SINERGI SUCOFINDO-SUKAWA EDUPARK: WUJUDKAN PUSAT PETERNAKAN BERKELANJUTAN DARI HULU HINGGA HILIR - Koran Mandalika

SINERGI SUCOFINDO-SUKAWA EDUPARK: WUJUDKAN PUSAT PETERNAKAN BERKELANJUTAN DARI HULU HINGGA HILIR

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 01:02

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Magelang, 13 Agustus 2026 – PT SUCOFINDO (PERSERO) terus memperkuat komitmennya dalam mendorong pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Salah satunya diwujudkan melalui kolaborasi strategis bersama Sukawa Edupark dalam membangun pusat pelatihan dan edukasi peternakan kambing perah terintegrasi yang mengedepankan standar pengelolaan peternakan dari hulu hingga hilir di Sukawa Edupark, Kaliangkrik, Kabupaten Magelang (8/8.

Kolaborasi ini tidak hanya berfokus pada penyediaan sarana dan prasarana, tetapi juga pada peningkatan kapasitas masyarakat, kualitas pengelolaan peternakan, serta menciptakan ekosistem usaha yang mampu memberikan nilai tambah bagi masyarakat dan perekonomian lokal.

Direktur Sumber Daya Manusia PT SUCOFINDO (PERSERO) Budi Utomo menyampaikan bahwa SUCOFINDO sebagai perusahaan BUMN yang bergerak di bidang Testing, Inspection, Certification (TIC), turut berperan dalam mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui kontribusi yang selaras dengan kompetensi dan core business perusahaan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“SUCOFINDO memiliki tanggung jawab untuk memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Melalui program TJSL, kami berupaya menghadirkan pemberdayaan yang tidak hanya memberikan manfaat dalam jangka pendek, tetapi juga membangun kapasitas dan kemandirian masyarakat secara berkelanjutan. Pengembangan pusat pelatihan dan edukasi peternakan kambing perah ini menjadi salah satu langkah strategis untuk mewujudkan hal tersebut,” ujar Budi Utomo.

Baca Juga :  TM Facial Glow, Tempat Perawatan Kecantikan Modern dengan 18 Cabang, Siap Ekspansi ke Seluruh Indonesia

Budi Utomo melanjutkan bahwa dalam kolaborasi tersebut, PT SUCOFINDO (PERSERO) turut berkontribusi dalam penyempurnaan Standar Operasional Prosedur (SOP) pemeliharaan ternak dengan mengedepankan prinsip kesejahteraan hewan (animal welfare). Langkah ini menjadi bagian penting dalam membangun tata kelola peternakan yang lebih etis, higienis, terstandar sekaligus mendukung produktivitas peternakan.

“Prinsip animal welfare menjadi bagian penting karena kondisi ternak yang sehat dan terpelihara dengan baik turut mendukung kualitas hasil produksi, termasuk susu kambing yang dihasilkan,” jelas Budi Utomo.

PT SUCOFINDO (PERSERO) juga mendukung penyediaan fasilitas pengolahan susu kambing etawa sebagai bagian dari penguatan rantai nilai di tingkat hilir. “Dukungan fasilitas pengolahan ini memastikan seluruh proses, mulai dari pemerahan hingga pengolahan produk, berjalan secara sistematis dan higienis sehingga mampu meningkatkan nilai tambah serta daya saing produk olahan susu etawa lokal,” tutur Budi Utomo.

Pada kesempatan yang sama Kepala Unit TJSL PT SUCOFINDO (PERSERO) Nuri Hidayat menyampaikan bahwa pengembangan pusat pelatihan dan edukasi tersebut dirancang tidak hanya untuk menyediakan sarana fisik, tetapi juga sebagai wadah peningkatan pengetahuan, keterampilan dan kemandirian masyarakat.

“Melalui edukasi peternakan yang beretika, para peternak dan pengelola lokal dibekali pemahaman bahwa kesejahteraan hewan merupakan pilar utama dalam menjaga produktivitas usaha dan keberlanjutan ekosistem eduwisata. Kami ingin memastikan bahwa fasilitas yang dibangun dapat menjadi ruang belajar dan praktik yang memberikan manfaat secara berkelanjutan,” kata Nuri Hidayat.

