Tigo AI Meluncurkan AI Creative Engine Super Cepat 0,8 Detik, Biaya Produksi Iklan Dapat Hemat Lebih dari 80% Dibanding Media Tradisional - Koran Mandalika

Tigo AI Meluncurkan AI Creative Engine Super Cepat 0,8 Detik, Biaya Produksi Iklan Dapat Hemat Lebih dari 80% Dibanding Media Tradisional

Rabu, 19 Agustus 2026 - 20:35

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tigo AI memperkenalkan AI Creative Engine di Jakarta, Indonesia, pada momentum percepatan pemasaran digital saat ini, dengan kemampuan memproses kebutuhan kreatif tertentu hingga sekitar 0,8 detik. Teknologi ini dikembangkan untuk membantu brand dan UMKM mempercepat produksi iklan serta berpotensi menghemat biaya produksi konten tertentu lebih dari 80% dibanding metode tradisional. Melalui otomatisasi AI yang mengintegrasikan pembuatan konsep, copy, visual, video, hingga optimasi kampanye, bisnis dapat menghasilkan dan menguji lebih banyak variasi iklan secara cepat dan efisien.

Jakarta, Indonesia — Tigo AI memperkenalkan AI Creative Engine, teknologi produksi konten iklan berbasis kecerdasan buatan yang dirancang untuk mempercepat proses kreatif sekaligus menekan biaya produksi pemasaran. Sistem ini dikembangkan untuk membantu brand, UMKM, dan pelaku bisnis menghasilkan materi iklan digital dalam skala besar dengan proses yang lebih cepat dan efisien dibanding metode produksi konvensional.

AI Creative Engine Tigo AI diklaim mampu memproses kebutuhan kreatif dalam waktu sekitar 0,8 detik pada tahapan tertentu, memungkinkan bisnis mendapatkan ide, konsep, dan variasi materi promosi secara cepat sebelum masuk ke proses produksi dan distribusi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dari Proses Panjang Menjadi Otomatis

Produksi iklan tradisional umumnya membutuhkan berbagai tahapan, mulai dari penyusunan konsep, copywriting, desain visual, pengambilan gambar, editing video, hingga pembuatan beberapa versi konten untuk platform berbeda.

Melalui AI Creative Engine, sejumlah tahapan tersebut dapat diintegrasikan dalam satu alur kerja berbasis AI.

Baca Juga :  Benefit Menggunakan Centang Biru WhatsApp untuk Bisnis

Pengguna cukup memasukkan informasi produk, target audiens, tujuan kampanye, serta materi pendukung. Sistem kemudian membantu menghasilkan konsep kreatif, copy, visual, hingga materi video yang dapat dikembangkan untuk kebutuhan media sosial dan kanal digital lainnya.

Pendekatan ini memungkinkan tim pemasaran mengurangi pekerjaan berulang dan lebih fokus pada strategi, evaluasi performa, serta pengembangan bisnis.

Potensi Penghematan Biaya Lebih dari 80%

Selain kecepatan, efisiensi biaya menjadi salah satu fokus utama teknologi ini.

Pada metode produksi tradisional, satu kampanye dapat membutuhkan fotografer, videografer, talent, lokasi, peralatan produksi, desainer, serta editor. Ketika brand membutuhkan puluhan hingga ratusan variasi materi, biaya produksi dapat meningkat dengan cepat.

Dengan otomatisasi berbasis AI, Tigo AI menyebut biaya produksi konten tertentu berpotensi lebih hemat hingga lebih dari 80% dibanding pendekatan media tradisional, bergantung pada kompleksitas kampanye, jenis konten, dan kebutuhan produksi.

Efisiensi tersebut menjadi semakin relevan di era pemasaran digital, ketika brand dituntut menghasilkan konten dalam jumlah lebih banyak dan memperbaruinya mengikuti perubahan tren serta respons konsumen.

Membantu Brand Menguji Lebih Banyak Kreatif

Kecepatan produksi juga membuka peluang bagi perusahaan untuk menjalankan lebih banyak eksperimen pemasaran.

Daripada bergantung pada satu materi iklan untuk periode panjang, brand dapat menghasilkan beberapa versi visual, headline, video, maupun pendekatan komunikasi untuk melihat konten mana yang memperoleh respons terbaik.

Data performa kemudian dapat digunakan sebagai dasar untuk memperbaiki materi berikutnya, menciptakan siklus pemasaran yang lebih cepat antara produksi, distribusi, pengukuran, dan optimasi.

