Transaksi Kripto Indonesia Naik 12,87 Persen, Apa yang Mendorongnya? - Koran Mandalika

Transaksi Kripto Indonesia Naik 12,87 Persen, Apa yang Mendorongnya?

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:02

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 6 Oktober 2026 — Nilai transaksi aset kripto di Indonesia kembali meningkat pada Agustus 2026 setelah mengalami penurunan dalam beberapa bulan sebelumnya. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat nilai transaksi aset kripto pada Agustus mencapai Rp23,16 triliun, naik 12,87 persen secara bulanan.

Kenaikan transaksi tersebut terjadi bersamaan dengan pertumbuhan jumlah akun konsumen aset kripto. Hingga Agustus 2026, jumlah akun konsumen tercatat mencapai 23,21 juta akun.

Perkembangan tersebut disampaikan Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto (IAKD) OJK, Adi Budiarso dalam konferensi pers hasil Rapat Dewan Komisioner Bulanan OJK September 2026, Senin (5/10/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

OJK menilai pertumbuhan jumlah konsumen di tengah dinamika nilai transaksi menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap ekosistem aset keuangan digital, termasuk aset kripto, masih terjaga. Selain perdagangan aset kripto di pasar spot, peningkatan aktivitas juga terlihat pada transaksi derivatif aset keuangan digital yang tumbuh lebih tinggi.

CEO dan Founder FLOQ, Yudhono Rawis, menilai perbaikan sentimen pasar global menjadi salah satu faktor yang mendorong peningkatan aktivitas perdagangan aset kripto pada Agustus.

“Kami melihat kenaikan transaksi kripto pada Agustus 2026 terutama didorong oleh membaiknya sentimen global yang langsung berdampak ke harga aset kripto. Bitcoin adalah penggeraknya,” ujar Yudho dalam keterangan tertulis, Selasa (6/10/2026).

Baca Juga :  Azhari Husni: Galang Gerakan Emak-Emak Jual Properti Tanpa Modal

Bitcoin Jadi Penggerak Transaksi

Menurut Yudho, harga Bitcoin meningkat sekitar 25% pada Agustus. Kenaikan tersebut menjadi salah satu faktor yang kembali mendorong aktivitas investor ritel, baik dari investor yang sebelumnya sudah bertransaksi maupun pengguna baru.

Selain pergerakan harga Bitcoin, kondisi makro ekonomi global turut mempengaruhi sentimen pasar. Kekhawatiran terhadap kenaikan suku bunga The Fed mulai mereda, sementara harga minyak turun dan arus dana institusional kembali masuk ke produk ETF Bitcoin.

ETF Bitcoin spot di Amerika Serikat mencatat arus masuk bersih sebesar 3,52 miliar dollar AS pada Agustus. Nilai tersebut merupakan yang tertinggi sepanjang 2026 dan meningkat dibandingkan arus masuk sebesar 172 juta dollar AS pada Juli.

“Arus dana sebesar ini memberi sinyal kepercayaan ke pasar, termasuk ke investor di Indonesia yang sangat memperhatikan pergerakan pasar global,” kata Yudho.

Aktivitas perdagangan juga mendapat dorongan dari faktor teknikal. Yudhono mencatat posisi short yang terlikuidasi pada Agustus mencapai 6,55 miliar dollar AS, lebih tinggi dibandingkan posisi long yang terlikuidasi sebesar 3,16 miliar dollar AS.

Menurut dia, kondisi tersebut dapat mempercepat pergerakan harga ketika Bitcoin menembus level psikologis tertentu. Salah satunya ketika Bitcoin kembali melewati level 80.000 dollar AS.

Transaksi Platform Ikut Meningkat

Kenaikan aktivitas pasar nasional juga tercermin pada perdagangan di FLOQ. Yudho mengatakan nilai transaksi di platform tersebut meningkat sekitar 15% secara bulanan pada Agustus dibandingkan Juli.

