Target Pensiunmu di Usia Berapa? - Koran Mandalika

Target Pensiunmu di Usia Berapa?

Kamis, 20 Agustus 2026 - 23:02

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pensiun mungkin masih terasa jauh, terutama jika kamu masih berada di usia produktif. Namun, semakin cepat menentukan target usia pensiun, semakin mudah menyusun persiapannya.

Misalnya, kamu ingin berhenti bekerja di usia 55 tahun. Artinya, kamu punya waktu tertentu untuk menyiapkan dana yang akan digunakan setelah tidak lagi memiliki penghasilan rutin.

Karena itu, memiliki tabungan target sejak sekarang dapat membantu membuat rencana pensiun menjadi lebih terarah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tentukan Dulu Target Usia Pensiun

Tidak ada satu angka yang cocok untuk semua orang. Usia pensiun dapat disesuaikan dengan kondisi pekerjaan, kebutuhan hidup, kondisi finansial, dan rencana pribadi.

Coba tanyakan pada diri sendiri:

Di usia berapa saya ingin berhenti bekerja?

Setelah menentukan target usia, hitung berapa tahun lagi yang kamu miliki untuk mempersiapkan dana.

Misalnya:

Usia sekarang: 30 tahun

Target pensiun: 55 tahun

Waktu persiapan: 25 tahun

Angka tersebut kemudian bisa menjadi dasar untuk menyusun target tabungan.

Hitung Kebutuhan Setelah Pensiun

Menentukan usia pensiun saja belum cukup. Kamu juga perlu memperkirakan kebutuhan hidup setelah pensiun.

Coba catat pengeluaran yang kemungkinan tetap ada, seperti:

– Kebutuhan sehari-hari

– Tempat tinggal

– Listrik dan air

– Makanan

– Transportasi

– Kesehatan

– Hobi dan rekreasi

– Kebutuhan keluarga

Kamu juga bisa mempertimbangkan gaya hidup yang ingin dijalani setelah pensiun.

Apakah ingin tetap tinggal di kota? Sering bepergian? Menjalankan hobi? Atau memiliki usaha kecil?

Semakin jelas gambaran kehidupan setelah pensiun, semakin mudah menentukan target dana yang perlu disiapkan.

Menurut Kalian, Bagaimana Caranya agar Tabungan Cepat Terkumpul?

Pertanyaan “menurut kalian bagaimana caranya agar tabungan cepat terkumpul?” sering muncul ketika seseorang mulai memiliki target keuangan.

Baca Juga :  Inovasi Baru KAI: Fitur Layanan Khusus Perempuan di Access by KAI untuk Pengalaman Perjalanan yang Lebih Nyaman

Jawabannya bukan selalu dengan menabung dalam jumlah besar sekaligus. Kebiasaan menabung secara rutin juga dapat membantu.

1. Tentukan Nominal Rutin

Tentukan jumlah yang realistis untuk disisihkan setiap bulan.

Misalnya, kamu menetapkan nominal tertentu setiap kali menerima penghasilan. Perlakukan dana tersebut sebagai bagian dari kebutuhan rutin, bukan uang yang baru ditabung jika ada sisa.

2. Pisahkan Tabungan dari Uang Harian

Salah satu cara sederhana adalah memisahkan dana tabungan dari rekening yang digunakan untuk transaksi sehari-hari.

Dengan begitu, dana yang sudah disiapkan untuk tujuan tertentu tidak mudah tercampur dengan pengeluaran lainnya.

3. Buat Tabungan Berdasarkan Tujuan

Menabung akan terasa lebih terarah ketika memiliki tujuan yang jelas.

Misalnya:

Dana pensiunTarget usia 55 tahun

Dana liburanTarget perjalanan tahun depan

Dana pendidikanTarget biaya pendidikan

Dana rumahTarget uang muka

Cara ini membuat tabungan tidak terasa sebagai angka yang abstrak. Ada tujuan yang ingin dicapai di balik setiap nominal.

Gunakan Tabungan Online untuk Menabung Lebih Praktis

Perkembangan layanan perbankan digital membuat aktivitas menabung dapat dilakukan dengan lebih mudah.

Dengan tabungan online, kamu dapat mengakses rekening melalui aplikasi dan memantau saldo tanpa harus datang ke kantor cabang.

Salah satu pilihan yang dapat digunakan untuk kebutuhan menabung adalah Tabungan NOW dari neobank.

Tabungan NOW merupakan produk tabungan digital yang dapat digunakan untuk menyimpan dana dan membantu mengelola kebutuhan finansial sehari-hari. Tabungan NOW juga menawarkan bunga harian dan tanpa biaya administrasi, sesuai dengan ketentuan produk yang berlaku.

Dengan rekening yang mudah diakses melalui aplikasi, kamu dapat memantau perkembangan tabungan secara berkala.