Baca Juga :  Komitmen UMK Naik Kelas, Mitra Binaan SUCOFINDO Tembus Pasar Fashion Internasional

Menuju Model Produksi Iklan Generasi Baru

Tigo AI melihat kecerdasan buatan bukan sekadar alat untuk membuat gambar atau video, tetapi sebagai bagian dari infrastruktur baru industri pemasaran.

Melalui AI Creative Engine, perusahaan menargetkan proses produksi iklan yang semakin cepat, fleksibel, terukur, dan terjangkau, sehingga teknologi kreatif tingkat lanjut tidak hanya dapat digunakan perusahaan besar, tetapi juga UMKM dan brand yang sedang berkembang.

Di tengah persaingan mendapatkan perhatian konsumen yang semakin ketat, kemampuan menghasilkan dan menguji konten dengan cepat berpotensi menjadi salah satu keunggulan penting bagi bisnis di era pemasaran berbasis AI.

Tentang Tigo Ai

TIGO AI adalah platform pemasaran digital terintegrasi berbasis AI yang didirikan pada 2022 dan berfokus pada pengembangan ekosistem periklanan digital terdesentralisasi di Indonesia. Didukung investasi dari konsorsium Singapura, TIGO AI menggabungkan teknologi kreatif AIGC yang disesuaikan dengan bahasa dan budaya Indonesia, jaringan lebih dari satu juta kreator, serta sistem pelacakan data konversi end-to-end. Melalui konsep Marketing as a Service (MaaS), platform ini menghubungkan brand, kreator, dan konsumen dalam satu ekosistem untuk membantu pelaku usaha menjalankan pemasaran yang lebih efisien, terukur, dan berorientasi pada pertumbuhan bisnis.

Industri: Internet & AI Marketing Technology

Didirikan: 2022

Fokus: AI Marketing • AIGC • Creator Network • Digital Advertising • MaaS

Wilayah Utama: Indonesia & Asia Tenggara

Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Dari Berangkat Kerja hingga Aktivitas Akhir Pekan, LRT Jabodebek Jadi Pilihan Masyarakat
Bukan Sekadar Hasil Pemeriksaan, Prodia Perkuat Pengalaman Pelanggan Lewat Customer Journey
Jelang Penutupan GIIAS 2026, BRI Finance Perkuat Kemudahan Pembiayaan Mobil
Tren Renovasi Hunian Meningkat, BRI Finance Dukung Masyarakat Wujudkan Rumah Lebih Nyaman
Permintaan dari Beragam Sektor Jadi Penopang, BRI Finance Optimistis Pembiayaan Alat Berat Berlanjut
GIIAS 2026 Hadirkan Beragam Pilihan Mobil, BRI Finance Siapkan Solusi Pembiayaan
Perkuat Akses Pembiayaan Kendaraan, BRI Finance Hadirkan BRIF Sunday Auto Corner di Bali
Harga Emas Berpeluang Tembus 4.500, Ini Analisis Dupoin Futures

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 13:02

Dari Berangkat Kerja hingga Aktivitas Akhir Pekan, LRT Jabodebek Jadi Pilihan Masyarakat

Kamis, 10 September 2026 - 13:02

Bukan Sekadar Hasil Pemeriksaan, Prodia Perkuat Pengalaman Pelanggan Lewat Customer Journey

Kamis, 10 September 2026 - 12:02

Jelang Penutupan GIIAS 2026, BRI Finance Perkuat Kemudahan Pembiayaan Mobil

Kamis, 10 September 2026 - 12:02

Permintaan dari Beragam Sektor Jadi Penopang, BRI Finance Optimistis Pembiayaan Alat Berat Berlanjut

Kamis, 10 September 2026 - 12:02

GIIAS 2026 Hadirkan Beragam Pilihan Mobil, BRI Finance Siapkan Solusi Pembiayaan

Kamis, 10 September 2026 - 12:02

Perkuat Akses Pembiayaan Kendaraan, BRI Finance Hadirkan BRIF Sunday Auto Corner di Bali

Kamis, 10 September 2026 - 11:02

Harga Emas Berpeluang Tembus 4.500, Ini Analisis Dupoin Futures

Kamis, 10 September 2026 - 11:02

Bittime Sambut Aturan OJK Terbaru: Dorong Penguatan Tata Kelola Industri Aset Digital

Berita Terbaru