Siswa Kelas 7 BINUS SCHOOL Surabaya Raih Medali Perak di NASPO - Koran Mandalika

Siswa Kelas 7 BINUS SCHOOL Surabaya Raih Medali Perak di NASPO

Senin, 23 Februari 2026 - 13:28

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siswa kelas 7 BINUS SCHOOL Surabaya kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih Silver Medal dalam ajang National Applied Science Project Olympiad (NASPO) 2025. Kompetisi sains terapan ini menjadi wadah bagi pelajar untuk mengembangkan solusi berbasis riset terhadap berbagai tantangan nyata di masyarakat.

Dalam kompetisi tersebut, dua tim yang beranggotakan Caylee, Haven, Clarissa, Sophia, Keenan, Eldric, Wang, dan Kevin berhasil menghadirkan dua inovasi, yaitu “Makanan Pengganti Saat Bencana” serta alat “Pemilahan Sampah Berbasis AI”.

Tunjukkan Kepedulian Sosial dan Lingkungan

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Terinspirasi dari isu banjir akibat deforestasi di Sumatra, para siswa mengembangkan solusi yang berfokus pada keberlanjutan lingkungan dan ketahanan pangan. Proyek “Makanan Pengganti Saat Bencana” lahir dari ide untuk menciptakan sumber nutrisi yang praktis, tahan lama, dan mudah dikonsumsi tanpa memerlukan proses pengolahan yang rumit di tengah keterbatasan fasilitas. Sementara itu, proyek “Pemilahan Sampah Berbasis AI” berfokus pada penggunaan teknologi kecerdasan buatan dalam membantu proses pemilahan sampah secara otomatis di lingkungan masyarakat, sehingga dapat menjadi solusi masa depan untuk mempermudah pengelolaan limbah serta mendorong gaya hidup yang lebih berkelanjutan.

Baca Juga :  Public Speaker No 1 di Indonesia Priska Sahanaya membagikan ilmunya kepada ribuan entrepreneur Indonesia

Hadapi Tantangan dalam Proses Riset

Mengikuti ajang NASPO menjadi tantangan baru bagi para siswa untuk mengubah isu di sekitar mereka menjadi karya ilmiah. Guru pendamping mereka, Denok Wulandari, menceritakan bahwa ide ini lahir dari serangkaian diskusi panjang sampai para siswa dapat menemukan fokus penelitian yang tepat. “Selain tantangan teknis, menjaga konsistensi para siswa juga adalah hal yang sangat penting karena mereka tidak hanya membuat produk, tetapi juga harus menyusun laporan ilmiah mendalam,” tambah Denok.

Semangat para peneliti muda ini terlihat dari ketekunan mereka menyelesaikan setiap tahapan riset. Meski banyak siswa yang belum terbiasa melakukan kegiatan teknis seperti menyiapkan sampel menggunakan pisau, mereka tetap berupaya menyelesaikannya dengan baik. Salah satu perwakilan siswa, Eldric, menambahkan, “Kami bangga bisa mengeksplorasi dan menyelesaikan gagasan inovatif ini. Semoga solusi kami dapat berkontribusi dalam menjaga kelestarian lingkungan dan membantu kehidupan banyak orang.”

Baca Juga :  Bubur Ayam Jakarta 46: Kuliner Wajib Saat Berkunjung ke Surabaya

Maknai Pembelajaran Melalui Inovasi Nyata

Bagi para siswa, pengalaman ini bukan sekadar soal menang atau kalah. Caylee merasa bahwa proyek ini menyadarkan bahwa pelajaran di sekolah benar benar dapat membantu banyak orang. “Bagi kami, proses penelitian ini memberikan perspektif baru bahwa inovasi yang dibuat harus memiliki manfaat nyata bagi orang lain. Dengan dasar dan metode yang tepat, sebuah langkah sederhana dapat berdampak besar bagi sekitar,” ujar Caylee.

Kepala Sekolah BINUS SCHOOL Surabaya, Alexandre Trespach Nenes, turut mengapresiasi pencapaian ini. “Keberhasilan ini merupakan perwujudan visi sekolah

dalam memberikan ruang bagi siswa untuk mengeksplorasi ide kreatif mereka. Kami sangat mengapresiasi semangat murid untuk menciptakan inovasi yang bermanfaat bagi banyak orang,” ungkapnya.

Keberhasilan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi siswa lainnya untuk terus bereksplorasi dan berinovasi demi kemajuan ilmu pengetahuan di Indonesia.

Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Broadcast Sering Terblokir? Pakai WA Bulk Sender Resmi dari Barantum
SMARTA 2026 BINUS Semarang Dorong Inovasi Pelajar Berkelanjutan
Bekasi Sharia Festival Semarakkan Ramadan di Grand Galaxy Park Bekasi
Tak Masuk Jawaban AI? Ini Risiko Baru bagi Brand
Kenapa Market Bubble Bisa Terjadi di Pasar Keuangan?
Dari Aceh hingga Makassar, Baja Modular Krakatau Steel Hadir Wujudkan Pemerataan Fasilitas Publik
Dari Mentor Jadi Owner: Sosok di Balik ‘Urban Female’ Luncurkan Parfum ‘FYP’ untuk Dukung Passion Wanita Indonesia
Ramadan Oasis di MOI Padukan Belanja, Hiburan dan Momen Keluarga

Berita Terkait

Selasa, 10 Maret 2026 - 21:28

Broadcast Sering Terblokir? Pakai WA Bulk Sender Resmi dari Barantum

Selasa, 10 Maret 2026 - 11:01

SMARTA 2026 BINUS Semarang Dorong Inovasi Pelajar Berkelanjutan

Selasa, 10 Maret 2026 - 10:49

Bekasi Sharia Festival Semarakkan Ramadan di Grand Galaxy Park Bekasi

Selasa, 10 Maret 2026 - 10:44

Kenapa Market Bubble Bisa Terjadi di Pasar Keuangan?

Senin, 9 Maret 2026 - 21:57

Dari Aceh hingga Makassar, Baja Modular Krakatau Steel Hadir Wujudkan Pemerataan Fasilitas Publik

Senin, 9 Maret 2026 - 14:50

Dari Mentor Jadi Owner: Sosok di Balik ‘Urban Female’ Luncurkan Parfum ‘FYP’ untuk Dukung Passion Wanita Indonesia

Senin, 9 Maret 2026 - 14:42

Ramadan Oasis di MOI Padukan Belanja, Hiburan dan Momen Keluarga

Senin, 9 Maret 2026 - 10:56

Siagakan Energi Bersih 24 Jam, Pertamina NRE Aktifkan Satgas RAFI 2026

Berita Terbaru