Baca Juga :  Kenapa Bisnis Anda Butuh CRM Berbasis AI Seperti Barantum?

Menurut Nuri Hidayat, program ini juga selaras dengan kontribusi terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) atau Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya tujuan kehidupan sehat dan sejahtera, tanpa kelaparan, pendidikan berkualitas, pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi, serta konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab.

“Secara komprehensif, kolaborasi strategis ini diharapkan mampu memberikan dampak yang luas dan berkelanjutan, antara lain melalui penerapan standar pengelolaan peternakan yang baik, dan peningkatan kesadaran animal welfare, serta tersedianya fasilitas praktik berkualitas bagi berbagai elemen Masyarakat, termasuk peternak. Seluruh Upaya tersebut diharapkan dapat mendukung terwujudnya pusat pelatihan nasional bagi peternakan berkelanjutan,” ujar Nuri Hidayat.

Selaras dengan pernyataan tersebut, Kepala PT SUCOFINDO (PERSERO) Cabang Semarang Habib Krisna Wijaya mengatakan bahwa melalui kolaborasi ini, Sukawa Edupark berpotensi menjadi kawasan eduwisata percontohan di wilayah Jawa Tengah yang memadukan etika pemeliharaan hewan, edukasi masyarakat dan pemberdayaan ekonomi berbasis potensi lokal.

“Sinergi berkelanjutan melalui program TJSL SUCOFINDO ini diharapkan menciptakan dampak berganda (multiplier effect), mulai dari peningkatan standar pengelolaan kawasan dan mutu produk olahan hingga terwujudnya kemandirian ekonomi masyarakat sekitar,” tutup Habib Krisna Wijaya.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Kemendag dan Nestlé Indonesia Teken MoU Dorong Ekspor dari Hulu di TEI 2026
FLOQ Borong Tiga Penghargaan di Marketeers Editor’s Choice Award 2026
Spesifikasi Besi di Gambar Kosong di Pasaran, Apa yang Harus Dilakukan?
Raih Dua Penghargaan di The Iconomics Forum 2026, Jasa Marga Buktikan Keunggulan Layanan Pelanggan dan Tata Kelola Korporasi
Proyek Beda Jenis, Harus Ganti Kontraktor Juga?
7 Cara Mengevaluasi Performa Telepon Bisnis dengan Call Tracking
Perkuat Ekosistem Industri Kreatif, Game Application and Technology BINUS UNIVERSITY Kembali Gelar Jakarta Game Fest 2026
Tokocrypto Raih Gold di Marketing Excellence Awards Indonesia 2026 untuk Campaign Ramadan

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 17:05

Akhir 2026, BPR NTB Ditargetkan Resmi Berbasis Syariah

Rabu, 14 Oktober 2026 - 07:11

Gubernur NTB Tekankan Soliditas KONI, Mohan Roliskana Terpilih

Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:07

Mohan Roliskana Rebut Kursi Ketua KONI NTB

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:02

Resmi Kenalkan Ketua Baru, PAN NTB Langsung Bidik Target Besar

Selasa, 13 Oktober 2026 - 10:44

MotoGP Mandalika: Kerugian Perusahaan dan Dampak Ekonomi adalah Dua Hal Berbeda

Senin, 12 Oktober 2026 - 13:21

275 PMI NTB Dideportasi, Muazzim Akbar Ungkap 3 Penyebab Utama

Minggu, 11 Oktober 2026 - 17:35

Hotel Penuh, UMKM Ketiban Rezeki! Ini Dampak MotoGP Mandalika bagi NTB

Minggu, 11 Oktober 2026 - 12:48

Iqbal dan Dinda Satu Suara: Marquez! Sembeq Sasak Ikut Mengiringi

Berita Terbaru

Teknologi

Proyek Beda Jenis, Harus Ganti Kontraktor Juga?

Sabtu, 17 Okt 2026 - 11:02