Tak Sekadar ASI Pertama, Ini Alasan Kolostrum Dijuluki Liquid Gold - Koran Mandalika

Tak Sekadar ASI Pertama, Ini Alasan Kolostrum Dijuluki Liquid Gold

Selasa, 4 Agustus 2026 - 14:02

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 3 Agustus 2026 – Bagi sebagian calon ibu, istilah ASI liquid gold (emas cair) mungkin sudah tidak asing lagi. Sebutan ini merujuk pada kolostrum, yaitu ASI pertama yang diproduksi tubuh sejak akhir masa kehamilan hingga beberapa hari setelah persalinan. Meski hanya keluar dalam jumlah sedikit, kolostrum memiliki kandungan nutrisi dan zat kekebalan tubuh yang sangat tinggi. Warna kekuningannya menjadi ciri khas yang mencerminkan tingginya kandungan beta-karoten, protein, vitamin, mineral, serta antibodi yang berperan penting dalam melindungi bayi dari berbagai infeksi sejak awal kehidupan. Karena manfaatnya yang luar biasa, kolostrum sering disebut sebagai “hadiah pertama” atau liquid gold bagi bayi baru lahir.

Dalam beberapa tahun terakhir, semakin banyak calon ibu yang mengenal praktik colostrum harvesting, yaitu mengumpulkan kolostrum sebelum bayi lahir. Praktik ini dilakukan dengan teknik hand expression atau memerah payudara menggunakan tangan, kemudian menampung tetesan kolostrum ke dalam spuit atau wadah steril untuk disimpan. Umumnya, proses ini dilakukan ketika usia kehamilan telah mencapai sekitar 37 minggu dan atas rekomendasi dokter atau bidan, terutama bagi ibu dengan kondisi tertentu seperti diabetes dalam kehamilan atau bayi yang diperkirakan berisiko mengalami kadar gula darah rendah setelah lahir.

Meskipun terlihat sederhana, proses mengumpulkan kolostrum perlu dilakukan dengan teknik yang tepat. Ibu dapat memulai dengan mencuci tangan, memijat payudara secara lembut, kemudian menempatkan ibu jari dan telunjuk di sekitar areola membentuk huruf “C”. Selanjutnya, tekan perlahan ke arah dada lalu lepaskan secara ritmis hingga kolostrum mulai keluar. Tidak perlu khawatir apabila yang didapat hanya beberapa tetes. Jumlah tersebut merupakan hal yang normal karena lambung bayi baru lahir pun masih sangat kecil. Yang terpenting, proses ini dilakukan secara nyaman, tanpa rasa sakit, dan sesuai anjuran tenaga kesehatan.

Selain menjadi cadangan apabila bayi membutuhkan tambahan asupan segera setelah lahir, praktik mengumpulkan kolostrum juga membantu ibu lebih mengenal tubuhnya dan melatih teknik memerah ASI sejak dini. Namun perlu dipahami bahwa tidak semua ibu hamil perlu melakukan colostrum harvesting. Pada kehamilan dengan risiko persalinan prematur, perdarahan, atau kondisi medis tertentu, stimulasi pada payudara sebaiknya dihindari kecuali atas arahan dokter. Oleh karena itu, konsultasi dengan tenaga kesehatan tetap menjadi langkah utama sebelum memutuskan melakukan praktik ini.

Peringatan World Breastfeeding Week (Pekan Menyusui Sedunia) setiap tanggal 1–7 Agustus menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran bahwa keberhasilan menyusui tidak hanya dimulai setelah bayi lahir, tetapi juga dipersiapkan sejak masa kehamilan. Selain memahami manfaat kolostrum dan teknik menyusui, ibu juga perlu memastikan kebutuhan nutrisi terpenuhi agar proses laktasi dapat berlangsung optimal. Persiapan yang baik sejak awal akan membantu ibu lebih percaya diri menjalani perjalanan menyusui sekaligus memberikan awal kehidupan terbaik bagi buah hati.