Baca Juga :  Sepanjang Tahun 2025, 1.377 Wisatawan Mancanegara Gunakan Kereta Api di Sumsel

“Secara umum tren di FLOQ sejalan dengan pasar nasional. Pada Agustus 2026, nilai transaksi di FLOQ mencatatkan kenaikan sekitar 15 persen secara mtm dibandingkan Juli. Kenaikan ini terutama terjadi pada paruh kedua Agustus, saat Bitcoin kembali menembus level US$80.000,” ujarnya.

Namun, Yudho mengatakan kenaikan transaksi tidak terjadi setiap bulan. Aktivitas trading atau perdagangan aset kripto sangat dipengaruhi oleh volatilitas harga dan kondisi pasar.

“Kalau ditanya apakah transaksi selalu naik, tentu tidak. Transaksi kripto sangat dipengaruhi volatilitas harga, dan kami juga merasakan koreksi di bulan-bulan saat pasar sedang lesu, seperti Juli lalu,” katanya.

Di sisi lain, jumlah pengguna FLOQ terus bertambah. Hingga saat ini, jumlah pengguna terdaftar FLOQ hampir mencapai 2 juta, dalam kurung waktu kurang dari dua tahun. “Bagi kami, basis pengguna yang terus bertambah adalah fondasi penting. Ketika sentimen pasar membaik, aktivitas transaksi bisa pulih lebih cepat,” tutur Yudho.

Meski transaksi kembali meningkat pada Agustus, Yudho mengingatkan bahwa pasar aset kripto masih sensitif terhadap kebijakan moneter Amerika Serikat dan perkembangan geopolitik. Investor juga perlu mempertimbangkan risiko dan melakukan transaksi melalui platform aset kripto yang terdaftar dan diawasi OJK.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Bitcoin Kembali Ditolak $87.000, Ini Skenario Harga BTC Berikutnya
BRI BO Krekot Peringati Hari Kesaktian Pancasila dengan Khidmat dan Penuh Semangat Kebangsaan
BRI BO Kramat Peringati Hari Kesaktian Pancasila dengan Khidmat dan Penuh Semangat Kebangsaan
BRI BO Kelapa Gading Peringati Hari Kesaktian Pancasila dengan Khidmat dan Penuh Semangat Kebangsaan
Ika Afifah Terpilih sebagai Salah Satu dari 30 Perempuan ASEAN & Australia yang Mendorong Pertumbuhan Ekonomi
Sinergi UGM, Sanggabiz, dan Komunitas Lokal: Mewujudkan Modernisasi Wellness Tourism Desa Sidorejo Berbasis Manuskrip Kuno Pawukon
Tak Harus Jadi Komika, Zie Brb Ajak Pembaca Mencoba Stand-up Comedy lewat Buku Pertamanya
Gempa Mengguncang, Mutu Tulangan Beton Ikut Diuji

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 17:02

Bitcoin Kembali Ditolak $87.000, Ini Skenario Harga BTC Berikutnya

Selasa, 6 Oktober 2026 - 17:02

BRI BO Krekot Peringati Hari Kesaktian Pancasila dengan Khidmat dan Penuh Semangat Kebangsaan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 17:02

BRI BO Kramat Peringati Hari Kesaktian Pancasila dengan Khidmat dan Penuh Semangat Kebangsaan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 17:02

BRI BO Kelapa Gading Peringati Hari Kesaktian Pancasila dengan Khidmat dan Penuh Semangat Kebangsaan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 17:02

Ika Afifah Terpilih sebagai Salah Satu dari 30 Perempuan ASEAN & Australia yang Mendorong Pertumbuhan Ekonomi

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:02

Sinergi UGM, Sanggabiz, dan Komunitas Lokal: Mewujudkan Modernisasi Wellness Tourism Desa Sidorejo Berbasis Manuskrip Kuno Pawukon

Selasa, 6 Oktober 2026 - 15:02

Tak Harus Jadi Komika, Zie Brb Ajak Pembaca Mencoba Stand-up Comedy lewat Buku Pertamanya

Selasa, 6 Oktober 2026 - 15:02

Gempa Mengguncang, Mutu Tulangan Beton Ikut Diuji

Berita Terbaru