Stasiun Jatinegara, Wujud Nyata Integrasi Moda Transportasi di Jakarta - Koran Mandalika

Stasiun Jatinegara, Wujud Nyata Integrasi Moda Transportasi di Jakarta

Kamis, 5 Juni 2025 - 11:47

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Setiap harinya, sebanyak 28 perjalanan KAJJ diberangkatkan dari Stasiun Jatinegara menuju berbagai kota di luar Jakarta, seperti Surabaya, Yogyakarta, Solo, Malang, Semarang, dan lainnya. Sementara itu, terdapat 58 perjalanan KAJJ dari berbagai kota yang berhenti di stasiun ini, menjadikan Stasiun Jatinegara sebagai salah satu titik kedatangan dan keberangkatan KAJJ tersibuk di Jakarta.

Jakarta, 4 Juni 2025, Stasiun Jatinegara kini semakin memperkuat perannya sebagai simpul integrasi moda transportasi di wilayah timur Jakarta. Selain menjadi titik penting pelayanan Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ), stasiun ini juga terhubung langsung dengan layanan Commuter Line, TransJakarta, serta angkutan umum lainnya.

Stasiun Jatinegara terkoneksi dengan Trans Jakarta

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Stasiun Jatinegara menjadi salah satu stasiun strategis di wilayah Daop 1 Jakarta. Dengan konektivitas antarmoda yang semakin baik, stasiun ini memberikan kemudahan dan efisiensi bagi masyarakat dalam melakukan perjalanan, baik jarak jauh maupun dalam kota,” ujar Ixfan Hendriwintoko, Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta.

Baca Juga :  Banting Setir ke Copywriting: Perjalanan Kreativitas Mahasiswa Sistem Informasi di Dunia Digital

Setiap harinya, sebanyak 28 perjalanan KAJJ diberangkatkan dari Stasiun Jatinegara menuju berbagai kota di luar Jakarta, seperti Surabaya, Yogyakarta, Solo, Malang, Semarang, dan lainnya. Sementara itu, terdapat 58 perjalanan KAJJ dari berbagai kota yang berhenti di stasiun ini, menjadikan Stasiun Jatinegara sebagai salah satu titik kedatangan dan keberangkatan KAJJ tersibuk di Jakarta.

Berdasarkan data hingga Mei 2025, total volume penumpang KAJJ yang naik dari Stasiun Jatinegara mencapai 151.015 pelanggan, dengan rata-rata lebih dari 1.000 penumpang per hari. Angka ini menunjukkan besarnya kepercayaan masyarakat terhadap layanan KAI dari Stasiun Jatinegara, sekaligus mempertegas peran stasiun ini sebagai simpul perjalanan jarak jauh yang penting di ibu kota.

Bagi penumpang yang hendak melanjutkan perjalanan, Stasiun Jatinegara menyediakan akses langsung ke layanan Commuter Line, memudahkan mobilitas menuju wilayah Jabodetabek. Di sisi luar stasiun, terdapat pula halte TransJakarta serta berbagai moda transportasi umum lainnya, seperti ojek online dan angkutan kota, yang memperkuat integrasi dan konektivitas antarmoda.

Baca Juga :  ASRI dan Carla Skin Clinic Berkolaborasi untuk Hutan Lebih Sehat di Hari Bumi

Lebih lanjut, masyarakat kini dapat dengan mudah memperoleh informasi lengkap mengenai jadwal KAJJ yang berhenti maupun berangkat dari Stasiun Jatinegara, termasuk ketersediaan tiket, fasilitas stasiun, dan layanan lainnya, melalui aplikasi Access by KAI. Aplikasi ini dapat diunduh secara gratis melalui Play Store, dan memudahkan penumpang dalam merencanakan perjalanan mereka secara praktis dan efisien.

Penumpang KAJJ di Peron 3 dan 4

“KAI terus berinovasi untuk meningkatkan kenyamanan dan kemudahan layanan bagi pengguna kereta api. Stasiun Jatinegara adalah contoh nyata bagaimana integrasi transportasi dan digitalisasi layanan dapat berjalan berdampingan untuk memberikan pengalaman perjalanan yang lebih baik bagi masyarakat,” tambah Ixfan.

Dengan dukungan infrastruktur yang terintegrasi dan layanan berbasis digital, Stasiun Jatinegara diharapkan mampu menjadi model pengembangan simpul transportasi publik di kota-kota lain di Indonesia.

Untuk informasi lebih lanjut, masyarakat dapat menghubungi layanan pelanggan KAI melalui Contact Center 121, WhatsApp 08111-2111-121, atau media sosial resmi KAI.

Berita Terkait

Universitas Brawijaya Perkuat Posisi sebagai Pusat Unggulan Cybersecurity Indonesia Lewat Kemitraan Strategis dengan Positive Technologies
Rating Bintang 3 Validasi Komitmen Gokomodo terhadap Agribisnis Berkelanjutan
Pembangunan Huntap Dipercepat, Satgas PRR Pastikan Penyintas Tak Lama di Huntara
Sulit Menabung dengan Target Terlalu Besar? Begini Cara Mengatasinya
Pendiri Ondo Finance Nathan Allman Meninggal Dunia, Apa Selanjutnya untuk ONDO dan Masa Depan Tokenisasi Saham?
Bittime Perkuat Strategi “Regulatory-First dan User-Centric” di Era Aset Kripto Indonesia Bersama IPB, Stellar, dan Rise In
KAI Daop 2 Bandung Imbau Pelanggan Patuhi Aturan Barang Bawaan
KAI Daop 1 Jakarta Layani Hampir 56 Ribu Pelanggan KA Lokal, Volume Tertinggi Terjadi pada 26 Mei 2026

Berita Terkait

Kamis, 28 Mei 2026 - 22:00

Universitas Brawijaya Perkuat Posisi sebagai Pusat Unggulan Cybersecurity Indonesia Lewat Kemitraan Strategis dengan Positive Technologies

Kamis, 28 Mei 2026 - 21:00

Rating Bintang 3 Validasi Komitmen Gokomodo terhadap Agribisnis Berkelanjutan

Kamis, 28 Mei 2026 - 19:00

Pembangunan Huntap Dipercepat, Satgas PRR Pastikan Penyintas Tak Lama di Huntara

Kamis, 28 Mei 2026 - 19:00

Sulit Menabung dengan Target Terlalu Besar? Begini Cara Mengatasinya

Kamis, 28 Mei 2026 - 18:00

Pendiri Ondo Finance Nathan Allman Meninggal Dunia, Apa Selanjutnya untuk ONDO dan Masa Depan Tokenisasi Saham?

Kamis, 28 Mei 2026 - 17:00

KAI Daop 2 Bandung Imbau Pelanggan Patuhi Aturan Barang Bawaan

Kamis, 28 Mei 2026 - 17:00

KAI Daop 1 Jakarta Layani Hampir 56 Ribu Pelanggan KA Lokal, Volume Tertinggi Terjadi pada 26 Mei 2026

Kamis, 28 Mei 2026 - 16:00

Libur Panjang Idul Adha, KAI Daop 1 Jakarta: Tiket KA Masih Tersedia Hingga Akhir Periode Liburan

Berita Terbaru