Titiek Soeharto Serukan Perlindungan Hutan dan Penegakan Aturan yang Lebih Tegas - Koran Mandalika

Titiek Soeharto Serukan Perlindungan Hutan dan Penegakan Aturan yang Lebih Tegas

Rabu, 10 Desember 2025 - 19:31

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Titiek Soeharto Serukan Perlindungan Hutan dan Penegakan Aturan yang Lebih Tegas

Titiek Soeharto mendorong penguatan pengawasan dan perlindungan hutan, serta meminta pemerintah bertindak tegas untuk mencegah kerusakan lingkungan.

Jakarta — Ketua Komisi IV DPR, Titiek Soeharto, menyampaikan kritik tajam kepada Menteri Kehutanan, Raja Juli Antoni, menyusul temuan kayu gelondongan yang terseret banjir di sejumlah wilayah di Sumatera. Temuan tersebut, menurutnya, menjadi bukti nyata adanya keserakahan dan lemahnya pengawasan terhadap aktivitas penebangan hutan.

Dalam rapat kerja di Kompleks Parlemen, Kamis (4/12/2025), Titiek mengungkapkan keprihatinannya. Ia menilai ukuran kayu yang mencapai diameter sekitar satu setengah meter menunjukkan bahwa pohon tersebut telah tumbuh selama puluhan tahun.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Terus terang saya sedih, ngenes menyimak. Bayangkan kayu sebesar itu, perlu puluhan tahun untuk tumbuh. Ini manusia mana di Indonesia ini yang seenaknya dengan serakah memotong-motong kayu seperti itu,” ujarnya seperti dilansir Akurat.co.

Baca Juga :  Dubes India Temui Seskab Teddy, Bahas Persiapan Kunjungan PM Narendra Modi ke Indonesia

Titiek menekankan bahwa pohon besar berperan penting menahan erosi dan menjaga kualitas udara, namun kini diperlakukan semena-mena. Kekesalannya semakin memuncak ketika melihat rekaman sebuah truk pengangkut kayu balak yang melintas di jalan raya hanya dua hari setelah banjir terjadi.

“Itu truk lewat dengan kayu balak. Sungguh menyakitkan. Kalau orang Jawa bilang, ngece, mengejek rakyat Indonesia,” kata Titiek.

Ia mendesak Menteri Kehutanan untuk mengusut tuntas perusahaan-perusahaan yang diduga terlibat dan memastikan praktik penebangan pohon besar benar-benar dihentikan.

“Tolong, jangan ada pohon-pohon besar lagi yang ditebang. Hentikan semua ini. Kami tidak mau ada alasan moratorium lagi,” tegasnya.

Baca Juga :  Ramadan di ASHTA District 8: Perjalanan Penuh Makna di SOULFUL SOUQ

Titiek juga menyoroti maraknya pembukaan lahan untuk perkebunan dan pertambangan yang dinilainya menyebabkan kawasan hutan gundul secara masif. Ia meminta pemerintah memperketat persyaratan perizinan agar pembabatan hutan tidak terus berlangsung tanpa kendali.

“Gundulnya bukan sedikit. Ini akibat land clearing. Jangan kita biarkan begitu saja,” katanya.

Lebih lanjut, Titiek menegaskan bahwa kerusakan lingkungan bukan hanya persoalan teknis, tetapi menyangkut harga diri bangsa. Ia meminta Menhut bertindak tegas tanpa pandang bulu.

“Siapa pun itu kalau merusak tanah dan hutan kita, tindak Pak. Bapak enggak usah takut, kami di belakang Bapak,” tutupnya.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

India Siapkan Rp5,39 Triliun untuk Perkuat Industri Pengolahan Mineral Kritis
Kuansing Siap Kirim 24 Atlet Pacu Jalur ke Ajang Internasional Mahanadi Boita Race 2026 di India
Siswa Bimbel Patriot Muda Bandar Lampung Tembus Akmil dan Bintara TNI AD 2026
Tips Tidur Nyenyak Selama Mengalami Gejala PMS (Menstruasi)
Peluang Belajar Global Sejak Dini : 609 siswa SMP dari Indonesia dan Jepang belajar bersama dengan Coding First Purwokerto
Bank Mandiri Taspen Jalin Kerja Sama dengan KSPPS Sena Putra Mandiri, Perkuat Sinergi Layanan Perbankan
Pertamina Patra Niaga Hijaukan Lahan Bekas Tambang Kapur di Tuban melalui Program Biodiversity Action Plan
Wisma 46 Rayakan 30 Tahun Perjalanan melalui FunWalk & Bazaar, Tegaskan Semangat “Jakarta’s Icon, 30 Years Strong”

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 22:02

India Siapkan Rp5,39 Triliun untuk Perkuat Industri Pengolahan Mineral Kritis

Rabu, 4 November 2026 - 20:02

Kuansing Siap Kirim 24 Atlet Pacu Jalur ke Ajang Internasional Mahanadi Boita Race 2026 di India

Rabu, 4 November 2026 - 20:02

Siswa Bimbel Patriot Muda Bandar Lampung Tembus Akmil dan Bintara TNI AD 2026

Rabu, 4 November 2026 - 20:02

Tips Tidur Nyenyak Selama Mengalami Gejala PMS (Menstruasi)

Rabu, 4 November 2026 - 19:02

Peluang Belajar Global Sejak Dini : 609 siswa SMP dari Indonesia dan Jepang belajar bersama dengan Coding First Purwokerto

Rabu, 4 November 2026 - 18:02

Pertamina Patra Niaga Hijaukan Lahan Bekas Tambang Kapur di Tuban melalui Program Biodiversity Action Plan

Rabu, 4 November 2026 - 18:02

Wisma 46 Rayakan 30 Tahun Perjalanan melalui FunWalk & Bazaar, Tegaskan Semangat “Jakarta’s Icon, 30 Years Strong”

Rabu, 4 November 2026 - 17:02

Pengguna LRT Jabodebek Tumbuh 17,6 Persen, Dukung Mobilitas Masyarakat di Jabodebek

Berita Terbaru