Stem Cell, Kunci Pengobatan Penyakit Degeneratif dan Penyakit yang Susah Ditangani? - Koran Mandalika

Stem Cell, Kunci Pengobatan Penyakit Degeneratif dan Penyakit yang Susah Ditangani?

Kamis, 29 Agustus 2024 - 15:14

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Teknologi stem cell atau sel punca adalah prosedur terapi pembedahan di mana implantasi stem cell dari fragmen jaringan hidup berbagai jaringan dan organ digunakan sebagai penyembuhan, khususnya saat tahap awal penyakit. Sel yang ditransplantasikan akan memperbaiki dan menghidupkan kembali sel dari organ yang telah rusak. Terapi ini memulihkan jaringan dan organ dengan merangsang sel-sel yang terluka selama proses penyembuhan. Dengan kata lain, terapi stem cell digunakan saat pengobatan konvensional tidak lagi efektif.

“Teknologi stem cell dinilai sebagai pengobatan presisi, artinya mampu mengobati organ tubuh yang sakit akibat penuaan tubuh dan mengembalikan fungsinya untuk kualitas hidup yang lebih baik.” Ucap Dr Siow Hee Chieh, Medical Director European Wellness Sarawak, saat kami tanya pendapatnya mengenai stem cell bagi masa depan dunia kesehatan. Dr. Shiow menambahkan, kendati demikian, stem cell juga banyak digunakan untuk menunjang pengobatan konvensional terhadap pasien untuk pemulihan yang lebih cepat dan peningkatan kesehatan jangka panjang.

Baca Juga :  Layanan IT Outsourcing Nextgen - Kunci Sukses Bisnis Digital di Era Modern

Image

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dr. Shiow Hee Chieh menjelaskan bahwa beberapa jenis penyakit yang dapat ditangani dengan terapi stem cell adalah: Diabetes, Kolesterol Tinggi, Parkinson, Alzheimer, Autoimmune, Autism, ADHD, Penyakit Ginjal Kronis, Kanker, dan banyak penyakit lain yang disebabkan akibat penuaan. Selain untuk menyembuhkan penyakit, stem cell juga bisa dimanfaatkan sebagai terapi kecantikan seperti, pertumbuhan rambut, peremajaan kuit, pemutih kulit, dan anti aging.

GrasiaCare sebagai penyedia layanan Medical Concierge di Indonesia, siap membantu memfasilitasi masyarakat yang tertarik untuk mengetahui lebih lanjut tentang teknologi stem cell atau bagi mereka yang tertarik untuk mencoba terapi stem cell tersebut.

Baca Juga :  Roti Maros Karaengta Resmikan Store Ketiga di Batas Kota Maros-Makassar: Bukti Eksistensi dan Inovasi Legendaris Selama Hampir Setengah Abad

“Kami di GrasiaCare berkomitmen untuk menjadi mitra terbaik bagi pasien yang ingin mencoba potensi teknologi stem cell. Kami akan menyediakan layanan telekonsul di mana calon pasien dapat berdiskusi langsung dengan ahlinya mengenai teknologi stem cell ini” ujar Calvin, COO GrasiaCare. Selain itu, GrasiaCare juga siap memfasilitasi penjadwalan tindakan medis di institusi medis yang berpengalaman dan terkemuka di bidang stem cell.

GrasiaCare terus mengukuhkan posisinya sebagai penyedia layanan Medical Concierge atau Medical Assistance yang berkualitas dan kompeten, dengan fokus pada penanganan medis yang dipersonalisasi, memastikan bahwa setiap pasien mendapatkan layanan terbaik dan akses ke teknologi medis terbaru yang terbukti secara ilmiah.

Berita Terkait

Inspeksi Aset Bawah Laut di Fasilitas Migas dengan FIFISH E-Master
Pemantauan Keamanan Hutan dan Deteksi Kebakaran Lahan dengan DJI Dock 3
Distribusi Material Konstruksi ke Area Terpencil dengan DJI FlyCart 100
Deteksi Anomali Termal pada Aset Transmisi Listrik dengan Kamera Hikmicro
Distribusi Pupuk dan Agrokimia ke Area Terpencil dengan DJI FlyCart 100
Kuantifikasi Emisi Metana di Fasilitas Migas dengan Sensor SeekOps
Mengatasi Ancaman Drone Tidak Sah dengan Anti Drone LZ Tech
Manajemen Vegetasi dan Analisis Koridor Transmisi dengan Software LiDAR Terrasolid

Berita Terkait

Jumat, 20 Maret 2026 - 02:00

Inspeksi Aset Bawah Laut di Fasilitas Migas dengan FIFISH E-Master

Jumat, 20 Maret 2026 - 02:00

Pemantauan Keamanan Hutan dan Deteksi Kebakaran Lahan dengan DJI Dock 3

Jumat, 20 Maret 2026 - 01:00

Distribusi Material Konstruksi ke Area Terpencil dengan DJI FlyCart 100

Jumat, 20 Maret 2026 - 01:00

Deteksi Anomali Termal pada Aset Transmisi Listrik dengan Kamera Hikmicro

Jumat, 20 Maret 2026 - 01:00

Distribusi Pupuk dan Agrokimia ke Area Terpencil dengan DJI FlyCart 100

Jumat, 20 Maret 2026 - 00:00

Mengatasi Ancaman Drone Tidak Sah dengan Anti Drone LZ Tech

Jumat, 20 Maret 2026 - 00:00

Manajemen Vegetasi dan Analisis Koridor Transmisi dengan Software LiDAR Terrasolid

Kamis, 19 Maret 2026 - 23:00

KAI Divre III Palembang Imbau Masyarakat Manfaatkan Faskes Alternatif Selama Klinik Mediska Tutup Sementara

Berita Terbaru