Sistem Penyediaan Air Minum IKK Rantau Pulih, Penyediaan Air Bersih Aceh Tamiang Kembali Normal - Koran Mandalika

Sistem Penyediaan Air Minum IKK Rantau Pulih, Penyediaan Air Bersih Aceh Tamiang Kembali Normal

Senin, 5 Januari 2026 - 22:40

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ACEH TAMIANG – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus memastikan sistem layanan air bersih di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, dapat kembali berjalan normal pascabencana banjir bandang. Kementerian PU memastikan salah satu infrastruktur penyediaan air bersih, yakni Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) IKK Rantau, telah berfungsi kembali.

Menteri PU, Dody Hanggodo, menegaskan bahwa akses terhadap air bersih merupakan prioritas paling mendasar dalam penanganan pascabencana. Ketersediaan air bersih tidak hanya menunjang kebutuhan harian, tetapi juga penting untuk mencegah wabah penyakit setelah banjir surut.

“Air bersih adalah kebutuhan utama masyarakat. Kementerian PU berkomitmen memastikan layanan air bersih tetap tersedia agar aktivitas masyarakat Aceh Tamiang dapat kembali berjalan normal, sekaligus mendukung upaya pemulihan kesehatan dan lingkungan,” ujar Menteri Dody.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

SPAM IKK Rantau merupakan infrastruktur air bersih prioritas di Kabupaten Aceh Tamiang yang memiliki kapasitas sebesar 40 liter per detik. SPAM ini berfungsi melayani kebutuhan air masyarakat di Kecamatan Rantau dan sekitarnya. Bencana banjir sempat merusakkan sejumlah komponen penting pada SPAM ini, mulai dari tanggul di sekitar kompleks Instalasi Pengolahan Air (IPA), bangunan intake, reservoir, hingga sistem pompa dan panel listrik.

Baca Juga :  10 Stasiun Asal Terbanyak Pelanggan KA Jarak Jauh yang datang ke Wilayah Daop 2 Bandung Untuk Liburan Akhir Tahun

Memperbaiki kerusakan yang terjadi, Kementerian PU melalui Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan (BPBPK) Aceh langsung melakukan identifikasi kerusakan. Tim teknis segera melakukan pembersihan akses menuju lokasi, serta pengecekan menyeluruh terhadap komponen vital seperti pompa intake, panel listrik, dan pompa dosing. Berkat upaya tersebut, instalasi kini dapat kembali dioperasikan secara bertahap.

Kepala BPBPK Aceh, Ditjen Cipta Karya Kementerian PU, Tommy Permadhi, menyampaikan rasa syukurnya atas pulihnya operasional SPAM Rantau setelah penanganan intensif selama dua pekan terakhir.

“Alhamdulillah, IPA sudah berfungsi di Rantau, Aceh Tamiang. Saat ini SPAM Rantau telah berfungsi dan dapat kembali melayani kebutuhan air bersih masyarakat,” kata Kepala BPBPK Tommy.

Selain mengaktifkan kembali SPAM Rantau, Kementerian PU juga telah menyiapkan langkah lanjutan berupa rehabilitasi dan rekonstruksi infrastruktur air minum. Rehabilitasi dan rekonstruksi ini mencakup perbaikan bangunan intake, IPA, reservoir, serta peningkatan keandalan sistem distribusi agar layanan air minum ke depan lebih tangguh terhadap risiko bencana.

Penanganan SPAM Rantau ini merupakan bagian dari rangkaian pemulihan layanan dasar di Aceh Tamiang. Selama masa tanggap darurat, Kementerian PU juga telah memberikan dukungan penyediaan air bersih darurat dengan menyediakan IPA mobile, mobil tangki air, sumur bor, dan hidran umum.

Baca Juga :  Grup MIND ID Reklamasi 8.000 Hektare Lahan dan Rehabilitasi DAS 37.700 Hektare, Perbaiki Kualitas Keanekaragaman Hayati

Kementerian PU memastikan akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk memastikan keberlanjutan perbaikan layanan air minum ini. Sinergi ini diharapkan dapat mempercepat pemulihan kualitas layanan air bersih sehingga aktivitas masyarakat Aceh Tamiang dapat benar-benar kembali berjalan normal.

Program kerja ini merupakan bagian dari “Setahun Bekerja, Bergerak – Berdampak” dalam menjalankan ASTA CITA dari Presiden Prabowo Subianto.

#SigapMembangunNegeriUntukRakyat

#SetahunBerdampak

Tentang Biro Komunikasi Kementerian Pekerjaan Umum

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) merupakan kementerian negara dalam Kabinet Merah Putih di Pemerintah Republik Indonesia. Kementerian ini bertugas dalam urusan pekerjaan umum, yaitu: bertugas dan bertanggung jawab atas pembangunan dan pengelolaan infrastruktur di Indonesia, termasuk jalan raya, jembatan, pengelolaan air. Kementerian Pekerjaan Umum bertanggung jawab kepada Presiden. Sejak tanggal 21 Oktober 2024, kementerian dipimpin Dody Hanggodo.
Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES. 

Berita Terkait

KAI Daop 2 Bandung Layani Lebih dari 56ribu Wisatawan Mancanegara pada Januari–Agustus 2026
Sebelum Jual Emas Perhiasan atau Logam Mulia, Pandai Emas Ingatkan 7 Hal yang Perlu Dicek
Kemendag dan Nestlé Indonesia Teken MoU Dorong Ekspor dari Hulu di TEI 2026
FLOQ Borong Tiga Penghargaan di Marketeers Editor’s Choice Award 2026
Spesifikasi Besi di Gambar Kosong di Pasaran, Apa yang Harus Dilakukan?
Raih Dua Penghargaan di The Iconomics Forum 2026, Jasa Marga Buktikan Keunggulan Layanan Pelanggan dan Tata Kelola Korporasi
Proyek Beda Jenis, Harus Ganti Kontraktor Juga?
7 Cara Mengevaluasi Performa Telepon Bisnis dengan Call Tracking

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 17:02

KAI Daop 2 Bandung Layani Lebih dari 56ribu Wisatawan Mancanegara pada Januari–Agustus 2026

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 14:02

Sebelum Jual Emas Perhiasan atau Logam Mulia, Pandai Emas Ingatkan 7 Hal yang Perlu Dicek

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 13:02

Kemendag dan Nestlé Indonesia Teken MoU Dorong Ekspor dari Hulu di TEI 2026

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 12:02

FLOQ Borong Tiga Penghargaan di Marketeers Editor’s Choice Award 2026

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 11:02

Spesifikasi Besi di Gambar Kosong di Pasaran, Apa yang Harus Dilakukan?

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 11:02

Proyek Beda Jenis, Harus Ganti Kontraktor Juga?

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 09:02

7 Cara Mengevaluasi Performa Telepon Bisnis dengan Call Tracking

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 08:02

Perkuat Ekosistem Industri Kreatif, Game Application and Technology BINUS UNIVERSITY Kembali Gelar Jakarta Game Fest 2026

Berita Terbaru

Teknologi

Proyek Beda Jenis, Harus Ganti Kontraktor Juga?

Sabtu, 17 Okt 2026 - 11:02