Survei: Indonesia Peringkat 4 Negara Paling Antusias dengan AI - Koran Mandalika

Survei: Indonesia Peringkat 4 Negara Paling Antusias dengan AI

Rabu, 2 Oktober 2024 - 13:25

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

This chart shows the share of respondents who are excited about using artificial intelligence applications in daily life. Doc: Statista

Jakarta, 1 Oktober 2024 – Indonesia menempati peringkat keempat sebagai negara paling antusias dalam penggunaan kecerdasan buatan (AI) di kehidupan sehari-hari, berdasarkan survei terbaru yang dirilis oleh Statista Consumer Insights. 

Survei ini menunjukkan bahwa 41 persen responden di Indonesia menyatakan kegemarannya terhadap penggunaan teknologi AI, seperti ChatGPT, untuk berbagai kebutuhan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hasil survei tersebut menempatkan Indonesia di bawah Nigeria (47 persen), Vietnam (45 persen), dan Uni Emirat Arab (UEA) (45 persen) dalam hal antusiasme terhadap AI. 

Survei ini dilakukan dengan melibatkan antara 1.000 hingga 2.000 responden berusia 18-64 tahun di setiap negara yang disurvei antara April hingga Juni 2024. 

Temuan ini mencerminkan tren positif di banyak negara Asia dan Timur Tengah, yang secara umum lebih terbuka terhadap perkembangan teknologi AI dibandingkan negara-negara Eropa yang cenderung lebih skeptis atau kurang antusias dengan AI dalam kehidupan sehari-hari.

Selain Indonesia, negara-negara Asia lainnya juga menunjukkan minat yang signifikan terhadap AI. Di Singapura, 37 persen responden menyatakan antusiasme mereka, serta di China, 35 persen responden memiliki pandangan positif terhadap penggunaan teknologi AI.

Baca Juga :  Tumbuh 17 Persen, Kinerja Angkutan Retail KAI Logistik Sepanjang Semester I 2026 Semakin Positif

Sebaliknya, negara-negara di Eropa menunjukkan tingkat antusiasme yang lebih rendah. Hanya 11 persen responden di Ceko yang menyatakan ketertarikan terhadap AI, angka yang jauh lebih rendah dibandingkan negara-negara di Asia. Di Amerika Serikat, hanya 18 persen atau kurang dari satu dari lima orang dewasa di Amerika Serikat merasa antusias dengan penggunaan AI dalam kehidupan sehari-hari.

Survei dari Statista ini mendukung temuan data dari Ipsos yang menunjukkan bahwa wilayah Asia secara umum memiliki tingkat pengetahuan yang lebih tinggi tentang produk dan layanan AI. Indonesia berada di posisi kedua dengan 80 persen responden yang mengaku memahami teknologi ini, di bawah China dengan 81 persen, dan diikuti oleh Thailand di angka 69 persen.

Dengan semakin berkembangnya teknologi AI di berbagai sektor, Indonesia menunjukkan potensi besar dalam adopsi dan pemanfaatan kecerdasan buatan, baik dalam kehidupan sehari-hari maupun dunia bisnis.

Survei ini mencerminkan optimisme yang berkembang di negara-negara Asia, termasuk Indonesia, terhadap masa depan yang semakin didukung oleh teknologi AI.

Baca Juga :  Dukung Program Mandiri Energi Nasional, Holding Perkebunan Nusantara Siapkan 10 Ribu Hektare Lahan Singkong di Lampung

MiiTel: AI Analitik untuk Komunikasi Bisnis

Image

Salah satu teknologi AI yang mulai banyak diadopsi perusahaan-perusahaan di Indonesia saat ini adalah MiiTel. Tool ini mampu menghasilkan data analitik secara otomatis dari setiap komunikasi suara yang dilakukan dalam bisnis, seperti telepon, online meeting, dan pertemuan tatap muka.

MiiTel secara otomatis merekam, mentranskripsi, membuat summary, dan menganalisis performa percakapan telepon dan meeting, seperti kecepatan berbicara, intonasi, frekuensi kata-kata yang sering diucapkan, analisis sentimen, dan berbagai metrik lainnya.

Data analitik yang dihasilkan AI di MiiTel ini berguna untuk bisnis dalam mengoptimalkan proses komunikasi, meningkatkan efisiensi, dan mengidentifikasi area yang perlu diperbaiki dalam komunikasi bisnis yang dilakukan tim Sales, Contact Center, maupun tim internal perusahaan.

Dengan berbagai wawasan yang dihasilkan MiiTel, perusahaan dapat melakukan evaluasi lebih mendalam terhadap kinerja tim, memahami kebutuhan pelanggan, dan menjadikannya data acuan dalam membuat keputusan strategis dalam bisnis.

Tertarik untuk mengeksplorasi MiiTel lebih jauh? Klaim demo gratis sekarang dengan klik di sini atau kunjungi miitel.id. Kuota terbatas!

Image

Berita Terkait

MEDIA ALERT: RECAP OF HIGHLIGHTS – PURANA AT SOLO BATIK FASHION X SOLO FASHION WEEK 2026
TOMOHON JAZZ FESTIVAL 2026 SUKSES DIGELAR DUA HARI DAN CATAT SEJARAH FESTIVAL BARU DI SULAWESI UTARA
Jaga Kesehatan Pekerja, LRT Jabodebek Perkuat Fondasi Pelayanan Transportasi Publik
Echoes from the Land of the Dragon: Karya Film Roxx memenangkan Award di ART & TUR 2026
BRI Finance Optimalkan Jaringan Cabang, Siapkan Ekspansi Selektif pada 2027
Asa Kemandirian Ekonomi dari Santri Al-Fatah Temboro melalui Rumah Tempe Higienis
SATU University Hadirkan Program Studi Baru di Palembang dan Pontianak, Siapkan Talenta Digital untuk Masa Depan
Kembangkan Usaha Toko Pakaian dan Layani Kebutuhan Transaksi Masyarakat melalui BRILink

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 19:02

MEDIA ALERT: RECAP OF HIGHLIGHTS – PURANA AT SOLO BATIK FASHION X SOLO FASHION WEEK 2026

Senin, 2 November 2026 - 19:02

TOMOHON JAZZ FESTIVAL 2026 SUKSES DIGELAR DUA HARI DAN CATAT SEJARAH FESTIVAL BARU DI SULAWESI UTARA

Senin, 2 November 2026 - 18:02

Jaga Kesehatan Pekerja, LRT Jabodebek Perkuat Fondasi Pelayanan Transportasi Publik

Senin, 2 November 2026 - 17:02

Echoes from the Land of the Dragon: Karya Film Roxx memenangkan Award di ART & TUR 2026

Senin, 2 November 2026 - 17:02

Asa Kemandirian Ekonomi dari Santri Al-Fatah Temboro melalui Rumah Tempe Higienis

Senin, 2 November 2026 - 15:02

SATU University Hadirkan Program Studi Baru di Palembang dan Pontianak, Siapkan Talenta Digital untuk Masa Depan

Senin, 2 November 2026 - 15:02

Kembangkan Usaha Toko Pakaian dan Layani Kebutuhan Transaksi Masyarakat melalui BRILink

Senin, 2 November 2026 - 15:02

OJK Amankan Rp 825 Miliar Dana Korban Penipuan, Investor Kripto Waspadai Modus Scam

Berita Terbaru