Trading Token Saham AS Makin Menarik, Bittime Siapkan Reward hingga Rp10 Juta - Koran Mandalika

Trading Token Saham AS Makin Menarik, Bittime Siapkan Reward hingga Rp10 Juta

Kamis, 9 Juli 2026 - 19:02

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bittime mencatat kepemilikan Tokenized US Stocks meningkat 106% dalam 48 jam setelah peluncuran flexible staking. Sejalan dengan penguatan ekosistem tokenisasi aset yang didorong OJK, Bittime menghadirkan Campaign Trading Token Saham AS dengan reward Tokenized SPACEX ($SPCXX) hingga Rp10 juta untuk mendorong adopsi investasi aset global.

Pengembangan tokenisasi aset di Indonesia terus menunjukkan perkembangan positif. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) baru-baru ini menegaskan komitmennya memperkuat ekosistem Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto (IAKD) melalui regulasi yang adaptif serta kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan.

Dalam Simposium Nasional dan Forum Konsultasi Stakeholder IAKD pada 2 Juli 2026, OJK menyebut tokenisasi aset menjadi salah satu inovasi yang berpotensi mendorong pengembangan sektor keuangan. Regulator juga tengah menyusun Roadmap IAKD 2026–2031 sebagai arah pengembangan industri yang inovatif, aman, dan berkelanjutan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Direktur Operasional Bittime, Ryan Lymn, mengatakan penguatan ekosistem tersebut menjadi momentum positif bagi industri aset digital, termasuk semakin terbukanya akses masyarakat Indonesia terhadap instrumen investasi global melalui teknologi tokenisasi.

“Penguatan ekosistem IAKD menjadi momentum positif bagi industri aset digital. Kami melihat semakin banyak masyarakat yang ingin mengakses peluang investasi global dengan cara yang lebih mudah dan fleksibel,” ujar Ryan.

Baca Juga :  6 Hal yang Perlu Disiapkan Perusahaan Sebelum Menerapkan Tanda Tangan Digital

Bittime Hadirkan Campaign Trading Token Saham AS

Seiring berkembangnya ekosistem tokenisasi aset, minat pengguna terhadap Tokenized US Stocks di Bittime juga terus meningkat. Dalam 48 jam setelah peluncuran flexible staking untuk Tokenized US Stocks, Bittime mencatat kepemilikan aset tersebut meningkat hingga 106%.

Sebanyak 96% dana baru terkonsentrasi pada tokenized NVIDIA, Meta, dan Microsoft. Sementara itu, hampir 50% kepemilikan Tokenized US Stocks di Bittime langsung ditempatkan ke flexible staking yang menawarkan reward hingga 7%, menunjukkan investor tidak hanya mencari eksposur ke saham global, tetapi juga peluang memperoleh imbal hasil dari aset digital.

Melihat tingginya antusiasme tersebut, Bittime kembali menghadirkan Campaign Trading Token Saham AS yang berlangsung pada 6–19 Juli 2026. Berdasarkan perilaku pengguna pada campaign sebelumnya, Tokenized SPACEX ($SPCXX) dipilih sebagai reward utama karena menjadi token saham yang paling diminati pengguna.

Melalui campaign ini, pengguna Bittime yang telah menyelesaikan verifikasi akun (KYC) dan melakukan registrasi berkesempatan memperoleh reward Tokenized SPACEX ($SPCXX) dengan total hadiah hingga Rp10 juta.

Baca Juga :  Peduli Keselamatan di Pelabuhan, Pelindo Multi Terminal Gaungkan K3 kepada Pengemudi Truk

Reward diberikan berdasarkan akumulasi volume trading seluruh Tokenized US Stocks selama periode campaign. Pengguna dapat mengikuti lima tier transaksi, mulai dari volume trading Rp5 juta hingga Rp2 miliar, dengan reward mulai dari Rp100 ribu hingga Rp10 juta dalam bentuk Tokenized SPACEX ($SPCXX), sesuai tier yang dicapai dan selama kuota masih tersedia.

Ryan mengatakan campaign tersebut merupakan bagian dari komitmen Bittime untuk memperluas adopsi Tokenized US Stocks di Indonesia sekaligus memberikan nilai tambah bagi pengguna yang ingin berinvestasi pada perusahaan-perusahaan global.

“Kami ingin menghadirkan pengalaman investasi yang lebih menarik melalui Tokenized US Stocks. Selain memberikan akses yang lebih mudah ke saham-saham global, pengguna juga dapat memperoleh reward melalui campaign yang kami hadirkan,” kata Ryan.

Data OJK menunjukkan jumlah konsumen aset keuangan digital dan aset kripto di Indonesia kini telah mencapai 22,4 juta. Menurut Ryan, perkembangan tersebut menunjukkan besarnya potensi pertumbuhan industri aset digital yang didukung oleh regulasi yang semakin adaptif, inovasi produk, serta meningkatnya literasi masyarakat terhadap investasi digital.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Peduli Kesehatan Lingkungan, PTPN Group melalui Unit Riset Sungei Putih PT RPN Berkolaborasi Lakukan Fogging
Tips Traktir Teman ketika Ulang Tahun agar Tidak Boncos
Mengatur Keuangan Saat Punya Cicilan agar Tetap Terkendali
Penjualan Online Belum Maksimal? Ini Strategi yang Bisa Dicoba UMKM
“Satu Jalur, Sejuta Cerita”: Merayakan Kisah-kisah Jalur Komuter Indonesia
BRI Region 6 Berpartisipasi dalam Gebyar Lelang BRI Serentak di 74 Lokasi di Seluruh Indonesia
KAI Logistik Sabet 4 Penghargaan di Ajang Anugerah Humas Indonesia 2026
PTPN III Perkenalkan Platform Digital Terintegrasi dalam Forum Inovasi Teknologi Danantara 2026

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 21:02

Peduli Kesehatan Lingkungan, PTPN Group melalui Unit Riset Sungei Putih PT RPN Berkolaborasi Lakukan Fogging

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:02

Tips Traktir Teman ketika Ulang Tahun agar Tidak Boncos

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:02

Mengatur Keuangan Saat Punya Cicilan agar Tetap Terkendali

Jumat, 9 Oktober 2026 - 18:02

Penjualan Online Belum Maksimal? Ini Strategi yang Bisa Dicoba UMKM

Jumat, 9 Oktober 2026 - 17:02

“Satu Jalur, Sejuta Cerita”: Merayakan Kisah-kisah Jalur Komuter Indonesia

Jumat, 9 Oktober 2026 - 16:02

KAI Logistik Sabet 4 Penghargaan di Ajang Anugerah Humas Indonesia 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 - 16:02

PTPN III Perkenalkan Platform Digital Terintegrasi dalam Forum Inovasi Teknologi Danantara 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 - 15:21

BRI BO Gunung Sahari Peringati Hari Kesaktian Pancasila dengan Khidmat dan Penuh Semangat Kebangsaan

Berita Terbaru

Teknologi

Tips Traktir Teman ketika Ulang Tahun agar Tidak Boncos

Jumat, 9 Okt 2026 - 20:02