Solusi GPOS B2B: Jembatan Digital Tingkatkan Distribusi ke Seluruh Indonesia - Koran Mandalika

Solusi GPOS B2B: Jembatan Digital Tingkatkan Distribusi ke Seluruh Indonesia

Kamis, 30 Januari 2025 - 10:46

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dengan dimulainya transformasi digital dalam pelayanan kesehatan di Indonesia, GPOS berkomitmen memperkuat ekosistem digital yang memberikan solusi bisnis apotek, toko obat, dan klinik dalam memenuhi kebutuhan produk kesehatan dengan menghadirkan platform digital GPOS B2B.

GPOS B2B hadir sebagai solusi inovatif untuk meningkatkan efisiensi dan aksesibilitas dalam distribusi produk kesehatan di Indonesia. GPOS B2B merupakan pengembangan teknologi dari aplikasi IPOS yang kini hadir sebagai platform PBF Online dengan tampilan yang menarik.

Salah satu keunggulan dari GPOS B2B ini adalah tampilan yang memuat detail produk kesehatan lebih lengkap untuk memudahkan proses belanja produk. Channel distribusi kesehatan GPOS B2B diantaranya: apotek, rumah sakit, Pedagang Besar Farmasi (PBF), Distributor Alat Kesehatan (DAK) dan Veterinary.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Layanan yang tersedia di GPOS B2B meliputi: Fitur SP Digital, untuk mempercepat pemesanan obat sesuai dengan peraturan BPOM; Fitur Toserba yang dapat memenuhi kebutuhan Apotek dari berbagai principal; Fitur Order Tracking untuk melacak pesanan secara langsung; serta berbagai program promo yang dapat menambah keuntungan bagi para pebisnis.

Baca Juga :  Kota Metropolitan Terbesar Dunia Membuka Pintu bagi Para Pemimpin Global untuk Menghadirkan Solusi Mendesak bagi SDGs

Saat ini, GPOS telah dipercaya lebih dari 30.000 pengguna dengan lebih dari 60 titik penjualan di seluruh Indonesia. Bisnis kesehatan yang telah dibantu oleh GPOS B2B diantaranya: 25.000+ Apotek, 3.000+ Rumah Sakit & Klinik, dan 2.500+ Toko Obat.

Kepercayaan pengguna GPOS B2B yang berkelanjutan diraih karena jangkauan yang luas ke berbagai daerah dan kepastian bahwa produk kesehatan dapat tersedia dengan cepat dan tepat waktu. Jangkauan ini tidak hanya mencakup apotek besar, tetapi juga apotek kecil dan toko obat di daerah terpencil, sehingga semua segmen pasar dapat terlayani dengan mudah dan merata.

Baca Juga :  Resmikan Kerja Sama dengan Kejari Samarinda, BRI Finance Perkuat Tata Kelola GCG

“Kami percaya bahwa kolaborasi adalah kunci untuk menciptakan ekosistem kesehatan yang lebih baik. Maka itu, kami mengajak para principal untuk bergabung dengan kami dan meningkatkan distribusi produk. Untuk informasi lebih lanjut mengenai kolaborasi sebagai partner, kami persilakan untuk menghubungi GPOS melalui website.” ungkap Tarranova, Business Development Manager GPOS.

GPOS terus berkomitmen untuk mendukung transformasi digital dalam industri kesehatan di Indonesia, salah satunya melalui kehadiran GPOS B2B. Platform ini tidak hanya digunakan sebagai solusi digital, melainkan juga sebagai jembatan digital bagi pelaku industri farmasi dan kesehatan untuk saling terhubung dan berkolaborasi dalam mendistribusikan berbagai kebutuhan produk kesehatan bagi masyarakat.

Melalui dukungan ekosistem yang kuat dan partner yang terpercaya, GPOS B2B siap menjadi mitra terpercaya bagi apotek dan meningkatkan distribusi produk principal terpercaya di seluruh Indonesia.

Berita Terkait

OSL Indonesia Hadirkan Launchpool Solana, Bagikan hingga Rp100 Juta Rewards Pool
Triwulan III 2026, KAI Daop 2 Bandung Layani Lebih dari 1,37 Juta Pengguna Jasa KA Jarak Jauh, Tumbuh 10 Persen
Barang Branded Pertama: Cara Menabung agar Bisa Membelinya
FisTx Lengkapi NAWASENA Water Test Kit dengan Varian Nitrit, Pantau Tiga Parameter Kunci Tambak Lebih Mudah dan Terjangkau
Doran Gadget 23 Mall Semarang Resmi Dibuka, Perkuat Jaringan Ritel di Jawa Tengah
CEO Masters Indonesia 2026 Sukses Digelar Perdana di Jakarta, Lahirkan Juara dan Pererat Koneksi Pemimpin Bisnis
JETE 23 Mall Semarang Sudah Dibuka, Bawa Konsep Experience Store & Produk Unggulan
Harga Minyak WTI Tertekan Prospek Gencatan Senjata, Ini Analisis Dupoin Futures

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:02

OSL Indonesia Hadirkan Launchpool Solana, Bagikan hingga Rp100 Juta Rewards Pool

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:02

Triwulan III 2026, KAI Daop 2 Bandung Layani Lebih dari 1,37 Juta Pengguna Jasa KA Jarak Jauh, Tumbuh 10 Persen

Senin, 12 Oktober 2026 - 19:02

Barang Branded Pertama: Cara Menabung agar Bisa Membelinya

Senin, 12 Oktober 2026 - 17:02

FisTx Lengkapi NAWASENA Water Test Kit dengan Varian Nitrit, Pantau Tiga Parameter Kunci Tambak Lebih Mudah dan Terjangkau

Senin, 12 Oktober 2026 - 17:02

Doran Gadget 23 Mall Semarang Resmi Dibuka, Perkuat Jaringan Ritel di Jawa Tengah

Senin, 12 Oktober 2026 - 17:02

JETE 23 Mall Semarang Sudah Dibuka, Bawa Konsep Experience Store & Produk Unggulan

Senin, 12 Oktober 2026 - 15:02

Harga Minyak WTI Tertekan Prospek Gencatan Senjata, Ini Analisis Dupoin Futures

Senin, 12 Oktober 2026 - 15:02

Metranet Perkuat Ekosistem Digital Koperasi di Kabupaten Bogor melalui KoperasiGO

Berita Terbaru