SWK Reborn: Menggairahkan UMKM Kuliner Surabaya dengan Digitalisasi dan Kreativitas Ekonomi di Era Industri 5.0 - Koran Mandalika

SWK Reborn: Menggairahkan UMKM Kuliner Surabaya dengan Digitalisasi dan Kreativitas Ekonomi di Era Industri 5.0

Selasa, 27 Mei 2025 - 04:47

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Surabaya, 26 Mei 2025 — Dalam upaya memperkuat daya saing UMKM kuliner di tengah dinamika pasar digital, mahasiswa Magister Manajemen Universitas Airlangga meluncurkan program Sentra Wisata Kuliner (SWK) Reborn. Program pelatihan ini merupakan bagian dari inisiatif Creating Shared Value (CSV) Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNAIR yang bertujuan mendorong transformasi digital dan pemberdayaan ekonomi kreatif bagi pelaku usaha kuliner di Surabaya. Program ini dibimbing secara langsung oleh Prof. Dr. Gancar Candra Premananto, SE., M.Si., CDM., CI., CCC., QCRO., AiBIZ, yang berperan sebagai pembina utama. 

SHARING: paling kiri, Prof. Dr. Gancar Candra Premananto, SE., M.Si., CDM., CI., CCC., QCRO., AiBIZ dan Rachmad Ari Fattah (tengah) selaku Ketua Panitia CSV menjelaskan tujuan dari program pelatihan yang dilakukan Mahasiswa Magister Manajemen Universitas Airlangga.

SWK Reborn memulai langkahnya dari sentra kuliner percontohan di Semolowaru dan berencana memperluas dampaknya ke sentra kuliner lain di bawah binaan Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah serta Perdagangan Kota Surabaya. Program ini dijalankan oleh mahasiswa Magister Manajemen angkatan 63 dan 64, yang bekerja sama erat dengan pemerintah kota serta pelaku usaha.

Kolaborasi antara akademisi, pemerintah, dan pelaku usaha ini fokus pada pemanfaatan jaringan internet dan teknologi sebagai pendukung sistem bisnis. Melalui SWK Reborn, UMKM kuliner Surabaya didorong untuk tumbuh berkelanjutan dan berkontribusi pada perekonomian kota. Pendekatan yang diterapkan mengacu pada prinsip 4R 1D: Resik (Bersih), Rajin, Ramah, Rapi, dan Digitalisasi, sebagai fondasi pengelolaan usaha yang modern dan berdaya saing.

Ketua Panitia CSV, Rachmad Ari Fattah, menegaskan bahwa digitalisasi bukan lagi pilihan, melainkan keharusan bagi UMKM agar dapat bertahan dan berkembang. “Dengan pendekatan ini, kami harap UMKM kuliner bisa lebih kompetitif dan beradaptasi dengan tren pasar digital,” ujarnya. Ia menambahkan, “SWK Reborn hadir untuk memastikan tidak ada pelaku UMKM yang tertinggal dalam memanfaatkan teknologi.”

Baca Juga :  Terdampak Banjir, Jasa Marga Perbaiki Jalan Tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi

Pelatihan intensif yang sudah dimulai pada 26 Mei 2025, dirancang untuk memberikan pembekalan teknis mulai dari pemanfaatan platform digital untuk pemasaran, manajemen operasional berbasis teknologi, hingga pengembangan brand dan pelayanan pelanggan yang adaptif. Kick off resmi program dijadwalkan pada 2 Juni 2025, sebagai momentum awal transformasi menyeluruh UMKM kuliner di Surabaya.

BERSAMA: Perwakilan Pemkot Surabaya, Mahasiswa Magister Manajemen Universitas Airlangga dan Seluruh Perwakilan SWK di Surabaya dalam acara program SWK Reborn.

Selain mendorong UMKM agar semakin kompetitif di era digital, SWK Reborn juga membuka peluang kerja sama jangka panjang antara UNAIR dan Pemerintah Kota Surabaya dalam membina sentra kuliner secara berkelanjutan. Program ini diharapkan dapat menjadi katalis pertumbuhan ekonomi lokal dan menciptakan ekosistem bisnis yang inovatif serta inklusif.

Dengan pertumbuhan UMKM kuliner yang signifikan, program SWK Reborn diproyeksikan mampu memperkuat kontribusi sektor ini terhadap perekonomian kota Surabaya sekaligus membuka lapangan kerja baru yang berbasis ekonomi kreatif.

Berita Terkait

Prodia Hadirkan ‘Advanced Lipid Profile’, Pemeriksaan Risiko Kardiovaskular yang Lebih Komprehensif dan Personal
5 Hal yang Membuat Kamu Sulit Membayar Cicilan
FLOQ Listing PONS dari Robinhood Chain, Kenali Fungsi dan Ekosistemnya
Penyebab Dokumen Bertanda Tangan Elektronik Ditolak Mitra atau Bank
Bitcoin Kembali Tembus US$80.000, Aset Kripto Ikut Reli
Tren Papan Bunga di Jakarta dan Tangerang: Simbol Perhatian yang Tak Lekang Waktu
SUCOFINDO GANDENG RUANGGURU CETAK TALENTA MUDA SEBAGAI KATALISATOR INOVASI BERKELANJUTAN
OSL Indonesia Perkuat Fokus pada Kebutuhan Investor, di Tengah Volatilitas Global dan Industri Kripto yang Kian Matang

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 01:02

Prodia Hadirkan ‘Advanced Lipid Profile’, Pemeriksaan Risiko Kardiovaskular yang Lebih Komprehensif dan Personal

Senin, 21 September 2026 - 18:02

5 Hal yang Membuat Kamu Sulit Membayar Cicilan

Senin, 21 September 2026 - 16:02

Penyebab Dokumen Bertanda Tangan Elektronik Ditolak Mitra atau Bank

Senin, 21 September 2026 - 14:02

Bitcoin Kembali Tembus US$80.000, Aset Kripto Ikut Reli

Senin, 21 September 2026 - 14:02

Tren Papan Bunga di Jakarta dan Tangerang: Simbol Perhatian yang Tak Lekang Waktu

Senin, 21 September 2026 - 12:06

SUCOFINDO GANDENG RUANGGURU CETAK TALENTA MUDA SEBAGAI KATALISATOR INOVASI BERKELANJUTAN

Senin, 21 September 2026 - 12:06

OSL Indonesia Perkuat Fokus pada Kebutuhan Investor, di Tengah Volatilitas Global dan Industri Kripto yang Kian Matang

Senin, 21 September 2026 - 11:01

Telkom AI Center Malang Perluas Akses Pembelajaran AI untuk Pengembangan Web App

Berita Terbaru

Teknologi

5 Hal yang Membuat Kamu Sulit Membayar Cicilan

Senin, 21 Sep 2026 - 18:02

NTB Terkini

Gemilang di Semarang, NTB Naik ke Peringkat 9 MTQ Nasional

Senin, 21 Sep 2026 - 17:47