Sinergi untuk Bumi: BRI dan Keuskupan Agung Jakarta Perkuat Kemitraan Strategis Berbasis Ekologi - Koran Mandalika

Sinergi untuk Bumi: BRI dan Keuskupan Agung Jakarta Perkuat Kemitraan Strategis Berbasis Ekologi

Jumat, 8 Mei 2026 - 11:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) mempertegas komitmennya dalam mendukung pelestarian lingkungan melalui penguatan kemitraan strategis bersama Keuskupan Agung Jakarta (KAJ). Langkah ini dilakukan dalam rangka menyukseskan tema tahunan “Penunjang Arah Dasar Pastoral KAJ 2026: Keutuhan Alam Ciptaan.”

Sinergi yang mengedepankan prinsip keberlanjutan ini ditandai dengan seremoni penyerahan dukungan operasional berupa 1 unit mobil listrik dan 1 unit motor listrik dari BRI kepada pihak Keuskupan. Penyerahan kendaraan ramah lingkungan tersebut menjadi simbol nyata dari transisi energi dan upaya kolektif dalam mengurangi emisi karbon di lingkungan pelayanan gereja.

Wujud Nyata Kepedulian Lingkungan

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tema “Keutuhan Alam Ciptaan” yang diusung KAJ untuk tahun 2026 merupakan panggilan bagi seluruh umat untuk menjaga bumi sebagai rumah bersama. BRI, sebagai lembaga keuangan yang menjunjung tinggi nilai Environmental, Social, and Governance (ESG), hadir menjadi mitra utama dalam mengimplementasikan nilai-nilai tersebut ke dalam tindakan konkret.

Baca Juga :  Permintaan Alat Berat Makin Beragam, BRI Finance Optimistis hingga Akhir 2026

Pemilihan kendaraan listrik sebagai dukungan operasional bukan tanpa alasan. Hal ini selaras dengan upaya pemerintah dan global dalam mendorong mobilitas bersih yang minim polusi.

Apresiasi dari Bapak Uskup

Bapa Uskup Ignatius Kardinal Suharyo secara langsung menerima dukungan tersebut dan menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada BRI. Beliau menekankan bahwa kontribusi ini sangat berarti bagi kelancaran tugas-tugas pastoral yang kini semakin berorientasi pada kelestarian alam.

“Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang tulus kepada Bank Rakyat Indonesia atas dukungan dan kontribusi yang diberikan. Semoga kemitraan ini dapat terus berkembang dan memberikan dampak positif, tidak hanya bagi pelayanan gereja, tetapi juga bagi masyarakat luas serta kelestarian lingkungan kita,” ujar Ignatius Kardinal Suharyo.

Pemberdayaan Strategis yang Berkelanjutan

Selain bantuan sarana transportasi ramah lingkungan, kemitraan strategis ini juga mencakup berbagai program pemberdayaan lainnya, termasuk:

Baca Juga :  Hilirisasi Nikel di Sulawalesi Potensi Dorong Ekonomi Lokal Tangguh

Digitalisasi Layanan Keuangan: Mempermudah umat dalam bertransaksi secara non-tunai melalui ekosistem BRI, yang secara tidak langsung mengurangi penggunaan kertas.

Dukungan Program Pastoral: Kolaborasi dalam berbagai kegiatan sosial yang berfokus pada pemberdayaan komunitas dan perlindungan ekosistem.

Komitmen BRI terhadap Green Economy

Bagi BRI, kerja sama dengan KAJ merupakan bagian dari strategi besar perusahaan untuk menjadi pionir dalam green banking di Indonesia. Dengan mendukung institusi keagamaan yang memiliki pengaruh besar seperti KAJ, BRI berharap pesan mengenai pentingnya menjaga “Keutuhan Alam Ciptaan” dapat tersampaikan lebih luas ke seluruh lapisan masyarakat.

Kegiatan ini diharapkan menjadi pemantik bagi kolaborasi-kolaborasi serupa di masa depan, di mana sektor perbankan dan tokoh agama berjalan beriringan untuk menciptakan dunia yang lebih hijau dan berkelanjutan bagi generasi mendatang.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Harga Minyak WTI Tertekan Prospek Gencatan Senjata, Ini Analisis Dupoin Futures
Metranet Perkuat Ekosistem Digital Koperasi di Kabupaten Bogor melalui KoperasiGO
Prediksi XAUUSD Hari Ini, Dupoin Futures Pantau Sinyal Pembalikan Tren Emas
Menteri PKP Apresiasi Kinerja Tiga Kedeputian BP Tapera, Realisasi FLPP Capai 178.211 Unit
Berteman di Sanct Social Dimulai dari Bertemu Langsung: Episode 6 Mengikuti Satu Hari di Jakarta Bersama Teman dari Singapura dan Malaysia
Mengapa Bisnis Bisa “Untung”, tetapi Tetap Kehabisan Cash?
Rangka Baja Dirakit di Bengkel, Proyek Bisa Selesai Lebih Cepat
Cakra Elektrolisis, Teknologi Sterilisasi Air Tambak Karya Anak Bangsa, Mulai Dipercaya Tambak Besar di Pulau Jawa

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 15:02

Harga Minyak WTI Tertekan Prospek Gencatan Senjata, Ini Analisis Dupoin Futures

Senin, 12 Oktober 2026 - 15:02

Metranet Perkuat Ekosistem Digital Koperasi di Kabupaten Bogor melalui KoperasiGO

Senin, 12 Oktober 2026 - 15:02

Prediksi XAUUSD Hari Ini, Dupoin Futures Pantau Sinyal Pembalikan Tren Emas

Senin, 12 Oktober 2026 - 15:02

Menteri PKP Apresiasi Kinerja Tiga Kedeputian BP Tapera, Realisasi FLPP Capai 178.211 Unit

Senin, 12 Oktober 2026 - 14:02

Berteman di Sanct Social Dimulai dari Bertemu Langsung: Episode 6 Mengikuti Satu Hari di Jakarta Bersama Teman dari Singapura dan Malaysia

Senin, 12 Oktober 2026 - 14:02

Rangka Baja Dirakit di Bengkel, Proyek Bisa Selesai Lebih Cepat

Senin, 12 Oktober 2026 - 14:02

Cakra Elektrolisis, Teknologi Sterilisasi Air Tambak Karya Anak Bangsa, Mulai Dipercaya Tambak Besar di Pulau Jawa

Senin, 12 Oktober 2026 - 12:02

Landed Cost Odoo: HPP Bahan Baku Impor Termasuk Bea Masuk dan Freight

Berita Terbaru