Strategi Laddering Deposito yang Jarang Diketahui - Koran Mandalika

Strategi Laddering Deposito yang Jarang Diketahui

Jumat, 10 Juli 2026 - 00:29

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laddering adalah strategi membagi dana ke beberapa deposito dengan tenor yang berbeda agar pencairan dana lebih fleksibel. Cara ini sering digunakan oleh orang yang ingin menyimpan dana dalam deposito, tetapi tetap memiliki akses terhadap sebagian dana secara berkala.

Meski cukup populer dalam perencanaan keuangan, masih banyak orang yang belum mengenal laddering technique adalah salah satu cara mengatur penempatan deposito sesuai kebutuhan jangka pendek maupun menengah.

Lalu, bagaimana cara kerja strategi ini?

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Laddering Adalah Apa?

Secara sederhana, laddering adalah metode membagi dana ke dalam beberapa deposito dengan jangka waktu atau tenor yang berbeda.

Tujuannya bukan untuk mengejar keuntungan yang lebih tinggi, melainkan membantu mengatur jadwal pencairan dana agar tidak seluruhnya jatuh tempo di waktu yang sama.

Strategi ini dapat menjadi pilihan bagi orang yang memiliki beberapa rencana keuangan dalam periode yang berbeda.

Bagaimana Cara Kerja Laddering?

Misalnya, kamu memiliki dana sebesar Rp40 juta.

Daripada menempatkan seluruh dana dalam satu deposito dengan tenor 12 bulan, dana tersebut bisa dibagi menjadi beberapa bagian.

Contohnya:

– Deposito Rp10 juta dengan tenor 3 bulan.

– Deposito Rp10 juta dengan tenor 6 bulan.

– Deposito Rp10 juta dengan tenor 9 bulan.

– Deposito Rp10 juta dengan tenor 12 bulan.

Saat deposito tenor 3 bulan jatuh tempo, kamu memiliki beberapa pilihan, seperti menggunakan dana tersebut sesuai kebutuhan atau menempatkannya kembali ke deposito sesuai rencana keuangan.

Cara ini membuat jadwal pencairan dana menjadi lebih bertahap.

Kenapa Banyak Orang Menggunakan Strategi Laddering?

Ada beberapa alasan mengapa strategi ini cukup dikenal dalam perencanaan keuangan.

Baca Juga :  Ibu2Canggih Moms Gathering Special National Children’s Day Jadi Ajang Bonding 100 Momfluencer dan Anak di Hari Anak Nasional

1. Jadwal Pencairan Lebih Fleksibel

Seluruh dana tidak terkunci dalam satu waktu jatuh tempo.

Setiap beberapa bulan, ada deposito yang selesai sesuai tenor yang dipilih.

2. Memudahkan Menyesuaikan Kebutuhan Keuangan

Setiap orang memiliki tujuan keuangan yang berbeda.

Misalnya:

– Dana liburan enam bulan lagi.

– Dana renovasi rumah tahun depan.

– Dana pendidikan yang dibutuhkan secara bertahap.

Laddering membantu menyusun penempatan dana sesuai rencana tersebut.

3. Membantu Mengelola Dana Secara Bertahap

Saat salah satu deposito jatuh tempo, kamu memiliki kesempatan untuk mengevaluasi kembali kebutuhan keuangan.

Kalau dana belum diperlukan, kamu bisa mempertimbangkan untuk menempatkannya kembali pada deposito dengan tenor yang sesuai.

Apakah Laddering Cocok untuk Semua Orang?

Belum tentu. Strategi ini umumnya lebih sesuai bagi orang yang:

– Sudah memiliki dana darurat.

– Memiliki dana yang belum akan digunakan dalam waktu dekat.

– Ingin menyusun beberapa target keuangan dengan jadwal yang berbeda.

Kalau dana masih berpotensi digunakan sewaktu-waktu, sebaiknya pastikan kebutuhan likuiditas tetap terpenuhi sebelum menempatkannya pada deposito.

Cara Memulai Strategi Laddering

Kalau ingin mencoba strategi ini, kamu bisa mengikuti langkah sederhana berikut.

– Tentukan total dana yang ingin disimpan.

– Buat daftar tujuan keuangan beserta perkiraan waktunya.

– Bagi dana ke beberapa nominal sesuai kebutuhan.

– Pilih tenor yang sesuai dengan rencana penggunaan dana.

– Evaluasi kembali setiap kali ada deposito yang jatuh tempo.

Tidak ada jumlah maupun tenor yang wajib digunakan. Strategi laddering dapat disesuaikan dengan kondisi dan tujuan keuangan masing-masing.

