Taman Bendera Pusaka Resmi Dibuka, SUCOFINDO Kawal Proyek dari Aspek Kualitas hingga K3 - Koran Mandalika

Taman Bendera Pusaka Resmi Dibuka, SUCOFINDO Kawal Proyek dari Aspek Kualitas hingga K3

Senin, 30 Maret 2026 - 17:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, (30/3) – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meresmikan Taman Bendera Pusaka di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Peresmian taman tersebut turut dihadiri Presiden ke-5 Republik Indonesia, Megawati Soekarnoputri. Dalam proyek pembangunan ini, PT SUCOFINDO (PERSERO) berperan sebagai Konsultan Manajemen Konstruksi.

“Alhamdulillah Taman Bendera Pusaka ini dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat. Kehadiran taman ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam menghadirkan ruang terbuka hijau yang terintegrasi dan ramah bagi masyarakat,” tutur Pramono Anung dalam sambutannya di kawasan Taman Bendera Pusaka.

Di kesempatan yang sama Kepala PT SUCOFINDO (PERSERO) Cabang Jakarta, Berriman H. Nadeak menjelaskan bahwa keterlibatan PT SUCOFINDO (PERSERO) dalam proyek ini merupakan bentuk kontribusi perusahaan dalam mendukung pembangunan fasilitas publik yang berkualitas dan berkelanjutan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“SUCOFINDO ditunjuk sebagai konsultan manajemen konstruksi yang mengawasi pekerjaan pembangunan di kawasan taman ini. Kami memastikan setiap pekerjaan dapat berjalan tepat waktu, sesuai spesifikasi kualitas, serta mengutamakan aspek kesehatan dan keselamatan kerja di lokasi proyek sehingga pembangunan dapat memberikan manfaat optimal bagi masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga :  Hisense Pertahankan Posisi ke-2 dalam Pengiriman TV Global Selama Tiga Tahun Berturut-turut

Direktur PT Integrasi Transit Jakarta, Teguh Firmansyah menjelaskan bahwa Taman Bendera Pusaka dirancang sebagai ruang publik alternatif yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk beraktivitas di ruang terbuka. Kawasan ruang terbuka hijau ini merupakan hasil penggabungan tiga taman sebelumnya, yakni Taman Ayodya, Taman Langsat, dan Taman Leuser, yang kini memiliki luas sekitar 5,6 hektar.

“Taman ini hadir sebagai ruang alternatif bagi warga Jakarta. Kami menggabungkan tiga taman menjadi satu kawasan ruang terbuka hijau agar masyarakat memiliki ruang publik yang nyaman untuk beraktivitas di luar ruang,” kata Teguh Firmansyah.

Teguh Firmansyah menambahkan bahwa kawasan taman ini dilengkapi berbagai fasilitas publik yang dapat dimanfaatkan masyarakat, antara lain children playground, jembatan Merah Putih, lapangan padel, serta lapangan multifungsi yang dapat digunakan untuk berbagai kegiatan warga.

Selanjutnya, Teguh Firmansyah juga menyampaikan apresiasi kepada PT SUCOFINDO (PERSERO) atas dukungan dan pengawasannya selama proses pembangunan taman tersebut.

Baca Juga :  Biaya Tak Terduga dalam Merawat Hewan Peliharaan

“Kami mengucapkan terima kasih kepada tim SUCOFINDO yang telah bekerja maksimal dalam waktu yang relatif singkat, bahkan hampir 24 jam sejak Oktober hingga Maret, sehingga proyek ini dapat berjalan sesuai rencana. Harapannya ruang publik ini dapat digunakan bersama oleh warga Jakarta dan sekitarnya. Mari kita rawat bersama agar taman ini tetap lestari sekaligus menjaga keberagaman hayati yang ada di kawasan ini,” tambahnya.

Sebagai perusahaan Testing, Inspection, and Certification (TIC), PT SUCOFINDO (PERSERO) berkomitmen mendukung pembangunan infrastruktur yang berkualitas, aman, dan berkelanjutan melalui berbagai layanan, antara lain jasa konsultansi dan manajemen konstruksi, inspeksi dan pengujian teknis, sertifikasi sistem dan produk, serta verifikasi dan audit berbasis standar nasional maupun internasional. Melalui layanan tersebut, PT SUCOFINDO (PERSERO) terus berperan dalam memastikan setiap proyek pembangunan berjalan sesuai standar kualitas, keselamatan, serta prinsip keberlanjutan sehingga memberikan manfaat optimal bagi masyarakat.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Dupoin Futures Awali 2026 dengan Serangkaian Inisiatif Sosial dan Kolaborasi Industri
Apa Itu Perlindungan Endpoint dan Mengapa Penting?
Fitch Menaikkan Asumsi Harga Komoditas, Ini Prospeknya
KVA Kembali Buka VA Bootcamp 2026: Program Pelatihan Virtual Assistant Paling Komprehensif di Indonesia
Hingga 12 Ribu Penumpang Gunakan KA Bandara di Yogyakarta, 29 Maret Jadi Puncak Arus Balik
Kementerian PU Mulai Tahap Awal Pembangunan Jembatan Rangka Baja di Desa Salah Sirong, Kabupaten Bireuen, Aceh
Waspada Biaya Tersembunyi! Kenali Layanan All-In Saat Kirim Paket Ke Luar Negeri
Material Banner di Supplier X Banner dan Pilihan Terbaik Tahan Lama

Berita Terkait

Senin, 30 Maret 2026 - 17:00

Taman Bendera Pusaka Resmi Dibuka, SUCOFINDO Kawal Proyek dari Aspek Kualitas hingga K3

Senin, 30 Maret 2026 - 17:00

Dupoin Futures Awali 2026 dengan Serangkaian Inisiatif Sosial dan Kolaborasi Industri

Senin, 30 Maret 2026 - 16:00

Apa Itu Perlindungan Endpoint dan Mengapa Penting?

Senin, 30 Maret 2026 - 16:00

Fitch Menaikkan Asumsi Harga Komoditas, Ini Prospeknya

Senin, 30 Maret 2026 - 15:00

Hingga 12 Ribu Penumpang Gunakan KA Bandara di Yogyakarta, 29 Maret Jadi Puncak Arus Balik

Senin, 30 Maret 2026 - 13:00

Kementerian PU Mulai Tahap Awal Pembangunan Jembatan Rangka Baja di Desa Salah Sirong, Kabupaten Bireuen, Aceh

Senin, 30 Maret 2026 - 12:00

Waspada Biaya Tersembunyi! Kenali Layanan All-In Saat Kirim Paket Ke Luar Negeri

Senin, 30 Maret 2026 - 12:00

Material Banner di Supplier X Banner dan Pilihan Terbaik Tahan Lama

Berita Terbaru

Teknologi

Apa Itu Perlindungan Endpoint dan Mengapa Penting?

Senin, 30 Mar 2026 - 16:00

Teknologi

Fitch Menaikkan Asumsi Harga Komoditas, Ini Prospeknya

Senin, 30 Mar 2026 - 16:00