Startup Bali ecommerceloka Tumbuhkan Pendapatan Mitra Properti hingga 35% Lewat Strategi Teknologi End-to-End - Koran Mandalika

Startup Bali ecommerceloka Tumbuhkan Pendapatan Mitra Properti hingga 35% Lewat Strategi Teknologi End-to-End

Selasa, 20 Mei 2025 - 18:02

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hadir untuk memberdayakan pemilik properti agar lebih efisien, transparan, dan kompetitif di era digital saat ini

Bali, 14 Mei 2025 – Ketika industri perhotelan masih menghadapi tantangan pasca-pandemi dari rendahnya okupansi hingga arus kas yang tidak stabil, ecommerceloka, sebuah startup teknologi asal Bali justru mencatat pertumbuhan yang konsisten. ecommerceloka hadir sejak 2019 sebagai solusi digital end-to-end yang membantu pemilik hotel, vila, dan guest house skala kecil hingga menengah untuk bersaing secara profesional di platform online.

Dengan pendekatan berbasis teknologi dan transparansi, ecommerceloka telah bermitra dengan lebih dari 200 properti di berbagai destinasi utama Indonesia, seperti Bali, Yogyakarta, dan Lombok. Dalam tiga tahun terakhir, perusahaan mencatat pertumbuhan positif rata-rata 40% per tahun, didukung oleh beberapa mitra properti mengalami peningkatan pendapatan hingga 35% sejak bergabung dalam ekosistem digitalnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

ecommerceloka menyediakan layanan lengkap yang mencakup distribusi multikanal ke berbagai Online Travel Agent (OTA), manajemen reputasi, serta strategi penetapan harga berbasis data dan kompetitor. Tak hanya itu, yang membedakan ecommerceloka dari platform lainnya adalah transparansi data di mana setiap mitra mendapatkan akses penuh ke dashboard real-time yang menampilkan laporan pemesanan, pendapatan, dan performa channel penjualan secara jelas dan terukur.

Baca Juga :  VRITIMES Menjalin Kemitraan Strategis dengan Manjiw.com dan Patcay.com untuk Mendorong Inovasi Media Digital

Sistem pembayaran pun dirancang untuk mengedepankan kontrol dan kepercayaan. Seluruh pendapatan dari OTA ditransfer langsung ke rekening pemilik properti untuk memastikan arus kas tetap lancar dan dapat langsung digunakan untuk operasional.

“ecommerceloka dibangun untuk menciptakan sistem yang adil dan efisien bagi pemilik properti. Tak hanya tentang teknologi, tapi kami membawa transparansi, kecepatan, dan peningkatan performa bisnis sebagai nilai utama dalam setiap kerja sama” ujar Nico S. Wiratama, CEO & Co-Founder ecommerceloka.

Nico menambahkan bahwa visi ecommerceloka adalah memastikan setiap hotel non-bintang dan properti independen memiliki kesempatan yang sama untuk bertumbuh dan bersaing.

“Melalui ecommerceloka, kami ingin agar strategi pemasaran, konten di OTA, hingga penggunaan teknologi digital bisa mencapai standar yang sama seperti hotel bintang 4 ke atas karena kami percaya, teknologi harus berpihak pada yang kecil dan menjadi akselerator pertumbuhan, bukan penghalang,” lanjutnya.

Baca Juga :  Libur Sekolah Aman dan Nyaman, KAI Imbau Pelanggan Perhatikan Ketentuan Bagasi dan Segera Pesan Tiket

Didukung Momentum Pemulihan Wisata

Strategi ecommerceloka yang menyasar langsung pasar B2B (Business-to-Business) serta B2C (Business-to-Consumer) menjadikan pemilik properti swasta terbukti tahan terhadap fluktuasi belanja proyek pemerintah. Di saat banyak pelaku industri mengalami penurunan, ecommerceloka tetap tumbuh akibat pendekatan yang relevan dengan kebutuhan mitra langsung.

Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah wisatawan mancanegara meningkat dari 4 juta (2020) menjadi hampir 14 juta pada 2024. Sementara perjalanan wisatawan domestik mencapai 756 ribu per April 2024, naik 33,13% dibanding tahun sebelumnya. Tren ini memperkuat peran teknologi digital dalam memperluas jangkauan pasar, khususnya untuk pemain lokal yang belum sepenuhnya terdigitalisasi.

“Momentum pemulihan pariwisata ini menjadi peluang emas untuk mempercepat transformasi digital bagi sektor perhotelan Indonesia,” tutup Nico.

Berita Terkait

Reska Catering Suguhkan Layanan Profesional di Rapim UO Kemhan 2026
FLOQ Circle: Sisterhood Hadirkan Ruang Aman bagi Perempuan untuk Mengenal Aset Kripto
Danantara Indonesia Serentak Resmikan 6 Proyek Hilirisasi Fase-I dengan Total Nilai Investasi Hingga US$ 7 Miliar
Cara Trader Pemula Mengelola Risiko dengan Trading Plan
Luminous Spring di PIK Avenue Hadirkan Path of Light
Analisis Teknikal Dasar untuk Membaca Arah Pergerakan Harga
Sambut Mudik Lebaran 2026, 16 Ribuan Tiket KA Reguler Keberangkatan Daop 4 Semarang Telah Terjual
KAI Daop 4 Semarang Perkuat Layanan Kesehatan Pegawai melalui Kolaborasi dengan Primaya Hospital

Berita Terkait

Kamis, 12 Februari 2026 - 02:22

MyRepublic Indonesia Resmi Buka Pra-Registrasi Internet FWA: MyRepublic Air

Kamis, 12 Februari 2026 - 00:49

Bersiap Menghadapi Masa Angleb, KAI Services Terus Meningkatkan Kualitas Pelayanan Kebersihan

Kamis, 12 Februari 2026 - 00:07

Antara by Sleeping Lion: Hunian Mewah di Dataran Tinggi

Selasa, 10 Februari 2026 - 17:37

SUCOFINDO Perkuat Tata Kelola Transportasi Publik melalui Sertifikasi ISO 37001 dan ISO/IEC 27001 untuk LRT Jakarta

Selasa, 10 Februari 2026 - 09:06

KAI Daop 2 Bandung Pastikan Keselamatan Perjalanan dan Pelayanan Penumpang Terjamin dengan Baik

Selasa, 10 Februari 2026 - 08:38

Konektivitas Meningkat, Penumpang KAI Bandara Yogyakarta Tembus 239 Ribu di Januari 2026

Senin, 9 Februari 2026 - 21:27

Hubungan Krisis Ekonomi, Inflasi, dan Volatilitas Pasar

Senin, 9 Februari 2026 - 17:13

Media X Space Menempati Ruang Publik Untuk Desain dan Seni Asia

Berita Terbaru