Mulai dari Target yang Realistis

Target pensiun tidak harus langsung menghasilkan angka yang besar, tapi memiliki tujuan dan mulai membangun kebiasaan.

Baca Juga :  Memperkenalkan PrandiYum: Aplikasi Kuliner Terbaru dari Bali, Kini Dibuka untuk Uji Coba Publik

Misalnya, jika target pensiun masih 20 atau 30 tahun lagi, kamu memiliki waktu lebih panjang untuk membangun tabungan secara bertahap.

Kamu juga dapat mengevaluasi target setiap beberapa waktu. Penghasilan, kebutuhan, dan kondisi kehidupan dapat berubah sehingga rencana keuangan juga perlu disesuaikan.

Jadi, Target Pensiunmu di Usia Berapa?

Menentukan usia pensiun adalah langkah awal untuk membuat rencana keuangan jangka panjang.

Mulai dengan menentukan target usia, memperkirakan kebutuhan setelah pensiun, lalu membuat target tabungan yang realistis. Setelah itu, bangun kebiasaan menabung secara konsisten.

Tidak perlu menunggu sampai mendekati usia pensiun untuk mulai memikirkan dana tersebut. Semakin awal kamu menentukan tujuan, semakin panjang waktu yang tersedia untuk mempersiapkannya.

Dengan Tabungan NOW, kamu dapat mengelola tabungan secara digital dan memantau perkembangan dana melalui aplikasi neobank sesuai kebutuhanmu.

***

Fitur, biaya, dan ketentuan produk dapat berubah sesuai kebijakan masing-masing penyedia layanan. Nasabah disarankan membaca Ringkasan Informasi Produk dan Layanan (RIPLAY). 

*)Perhatikan tingkat bunga penjaminan yang ditetapkan LPS. Simpanan dengan bunga melebihi tingkat bunga penjaminan tidak dijamin oleh LPS. Tingkat bunga penjaminan LPS sampai 30 September 2026 adalah 3,75% per tahun.

Jika ingin mulai menggunakan Tabungan NOW, unduh aplikasi neobank melalui PlayStore atau App Store. Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi halaman Tabungan NOW di website resmi Bank Neo Commerce.  

PT Bank Neo Commerce Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), serta merupakan peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

DJI Dock 4 Hadir di Indonesia: Operasi Drone Otomatis Tanpa Jeda Pengisian Daya
Perkuat Ekonomi Kreatif Bidang Fashion, PT Pelindo Sinergi Lokaseva Bekali UMK Binaan melalui FASH-UP LOCAL
FisTx Hadirkan Aqua Support, Solusi Saat Siklus Budidaya Udang Sedang Berjalan
KAI Logistik Raih Penghargaan Sector Champion Logistik pada Danantara Indonesia CX100 Award 2026
Neuron Digital Menjadi Perusahaan Teknologi Cerdas Pertama di Dunia yang Meraih BSI Kitemark™ untuk Digital Twins
Dari Transaksi jadi Retensi: Optimalisasi Accurate POS dan Bliss
Singapore Global Network Menjadi Mitra Utama Gala Dinner Eksklusif Wealth Management, Membuka Kesempatan Sponsorship Meja dalam Jumlah Terbatas
Beli Akun TikTok Affiliate, Apakah Aman? Ini Aturan dari TikTok Shop yang Jarang Dibaca

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 13:02

DJI Dock 4 Hadir di Indonesia: Operasi Drone Otomatis Tanpa Jeda Pengisian Daya

Kamis, 15 Oktober 2026 - 13:02

Perkuat Ekonomi Kreatif Bidang Fashion, PT Pelindo Sinergi Lokaseva Bekali UMK Binaan melalui FASH-UP LOCAL

Kamis, 15 Oktober 2026 - 12:02

FisTx Hadirkan Aqua Support, Solusi Saat Siklus Budidaya Udang Sedang Berjalan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 12:02

KAI Logistik Raih Penghargaan Sector Champion Logistik pada Danantara Indonesia CX100 Award 2026

Kamis, 15 Oktober 2026 - 11:02

Neuron Digital Menjadi Perusahaan Teknologi Cerdas Pertama di Dunia yang Meraih BSI Kitemark™ untuk Digital Twins

Kamis, 15 Oktober 2026 - 09:02

Singapore Global Network Menjadi Mitra Utama Gala Dinner Eksklusif Wealth Management, Membuka Kesempatan Sponsorship Meja dalam Jumlah Terbatas

Kamis, 15 Oktober 2026 - 09:02

Beli Akun TikTok Affiliate, Apakah Aman? Ini Aturan dari TikTok Shop yang Jarang Dibaca

Kamis, 15 Oktober 2026 - 09:02

Bank Mandiri Taspen dan ITB Jalin Kerja Sama Strategis, Perkuat Layanan Perbankan dan Ekosistem Pendidikan

Berita Terbaru