Tinjau Proses Normalisasi Sungai Kuranji di Sumatera Barat, Menteri PU Pastikan Progres Percepatan Rehabilitasi Pascabencana Sesuai Rencana - Koran Mandalika

Tinjau Proses Normalisasi Sungai Kuranji di Sumatera Barat, Menteri PU Pastikan Progres Percepatan Rehabilitasi Pascabencana Sesuai Rencana

Rabu, 4 Februari 2026 - 18:57

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo, meninjau langsung progres penanganan normalisasi Sungai Kuranji di Kota Padang, Sumatera Barat, pada Jumat (30/1). Kunjungan kerja ini dilakukan dalam rangka memastikan percepatan penanganan darurat, rehabilitasi, dan rekonstruksi infrastruktur pascabencana di wilayah Sumatera Barat berjalan sesuai rencana.

Dalam tinjauan tersebut, Menteri Dody didampingi oleh Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade, Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi, dan Wali Kota Padang Fadly Amran. Menteri Dody menegaskan komitmen pemerintah pusat untuk segera memulihkan wilayah terdampak dengan kualitas pembangunan yang lebih baik.

“Arahan Pak Presiden jelas, daerah yang terdampak bencana harus secepat-cepatnya dibangun kembali, dan masyarakat yang terdampak harus dilibatkan dalam proses pembangunan,” kata Menteri Dody.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Melalui Direktorat Jenderal Sumber Daya Air, Kementerian PU sedang melakukan penanganan pada Sungai Kuranji untuk menjamin fungsi pengairan irigasi. Meskipun kewenangan irigasi berada di daerah, Menteri Dody menyatakan bahwa pemerintah pusat turun tangan karena hal ini menyangkut kebutuhan dasar masyarakat.

“Sungai Kuranji ini kita tangani karena memiliki fungsi utama untuk pengairan irigasi. Memang kemudian saya mendapat informasi bahwa masyarakat juga menggunakan airnya untuk mandi dan air minum. Namun sesuai arahan Bapak Presiden Prabowo, manakala menyangkut kehidupan dasar masyarakat, maka semua bisa ditangani oleh pusat kalau diperlukan,” ujar Menteri Dody.

Menyoroti penggunaan air irigasi untuk kebutuhan sehari-hari warga, Menteri Dody mengakui bahwa kapasitas Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di wilayah tersebut masih belum memadai (under capacity). Sebagai solusi jangka panjang, Menteri PU meminta dukungan lintas pihak untuk membahas skema pemenuhan air bersih yang lebih layak.

Baca Juga :  Krakatau Steel Tegaskan Komitmen Swasembada Baja Nasional

“Saya minta tolong pihak-pihak terkait dapat duduk bersama untuk membahas skema pembagiannya. Supaya nanti kami bisa menarik pipa dari SPAM untuk melayani masyarakat yang ada di Kuranji dan sekitarnya. Itu rencana ke depan dalam tahap rehabilitasi dan rekonstruksi,” jelas Menteri Dody.

Penanganan Sungai Kuranji difokuskan pada dua ruas utama, yaitu Ruas Batu Busuk dan Ruas Gunung Nago. Pada Ruas Batu Busuk, Kementerian PU tengah melakukan perbaikan alur sungai sepanjang 2.439 meter dan perkuatan tebing sepanjang 1.916 meter. Sementara pada Ruas Gunung Nago, dilakukan perbaikan alur sungai sepanjang 2.320 meter dan perkuatan tebing sepanjang 1.916 meter.

Selain normalisasi, pada tahap rehabilitasi dan rekonstruksi juga akan dibangun checkdam di Hulu Jembatan Batu Busuk. Bangunan ini berfungsi untuk mengendalikan dasar sungai, menahan sedimen (debris), serta melindungi konstruksi jembatan jalan lintas Sumatera.

Terkait penyediaan air bersih darurat, Kementerian PU saat ini tengah memverifikasi titik-titik yang memenuhi kriteria untuk pembangunan sumur bor. “Untuk sementara kita juga masih menggunakan mobil tangki air sambil mendukung PDAM,” ungkap Menteri Dody.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Andre Rosiade, menegaskan dukungan penuh DPR RI terhadap langkah rekonstruksi dan rehabilitasi yang dilakukan Kementerian PU dalam menangani daerah terdampak bencana di Sumatera Barat. Ia mengungkapkan bahwa pemerintah pusat telah mengalokasikan anggaran untuk pemulihan Sumatera Barat.

