Telkom AI Center of Excellence Dukung Peluncuran Program Gig Economy, Perkuat Peran AI dalam Pengembangan Talenta Digital - Koran Mandalika

Telkom AI Center of Excellence Dukung Peluncuran Program Gig Economy, Perkuat Peran AI dalam Pengembangan Talenta Digital

Jumat, 20 Februari 2026 - 08:53

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung, 29–30 Januari 2026 — Telkom AI Center of Excellence menegaskan komitmennya dalam mendukung peluncuran Program Gig Economy melalui penguatan peran kecerdasan buatan (AI) untuk meningkatkan kompetensi, produktivitas, dan daya saing talenta digital Indonesia di tengah transformasi ekonomi berbasis proyek dan teknologi.

Rangkaian kegiatan Program Gig Economy yang diinisiasi oleh Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia diawali dengan sesi talkshow pada Rabu, 29 Januari 2026, sebagai ruang diskusi terbuka antara pemerintah, industri, dan akademisi dalam membahas kesiapan talenta digital Indonesia menghadapi perubahan dunia kerja berbasis proyek dan ekonomi digital.

Talkshow ini menjadi forum strategis untuk menggali peluang dan tantangan gig economy serta peran kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dalam membentuk ekosistem kerja masa depan. Diskusi menghadirkan beragam perspektif lintas sektor yang menyoroti pentingnya penguatan keterampilan, adaptabilitas talenta, dan kolaborasi ekosistem dalam menjawab dinamika ekonomi digital yang terus berkembang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Telkom AI Center of Excellence Melalui AI Connect Berbagi Perspektif Industri dalam Talkshow

Dalam sesi talkshow tersebut, Mizan Lazuardi, Program Lead Telkom AI Connect sekaligus perwakilan dari Telkom AI Center of Excellence, hadir sebagai salah satu narasumber. Mizan memaparkan bagaimana gig economy membuka ruang yang luas bagi talenta digital untuk mengembangkan keahlian melalui proyek-proyek berbasis skill, sekaligus membangun portofolio yang relevan dengan kebutuhan industri.

Ia juga menekankan bahwa penguasaan AI menjadi faktor krusial agar talenta muda tidak hanya berperan sebagai pengguna teknologi, tetapi mampu memanfaatkannya sebagai alat strategis untuk meningkatkan produktivitas, efisiensi kerja, dan daya saing di era ekonomi digital.

Diskusi ini turut menghadirkan James Karnadi, CEO Aman-innov8, yang memberikan pandangan mengenai penguatan ekosistem inovasi serta peran teknologi digital dalam mendorong pertumbuhan bisnis. Yonathan Yeremia, CEO Solusindo SiDIk Digital, memberikan wawasan praktis terkait pengembangan solusi digital yang berangkat dari kebutuhan nyata pasar. Dari sisi akademisi, Muhammad Yorga Permana, Associate Professor di Sekolah Bisnis dan Manajemen Institut Teknologi Bandung (SBM ITB), melengkapi diskusi dengan pandangan akademis mengenai tren pekerjaan digital dan implikasi gig economy terhadap pengembangan talenta masa depan.

Baca Juga :  KAI Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Jelang Angkutan Nataru 2025/2026

Melalui sesi talkshow ini, peserta mendapatkan gambaran komprehensif mengenai bagaimana gig economy dan AI saling beririsan dalam menciptakan peluang kerja baru, sekaligus menuntut kesiapan kompetensi yang lebih adaptif dan berkelanjutan.

Launching Program Gig Economy dan Sambutan Para Pemangku Kepentingan

Rangkaian kegiatan berlanjut pada Kamis, 30 Januari 2026, dengan Launching Program Gig Economy secara resmi oleh Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia. Momentum ini menandai komitmen pemerintah dalam mempercepat pengembangan talenta ekonomi digital melalui pendekatan kolaboratif lintas sektor.

Dalam sambutannya, Deputi Bidang Koordinasi Perniagaan dan Ekonomi Digital Kemenko Perekonomian, Ali Murtopo Simbolon, menjelaskan bahwa gig economy memiliki karakter utama berupa kontrak jangka pendek, fleksibilitas waktu dan lokasi kerja, serta pemanfaatan platform digital. Karakter tersebut dinilai relevan dengan kebutuhan generasi muda dalam memasuki dunia kerja yang semakin dinamis dan berbasis teknologi.

Dari perspektif pendidikan tinggi, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Prof. Brian Yuliarto, Ph.D., menegaskan bahwa gig economy berpotensi menjadi model sekaligus ikon lahirnya pusat-pusat ekonomi baru. Ia menekankan pentingnya kolaborasi triple helix antara pemerintah, perguruan tinggi, dan industri sebagai kunci keberhasilan program, serta berharap inisiatif ini dapat direplikasi di berbagai kampus di Indonesia.

Sementara itu, Rektor Institut Teknologi Bandung (ITB), Prof. Dr. Ir. Tatacipta Dirgantara, M.T., menyoroti peran strategis perguruan tinggi dalam menyiapkan talenta unggul. Ia menekankan bahwa mahasiswa dan alumni memiliki peran penting sebagai penggerak ekosistem, baik sebagai profesional independen, pendiri startup, mentor, maupun inovator, sehingga kampus perlu terus menjadi pusat inovasi dan mitra aktif pemerintah serta industri.

