Sistem Pintu Sliding Tingkatkan Efisiensi Operasional Gudang dan Area Industri - Koran Mandalika

Sistem Pintu Sliding Tingkatkan Efisiensi Operasional Gudang dan Area Industri

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:02

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dalam fasilitas gudang dan area industri, sistem pintu perlu disesuaikan dengan karakteristik bukaan dan kebutuhan operasional di lapangan. Terlebih pada bukaan berukuran besar, pemilihan sistem sliding perlu mempertimbangkan dimensi serta beban pintu agar pengoperasiannya dapat berjalan secara optimal.

Kebutuhan tersebut menjadi pertimbangan PT Roda Bangun Mandiri (RBM) dalam menangani proyek di Cikupa. Pada proyek tersebut, RBM menerapkan sistem pintu yang disesuaikan dengan karakteristik bukaan dan kebutuhan operasional fasilitas.

Proyek ini menggunakan single door berukuran L8.000 x T4.000 mm. Dengan dimensi bukaan yang besar, sistem pintu membutuhkan perangkat sliding dengan kapasitas beban yang sesuai. Untuk kebutuhan tersebut, RBM menggunakan Henderson Straight Sliding 307, yang memiliki kapasitas hingga 2.000 kg per daun pintu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Bernardus Rizky, COO RBM, pemilihan sistem pada proyek tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan karakteristik pintu, bukan hanya jenis sistem yang digunakan.

Baca Juga :  5 Penguat Rasa Daging Paling Populer: Dari MSG Sampai Ekstrak Ragi, Alami Maupun Sintetis

“Pada bukaan dengan dimensi dan beban yang besar, pemilihan sistem sliding perlu disesuaikan dengan kebutuhan teknis pintunya. Dalam proyek Cikupa, kami mempertimbangkan dimensi bukaan serta beban pintu sebelum menentukan sistem yang digunakan agar pengoperasiannya dapat berjalan secara optimal,” ujar Bernardus.

Penggunaan Henderson Straight Sliding 307 pada proyek Cikupa menunjukkan bagaimana pemilihan sistem pintu dapat disesuaikan dengan kebutuhan spesifik sebuah fasilitas. Kapasitas hingga 2.000 kg per daun pintu memberikan kemampuan untuk menangani beban pintu sesuai dengan kebutuhan proyek tersebut.

Bagi fasilitas dengan aktivitas operasional yang membutuhkan akses melalui bukaan berukuran besar, kesesuaian antara dimensi pintu, beban, dan kapasitas sistem menjadi salah satu aspek penting dalam perencanaan. Sistem sliding juga memungkinkan daun pintu bergerak secara horizontal, sehingga tidak membutuhkan ruang ayun seperti pada sistem pintu yang membuka ke dalam atau ke luar.

Bernardus menambahkan bahwa proses tersebut menjadi bagian penting dari pendekatan RBM dalam menangani kebutuhan proyek.

Baca Juga :  Audit Pajak PT PMA di Era Pengawasan Berbasis Data

“Setiap proyek memiliki karakteristik yang berbeda. Karena itu, kami melihat kebutuhan teknis dan operasionalnya terlebih dahulu sebelum menentukan sistem yang sesuai. Tujuannya bukan sekadar memasang pintu, tetapi memastikan sistem yang dipilih mampu bekerja sesuai dengan kebutuhan fasilitas,” katanya.

Pengalaman pada proyek Cikupa menjadi salah satu contoh penerapan pendekatan berbasis use case, di mana solusi sistem pintu ditentukan berdasarkan kondisi aktual di lapangan. Pendekatan tersebut memungkinkan spesifikasi sistem diselaraskan dengan dimensi, beban, serta kebutuhan penggunaan pintu.

Dengan pengalaman lebih dari 30 tahun di bidang solusi sistem pintu, RBM terus mengembangkan pendekatan yang berorientasi pada kebutuhan proyek. Bagi perusahaan, sistem pintu merupakan bagian dari fasilitas yang perlu dirancang berdasarkan fungsi dan kebutuhan operasional, bukan sekadar menjadi komponen pelengkap bangunan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Menjadi Bagian dari Apple Developer Academy, Langkah Binusian Bandung Mengasah Potensi di Dunia Teknologi
Sanct Social Rilis Episode 7, Film Pendek tentang Dua Kakak Beradik di Jakarta dan Singapura pada Malam Setelah Kunjungan Keluarga Usai
Pasar Nikel Global Diproyeksi Tumbuh 21,39% hingga 2031, Hilirisasi Didorong Garap Produk Akhir
Jasa Marga Raih Dua Penghargaan dalam Ajang The 17th IICD Corporate Governance Award 2026
Dorong UMKM Naik Kelas, Jasa Marga Fasilitasi Lima UMKM Binaan di Trade Expo Indonesia 2026
Sanct Social Buka Booth di Tar2Cup “Cerita 2026: Luminara” SMA Tarakanita 2 pada Sabtu 18 Oktober: Supaya Teman Baru dari Lapangan Tidak Hilang Setelah Acara Usai
5 Hal Tidak Terduga yang Terjadi ketika Sedang Liburan ke Luar Negeri
KAI Daop 2 Bandung Layani Lebih dari 56ribu Wisatawan Mancanegara pada Januari–Agustus 2026

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 09:02

Menjadi Bagian dari Apple Developer Academy, Langkah Binusian Bandung Mengasah Potensi di Dunia Teknologi

Minggu, 18 Oktober 2026 - 08:02

Sanct Social Rilis Episode 7, Film Pendek tentang Dua Kakak Beradik di Jakarta dan Singapura pada Malam Setelah Kunjungan Keluarga Usai

Minggu, 18 Oktober 2026 - 00:02

Pasar Nikel Global Diproyeksi Tumbuh 21,39% hingga 2031, Hilirisasi Didorong Garap Produk Akhir

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 22:02

Jasa Marga Raih Dua Penghargaan dalam Ajang The 17th IICD Corporate Governance Award 2026

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 21:02

Sanct Social Buka Booth di Tar2Cup “Cerita 2026: Luminara” SMA Tarakanita 2 pada Sabtu 18 Oktober: Supaya Teman Baru dari Lapangan Tidak Hilang Setelah Acara Usai

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 18:02

5 Hal Tidak Terduga yang Terjadi ketika Sedang Liburan ke Luar Negeri

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 17:02

KAI Daop 2 Bandung Layani Lebih dari 56ribu Wisatawan Mancanegara pada Januari–Agustus 2026

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 14:02

Sebelum Jual Emas Perhiasan atau Logam Mulia, Pandai Emas Ingatkan 7 Hal yang Perlu Dicek

Berita Terbaru