Baca Juga :  Partisipasi Wujudkan Pendidikan Bermutu, KAI Rutin Lakukan Edutrain di LRT Jabodebek

“Total anggaran infrastruktur untuk rehabilitasi dan rekonstruksi di Sumatera Barat mencapai Rp18,9 triliun. Seluruhnya telah disiapkan oleh Pemerintah Presiden Prabowo untuk membangun kembali Sumatera Barat, mulai dari jalan, jembatan, irigasi, normalisasi sungai, SPAM, hingga gedung-gedung sekolah, perkantoran, masjid, dan musala. Semua akan dibangun kembali melalui Kementerian PU,” ujar Wakil Ketua Komisi VI, Andre Rosiade.

Sebelum meninjau Sungai Kuranji, Menteri Dody juga mengunjungi PDAM Gunung Pangilun di Kota Padang. Kunjungan ini dilakukan untuk membahas rencana relokasi dan rekonstruksi Instalasi Pengolahan Air (IPA) Gunung Pangilun yang tidak dapat berfungsi optimal akibat penurunan kualitas air baku di intake Sungai Batang Kuranji.

Program kerja ini merupakan bagian dari “Setahun Bekerja, Bergerak – Berdampak” dalam menjalankan ASTA CITA dari Presiden Prabowo Subianto.

#SigapMembangunNegeriUntukRakyat

#SetahunBerdampak

Tentang Biro Komunikasi Kementerian Pekerjaan Umum

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) merupakan kementerian negara dalam Kabinet Merah Putih di Pemerintah Republik Indonesia. Kementerian ini bertugas dalam urusan pekerjaan umum, yaitu: bertugas dan bertanggung jawab atas pembangunan dan pengelolaan infrastruktur di Indonesia, termasuk jalan raya, jembatan, pengelolaan air. Kementerian Pekerjaan Umum bertanggung jawab kepada Presiden. Sejak tanggal 21 Oktober 2024, kementerian dipimpin Dody Hanggodo.

Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

PPTJ 2026 Ruang Eksplorasi Pendidikan Global & Membuka Peluang Berkarier Bersama BINUS University
Tiket KA Lebaran 2026 Laris Manis, KAI Daop 2 Bandung Bagikan Tips Berburu Tiket Hari H
BINUS @Medan Dorong Generasi Muda Hadapi Tantangan Pembangunan Berkelanjutan
Danantara Indonesia Serentak Resmikan 6 Proyek Hilirisasi Fase-I dengan Total Nilai Investasi Hingga US$ 7 Miliar
Pengiriman Logistik Jelang Ramadan Diprediksi Naik Hingga 30%, Bagaimana Kesiapan Customer Service Anda?
Wakil Menteri UMKM Apresiasi Pemanfaatan Ruang Bagi UMKM di Stasiun Yogyakarta
Manajemen Modal Selama Ramadan: Cara Bertahan di Market yang Fluktuatif
Kolaborasi Lintas Negara: BINUS @Bandung, BINUS ASO School of Engineering, Faculty of Engineering dan Arizona State University Inisiasi Program EPICS

Berita Terkait

Selasa, 10 Februari 2026 - 11:53

PPTJ 2026 Ruang Eksplorasi Pendidikan Global & Membuka Peluang Berkarier Bersama BINUS University

Selasa, 10 Februari 2026 - 10:23

Tiket KA Lebaran 2026 Laris Manis, KAI Daop 2 Bandung Bagikan Tips Berburu Tiket Hari H

Selasa, 10 Februari 2026 - 09:40

BINUS @Medan Dorong Generasi Muda Hadapi Tantangan Pembangunan Berkelanjutan

Selasa, 10 Februari 2026 - 09:08

Pengiriman Logistik Jelang Ramadan Diprediksi Naik Hingga 30%, Bagaimana Kesiapan Customer Service Anda?

Selasa, 10 Februari 2026 - 09:02

Wakil Menteri UMKM Apresiasi Pemanfaatan Ruang Bagi UMKM di Stasiun Yogyakarta

Selasa, 10 Februari 2026 - 07:25

Manajemen Modal Selama Ramadan: Cara Bertahan di Market yang Fluktuatif

Selasa, 10 Februari 2026 - 06:45

Kolaborasi Lintas Negara: BINUS @Bandung, BINUS ASO School of Engineering, Faculty of Engineering dan Arizona State University Inisiasi Program EPICS

Selasa, 10 Februari 2026 - 00:18

Angkutan Lebaran 2026 Kian Dekat, KAI Daop 4 Ingatkan Keselamatan di Perlintasan Sebidang

Berita Terbaru