Baca Juga :  Pastikan Angkutan Lebaran Tetap Andal, KAI Divre IV Tanjungkarang Catat Tren Pertumbuhan Penumpang di Masa Angkutan Lebaran Tahun 2021–2026

Dari sisi pemerintah daerah, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat, Herman Suryatman, mengingatkan bahwa potensi gig economy harus diiringi dengan pelatihan dan pendampingan berkelanjutan. Menurutnya, program ini tidak cukup berhenti pada tahap peluncuran, tetapi harus mampu memberikan dampak nyata dalam menjawab tantangan ketenagakerjaan dan ekonomi daerah.

Pada hari yang sama, rangkaian kegiatan juga dilanjutkan dengan soft launching AI Open Innovation Challenge, yang semakin mempertegas sinergi antara pengembangan kecerdasan buatan dan pemberdayaan sumber daya manusia sebagai fondasi ekonomi digital nasional.

Dukungan Telkom AI Center of Excellence

Sebagai bagian dari ekosistem digital nasional, Telkom AI Center of Excellence menyambut positif peluncuran Program Gig Economy dan rangkaian diskusi yang menyertainya. Partisipasi Telkom melalui inisiatif AI Connect sejalan dengan fokus pemerintah dalam mempercepat literasi digital dan pemanfaatan AI secara aplikatif bagi generasi muda dan pelaku usaha.

Telkom AI Center of Excellence meyakini bahwa kolaborasi lintas sektor yang tercermin dalam program ini akan memberikan dampak berkelanjutan bagi pengembangan talenta digital Indonesia, sekaligus memperkuat fondasi ekonomi digital yang inklusif dan berdaya saing di masa depan.

Tentang Telkom AI Connect

Telkom AI Connect merupakan bagian dari inisiatif Telkom AI Center of Excellence (AI CoE) yang diinisiasi oleh PT Telkom Indonesia. AI Connect menghadirkan program pembelajaran, showcase inovasi, dan konsultasi bisnis untuk mendorong adopsi AI serta mempercepat transformasi digital di Indonesia. Telkom AI Connect hadir di sembilan kota di Indonesia, dengan komitmen membangun kapabilitas AI yang merata, relevan, dan berkelanjutan di seluruh daerah.
Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES. 

Berita Terkait

Mei Banyak Libur, Dompet Bisa Ikut “Libur”?
KA Sangkuriang Bandung–Ketapang Resmi Berangkat Perdana Hari Ini, Buka Konektivitas Baru Jawa Barat hingga Ujung Timur Jawa
Dukung Ketahanan Pangan, Holding Perkebunan Nusantara Lewat PalmCo Perkuat Kemitraan Petani di Jambi
Perkuat Literasi dan Solusi Finansial Nasabah, BRI Life Hadirkan “Wealth and Tax Excellence 2026” di Surabaya
Kemendes PDT Gandeng Pertamina Foundation Dorong Kemandirian Energi Pedesaan
Pacu Ekspansi Global, SUCOFINDO Perkuat SDM melalui Asesmen Asian Network Forum
Kunjungan Wapres RI ke Proyek Bendungan Bagong, PTPP Percepat Pembangunan untuk Dukung Ketahanan Air dan Pangan
Holding Perkebunan Nusantara Percepat Transformasi ESG, PalmCo Catat Penurunan Emisi 28,88 Persen

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:23

PSI NTB Targetkan Dua Kursi di DPR RI, Kaesang Minta Kader Turun ke Akar Rumput

Sabtu, 2 Mei 2026 - 17:45

Bank NTB Syariah Tegaskan Transparansi dan Kepatuhan Hukum Terkait Isu KC Dompu

Sabtu, 2 Mei 2026 - 13:59

Pemrpov NTB Anggarkan Penghasilan Tambahan bagi Guru PPPK-PW Sebagai Kado Hardiknas

Senin, 27 April 2026 - 15:58

DPRD Sepakati Ranperda Strategis, Haji Ahkam: Perkuat Layanan Publik dan Kelembagaan Daerah

Jumat, 24 April 2026 - 08:26

Sorotan DPRD: Saatnya Nakes P3K Paruh Waktu Dapat Jaminan Kesejahteraan

Kamis, 23 April 2026 - 21:03

Semua Jemaah Terpantau Sehat, JCH Kloter 2 Lombok Tengah Tiba di Tanah Suci

Kamis, 23 April 2026 - 19:48

CSD Samara Ubah Wajah Desa Montong Ajan: Dari Kesehatan hingga Pendidikan Melesat

Kamis, 23 April 2026 - 16:25

Komisi III DPR RI Atensi Aduan Tiga Terdakwa Gratifikasi DPRD NTB

Berita Terbaru

Teknologi

Mei Banyak Libur, Dompet Bisa Ikut “Libur”?

Sabtu, 2 Mei 2026 - 18:00