Baca Juga :  KAI Daop 1 Jakarta Berikan Penghargaan kepada Mitra Angkutan Barang sebagai Apresiasi atas Dukungan Layanan Logistik Nasional

Atur Strategi Laddering Lebih Mudah dengan Deposito WOW

Kalau ingin menerapkan strategi laddering, Deposito WOW di neobank dari Bank Neo Commerce dapat menjadi salah satu pilihan yang bisa dipertimbangkan.

Deposito WOW menyediakan pilihan tenor mulai dari 7 hari hingga 12 bulan, sehingga kamu dapat menyesuaikan penempatan dana dengan berbagai target keuangan. Proses pembukaannya juga dilakukan secara digital melalui aplikasi neobank tanpa perlu datang ke kantor cabang.

Beberapa keunggulan Deposito WOW:

– Pilihan tenor 7 hari hingga 12 bulan.

– Pembukaan deposito langsung melalui aplikasi neobank.

– Proses pemantauan deposito dapat dilakukan kapan saja melalui aplikasi.

– Bunga kompetitif* sesuai ketentuan yang berlaku.

Sebelum membuka deposito, pastikan kamu memahami fitur produk, tingkat bunga, biaya, risiko, serta syarat dan ketentuan yang berlaku.

***

Fitur, biaya, dan ketentuan produk dapat berubah sesuai kebijakan masing-masing penyedia layanan. Nasabah disarankan membaca Ringkasan Informasi Produk dan Layanan (RIPLAY) sebelum membuka deposito.

*)Perhatikan tingkat bunga penjaminan yang ditetapkan LPS. Simpanan dengan bunga melebihi tingkat bunga penjaminan tidak dijamin oleh LPS. Tingkat bunga penjaminan LPS sampai 30 September 2026 adalah 3,50% per tahun.

Jika ingin mulai menggunakan Deposito WOW, unduh aplikasi neobank melalui PlayStore atau App Store. Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi halaman Deposito WOW di website resmi Bank Neo Commerce.

PT Bank Neo Commerce Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), serta merupakan peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Komitmen Terapkan K3, PT Railink dan Sudin Damkar Jaktim Gelar Diklat Pemadam Kebakaran
neobank PLUS Cashback-nya: Ada Cashback Neo Pinjam hingga Rp200 Ribu
Bittime Soroti Rencana Regulasi Tokenisasi Aset di Indonesia
Binance Luncurkan Fitur Trading AI, Pengguna Bisa Buat Strategi Tanpa Coding
Mengenang Dedikasi Dr. T.R. Fahsul Falah, S.Sos., M.Si. sebagai Pj. Bupati Sinjai: Sosok Birokrat Sederhana dan Merakyat
ITE Business Session at Trade Expo Indonesia 2026 Unlocking the Way for Indonesian Exporters to the Russian and Eurasian Markets
Membawa Kehangatan ke Kota Pahlawan, Scandia Hadir di PRJ Surabaya 2026
Global Millennial Model United Nations 2026 Edisi Ke-22 Kembali Sukses: Lebih dari 1.200 Delegasi dari 12 Negara Perkuat Diplomasi Pemuda

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 20:30

Komitmen Terapkan K3, PT Railink dan Sudin Damkar Jaktim Gelar Diklat Pemadam Kebakaran

Selasa, 20 Oktober 2026 - 19:02

neobank PLUS Cashback-nya: Ada Cashback Neo Pinjam hingga Rp200 Ribu

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:02

Bittime Soroti Rencana Regulasi Tokenisasi Aset di Indonesia

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:02

Binance Luncurkan Fitur Trading AI, Pengguna Bisa Buat Strategi Tanpa Coding

Selasa, 20 Oktober 2026 - 17:02

ITE Business Session at Trade Expo Indonesia 2026 Unlocking the Way for Indonesian Exporters to the Russian and Eurasian Markets

Selasa, 20 Oktober 2026 - 17:02

Membawa Kehangatan ke Kota Pahlawan, Scandia Hadir di PRJ Surabaya 2026

Selasa, 20 Oktober 2026 - 16:02

Global Millennial Model United Nations 2026 Edisi Ke-22 Kembali Sukses: Lebih dari 1.200 Delegasi dari 12 Negara Perkuat Diplomasi Pemuda

Selasa, 20 Oktober 2026 - 16:02

Prudential Syariah Dukung Syariah Financial Fair OJK di Aceh, Perkuat Literasi Keuangan Syariah dan Buka Peluang bagi UMKM

Berita Terbaru