Baca Juga :  Dukungan Krakatau Steel untuk Kawasan Ekonomi Khusus Lido

Dalam rangka memperingati World Breastfeeding Week, Prodia menghadirkan Promo World Breastfeeding Week sebagai bentuk dukungan bagi para ibu dalam mempersiapkan proses menyusui dan memastikan kebutuhan nutrisi selama masa laktasi terpenuhi secara optimal. Melalui Prodia Lactation Test, ibu dapat mengetahui status nutrisi yang berperan dalam mendukung kualitas ASI sehingga dapat memberikan awal terbaik bagi si kecil.

Promo yang berlaku selama 1–31 Agustus 2026:

1. Prodia Lactation Test Macro: Rp390.000

2. Prodia Lactation Test Multinutrient: Rp979.000

Manfaatkan promo spesial ini di seluruh cabang Prodia yang berpartisipasi selama periode 1–31 Agustus 2026, dan wujudkan perjalanan menyusui yang lebih optimal bersama Prodia. Kunjungi Prodia terdekat atau lakukan reservasi dengan mudah melalui WhatsApp Kontak Prodia 0855 1500 830 maupun aplikasi U by Prodia. Karena dengan mengetahui kondisi kesehatan lebih dini, ibu dapat memberikan yang terbaik bagi buah hati dengan lebih #TenangKarenaTau.

#Prodia #TenangKarenaTau

******

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Kedutaan Besar India Rayakan Hari Kemerdekaan India ke-80 di Jakarta dengan Pengibaran Bendera, Pertunjukan Budaya, dan Momentum Baru Hubungan Bilateral
Gedung Baru Kedutaan Besar India di Jakarta Akan Mulai Beroperasi September, Tandai Babak Baru Hubungan Bilateral
Dukung Kawasan Hijau, Pelindo Tanam 600 Pohon di Coastal Area Karimun
Perkuat Sektor E-KYC, Api.co.id Rilis API Dukcapil Check dan NPWP Check
Dukung Pertamina Patra Niaga, Elnusa Petrofin Percepat Distribusi Energi Pascabencana Gempa Nusa Tenggara Timur
AI Ubah Lanskap Pemasaran Digital Indonesia, Tigo AI Tawarkan Model Terintegrasi untuk Brand hingga UMKM
Bantaran Sungai Gajahwong Jadi Panggung Cita-Cita: LP-190 Gelar WOW-DAY 2 dan Dorong Potensi Impactful Tourism di Ledhok Timoho
Tigo Resmi Meluncurkan Layanan “100 Episode Short Drama dalam 1 Hari”, Produksi AI Short Drama Memasuki Era Skala Besar

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 18:08

Merajut Narasi, Melupakan Substansi: Catatan Kritis kegiatan PBAK 2026 UIN Mataram

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 16:05

Ketika Opini Menjadi Hakim, Hukum Bukan Soal Viral di Ruang Publik

Selasa, 12 Mei 2026 - 11:07

Pemilihan Bupati 2030: Politik “Lauq-Daye” Tak Lagi Relevan, Lombok Tengah Butuh Pemimpin Berintegritas dan Berpengalaman

Minggu, 5 April 2026 - 17:55

Oligarki Global di Balik Tragedi Perang Iran Amerika Israel 2026

Rabu, 18 Februari 2026 - 21:06

Aktivis Demokrasi Songsong Ramadhan

Minggu, 18 Januari 2026 - 20:33

‎Diskusi Terbatas Hariman Siregar Cs Tekankan Integritas dan Kemanusiaan

Kamis, 15 Januari 2026 - 16:20

‎Peringatan Malari 1974 dan HUT INDEMO ke-26

Selasa, 23 Desember 2025 - 06:08

Mengakhiri Kemiskinan NTB dari Desa

Berita Terbaru