Staking Solana, Beri Passive Income yang Menjanjikan - Koran Mandalika

Staking Solana, Beri Passive Income yang Menjanjikan

Senin, 9 September 2024 - 15:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Berinvestasi di aset kripto memberikan cuan yang menjanjikan, terlebih jika investasi yang dibicarakan adalah staking Solana. Namun, sebelum memutuskan untuk terjun di Solana staking, mari pelajari berbagai hal, mulai dari keuntungan dan kerugiannya.

Sejauh ini, Solana nampak menjanjikan, sebab performanya yang stabil dan cukup potensial.

Bermodal analisis mendalam, Anda bisa lebih merasa aman ketika nanti punya niat berinvestasi di Solana dengan cara staking. Jadi, yuk simak artikel ini hingga akhir.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Memahami Staking Solana

Staking dalam ekosistem kripto berarti Anda melakukan penyimpanan aset kripto dengan selama jangka waktu tertentu. 

Ketika Anda melakukan staking Solana, berarti Anda melakukan penyimpanan aset Solana dengan jumlah yang diinginkan dalam suatu kurun waktu tertentu, bisa satu bulan, satu tahun, dua tahun, atau lebih. 

Dalam prosesnya, selama rentang waktu sesuai perjanjian tersebut, Anda akan memperoleh keuntungan sesuai yang diproyeksikan.

Besar keuntungan yang diperoleh disesuaikan dengan exchange tempat Anda melakukan staking aset digital tersebut. 

Baca Juga :  Hampir Satu Dekade Menemani Perjalanan Hidup Perempuan Indonesia, Jacquelle Tetap Jadi Brand Kecantikan yang Relevan dan Inovatif

Selain itu, sebelum mulai melakukan staking, Anda harus melakukan riset terhadap beberapa hal, di antaranya:

– Keamanan exchange tempat Anda melakukan staking- Besaran bunga APY yang ditawarkan
– Pelajari aturan rollover di tiap exchange, apakah Anda bisa mengaturnya sesuai keinginan atau ditentukan exchange langsung
– Perhatikan besaran biaya administrasi supaya tidak kaget dengan besaran biaya yang harus dibayar saat akan melakukan staking

Sebagai informasi, apabila Anda tertarik untuk melakukan staking SOL yang aman, Anda bisa melakukan Staking Solana di Bittime.

Transaksi di Jaringan Solana

Setelah Anda memahami tentang Solana staking, mari berlanjut tentang bagaimana aktivitas transaksi di jaringan Solana. 

Riset tentang hal ini juga dibutuhkan supaya tahu bagaimana kondisi di jaringan Solana itu sendiri, apakah memang masih worth to buy atau tidak.

Dari data yang dikutip Lookonchain, menunjukkan bahwa terdapat transaksi besar yang dilepas atas token SOL. 

Data tersebut sebenarnya menjadi hal yang kurang positif untuk Solana karena mengindikasikan tren jual SOL yang sedang tinggi.

Baca Juga :  Ajak UMKM “Tobat Branding Seadanya”, Sribu Berikan Jasa Branding Gratis

Di sisi lain, meskipun seorang whale melepas kepemilikannya atas SOL hingga lebih dari 690.000 SOL, tetapi ternyata whale tersebut tetap melakukan staking lebih dari 1,88 juta SOL. 

Hal tersebut menunjukkan fakta sebaliknya, bahwa SOL masih terbilang kuat, karena tren jual yang terjadi tidak memberi dampak negatif terhadap pembelian token SOL itu sendiri.

Solana juga semakin dipercaya investor usai peningkatan kinerja jaringannya yang terakhir. 

Solana melakukan pengembangan pada penambahan ekstensi token yang membuat Solana semakin fleksibel dalam pemeliharaan token. 

Ekstensi ini juga berfungsi untuk transfer rahasia, pengait transfer, hingga penunjuk metadata.

Kesimpulan

Eksistensi Solana sebagai salah satu aset kripto besar yang bersaing dengan Ethereum hingga Bitcoin memang tidak diragukan, sehingga bisa menjadi pertimbangan Anda untuk memilih SOL dan melakukan staking Solana.

Namun, sekali lagi, untuk berinvestasi di aset kripto tidak boleh asal. Anda harus melakukan riset secara mendalam untuk mengerti bagaimana kinerja jaringan di aset yang Anda incar.

Berita Terkait

Digitalisasi Administrasi Pemerintahan dengan Tanda Tangan Elektronik
Paviliun Indonesia Debut di INNOPROM 2026, Perkuat Diplomasi Industri di Pasar Rusia dan Eurasia
Indonesia Tawarkan 180 Kawasan Industri kepada Investor Rusia di INNOPROM 2026
Indonesia Tandatangani 7 Memorandum of Understanding (MoU) pada INNOPROM 2026 untuk Tembus Pasar Eurasia
Indonesia Perkuat Diplomasi Industri Lewat Inovasi Bioenergi Sawit di Rusia
Hari Anak Nasional, drg. Ambar Puspitasari SpKGA, Edukasi Kesehatan Gigi Murid Disabilitas pada Pengguna Transportasi Publik
Sektor Jasa Keuangan dan Korporasi Indonesia Terancam Denda 2 Persen dari Pendapatan Saat Aturan AI Mulai Ditegakkan. Sebagian Besar Belum Mampu Membuktikan Apa yang Dikerjakan AI Mereka
BRI Finance Hadirkan Pembiayaan Mobil Baru dengan Bunga Mulai 3,33% Flat per Tahun

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 17:02

Digitalisasi Administrasi Pemerintahan dengan Tanda Tangan Elektronik

Selasa, 28 Juli 2026 - 16:02

Paviliun Indonesia Debut di INNOPROM 2026, Perkuat Diplomasi Industri di Pasar Rusia dan Eurasia

Selasa, 28 Juli 2026 - 16:02

Indonesia Tawarkan 180 Kawasan Industri kepada Investor Rusia di INNOPROM 2026

Selasa, 28 Juli 2026 - 16:02

Indonesia Tandatangani 7 Memorandum of Understanding (MoU) pada INNOPROM 2026 untuk Tembus Pasar Eurasia

Selasa, 28 Juli 2026 - 16:02

Indonesia Perkuat Diplomasi Industri Lewat Inovasi Bioenergi Sawit di Rusia

Selasa, 28 Juli 2026 - 15:02

Sektor Jasa Keuangan dan Korporasi Indonesia Terancam Denda 2 Persen dari Pendapatan Saat Aturan AI Mulai Ditegakkan. Sebagian Besar Belum Mampu Membuktikan Apa yang Dikerjakan AI Mereka

Selasa, 28 Juli 2026 - 14:52

BRI Finance Hadirkan Pembiayaan Mobil Baru dengan Bunga Mulai 3,33% Flat per Tahun

Selasa, 28 Juli 2026 - 14:02

School of Information Systems BINUS UNIVERSITY Raih Tiga Penghargaan Internasional dari SAP University Alliances

Berita Terbaru