juga pengawasan terapi obat yang akan diberikan. Sehingga dengan hadirnya TEG dalam perjalanan penyakit pasien, kita dapat memastikan bahwa keseluruhan proses pengobatan pasien dipastikan aman, akurat, dan individualized.

dr. Isabella Lalenoh, SpJP, Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah dari Siloam Hospitals TB Simatupang menyampaikan, “Di bidang kardiologi, TEG dapat membantu dokter mendapatkan informasi proses pembekuan darah secara cepat, sehingga dapat merekomendasikan terapi yang dikustomisasi sesuai kondisi pasien, contohnya penggunaan obat pengencer darah pada pasien yang dipasang ring jantung. Selain itu, pemeriksaan TEG juga berguna untuk memantau pembekuan darah pada pasien sedang menjalani cardiac assist device support dan sudah terpasang jantung buatan (total artificial hearts). Pemeriksaan ini juga membantu dokter saat melakukan tindakan medis pada pasien dengan penyakit jantung, untuk memperkirakan risiko perdarahan, serta menentukan apakah pasien di ruang perawatan intensif bisa menjalani operasi kecil dengan aman meskipun hasil tes darahnya menunjukkan risiko perdarahan yang lebih tinggi.

Baca Juga :  Tren Bullish Emas Diprediksi Berlanjut, Target Berikutnya di Level $2.929

dr. Andre Viscountie Saputra, SpOG, FMAS, FICS – Spesialis Obstetri dan Ginekologi dari Siloam Hospitals TB Simatupang mengatakan, “Pemeriksaan TEG memberikan informasi yang lebih jelas dan membedakan kondisi pembekuan darah yang normal pada ibu hamil dengan kondisi pembekuan darah yang tidak normal akibat preeklamsia. Dengan begitu, gangguan pembekuan darah bisa diketahui lebih dini. Selain itu, hasil TEG juga dapat memberikan gambaran seberapa berat kondisi preeklamsia yang dialami, sehingga bisa digunakan oleh dokter untuk memantau perkembangan penyakit dan memperkirakan risikonya.”

“Proses diagnostic TEG relatif mudah. Pasien dapat lakukan pemeriksaan TANPA persiapan puasa. Alat TEG juga bisa menerima sampel 24 jam setiap harinya. Sehingga mampu menangani kebutuhan pemeriksaan pasien dari Siloam maupun rujukan dari rumah sakit non-Siloam di Jakarta. Hasil pemeriksaan 8 jam setelah sampel diterima oleh laboratorium,” tambah dr Petty.

“Di Siloam Hospitals TB Simatupang juga tersedia layanan medis yang komprehensif dimana hal ini memudahkan pasien bisa tetap berkonsultasi dengan multi disiplin dalam satu fasilitas kesehatan. Harapan kami, semakin banyak orang yang menjadi lebih sehat dengan layanan medis yang ada di Siloam Hospitals TB Simatupang,” tutup Dr Dewi.

Kunjungi IG dan Youtube @siloamtbsimatupangofficial untuk informasi edukatif mengenai kesehatan lainnya.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Pandai Gadai: Hadirkan Extra Pinjaman hingga Rp100.000 untuk Gadai Elektronik
Mengapa Limit Pinjaman yang Kamu Dapat Bisa Berbeda? Ini Penjelasannya
Dulu Diajarkan Menabung, Kini Saatnya Belajar Membuat Uang Bertumbuh
Inspiraya Goes to Campus Gunadarma, Bank Raya Ajak Mahasiswa Cerdas Kelola Cash Flow dan Mulai Berinvestasi Sejak Dini
Drone as First Responder: Cara Baru Merespons Keadaan Darurat Hadir di Indonesia
“DNA” Presiden Menandai Bangkitnya Diplomasi Peradaban
7 Ide Usaha Kreatif untuk Pemula yang Ingin Memulai Usaha
SUCOFINDO – HCETS PERKUAT SINERGI BILATERAL DORONG SOLUSI WASTE TO ENERGY YANG BERKELANJUTAN

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 01:02

Pandai Gadai: Hadirkan Extra Pinjaman hingga Rp100.000 untuk Gadai Elektronik

Selasa, 18 Agustus 2026 - 21:02

Mengapa Limit Pinjaman yang Kamu Dapat Bisa Berbeda? Ini Penjelasannya

Selasa, 18 Agustus 2026 - 20:36

Dulu Diajarkan Menabung, Kini Saatnya Belajar Membuat Uang Bertumbuh

Selasa, 18 Agustus 2026 - 19:02

Inspiraya Goes to Campus Gunadarma, Bank Raya Ajak Mahasiswa Cerdas Kelola Cash Flow dan Mulai Berinvestasi Sejak Dini

Selasa, 18 Agustus 2026 - 19:01

“DNA” Presiden Menandai Bangkitnya Diplomasi Peradaban

Selasa, 18 Agustus 2026 - 18:02

7 Ide Usaha Kreatif untuk Pemula yang Ingin Memulai Usaha

Selasa, 18 Agustus 2026 - 16:02

SUCOFINDO – HCETS PERKUAT SINERGI BILATERAL DORONG SOLUSI WASTE TO ENERGY YANG BERKELANJUTAN

Selasa, 18 Agustus 2026 - 16:02

BINUS @Malang Perkuat Kolaborasi dengan Orang Tua melalui Parents Day BINUSIAN B2030

Berita Terbaru

NTB Terkini

Diduga Cemari Laut, DLHK NTB Periksa Tambak Udang di KLU

Selasa, 18 Agu 2026 - 19:52