Trust Under Pressure: Saat Kepercayaan Menjadi Ujian Terbesar Kontraktor - Koran Mandalika

Trust Under Pressure: Saat Kepercayaan Menjadi Ujian Terbesar Kontraktor

Kamis, 20 Agustus 2026 - 11:02

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bagi Waringin Megah General Contractor, kepercayaan bukan sekadar reputasi yang dibangun melalui proyek-proyek yang selesai, tetapi kemampuan untuk tetap memberikan solusi ketika situasi menjadi kompleks.

Dalam industri konstruksi, membangun bukan hanya soal mendirikan struktur yang kokoh. Ujian sebenarnya datang ketika proyek berada di bawah tekanan—ketika desain berubah, jadwal bergeser, biaya harus dikendalikan, dan kondisi lapangan tidak berjalan sesuai rencana. Di titik itulah kepercayaan menjadi pembeda.

Hampir empat dekade sejak berdiri di Surabaya pada 1987, Waringin Megah telah dipercaya menangani berbagai proyek nasional untuk klien korporasi, termasuk AVIAN Group dan Jasuindo. Dalam dua tahun terakhir, segmen factory dan warehouse menjadi salah satu kekuatan portofolio perusahaan, di samping proyek gedung olahraga, rumah tinggal, perkantoran, dan sentra kuliner.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Perkembangan tersebut berlangsung di tengah peran besar industri konstruksi terhadap ekonomi nasional. Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan sektor konstruksi menyumbang sekitar 9,83% terhadap PDB Indonesia pada 2025, menjadikannya salah satu sektor ekonomi terbesar di Indonesia. Namun, semakin besar sebuah proyek, semakin besar pula tekanan yang harus dikelola.

Baca Juga :  KAI Divre IV Tanjungkarang Salurkan CSR Lebih dari Rp1,7 Miliar, Wujud Komitmen Tanggung Jawab Sosial Perusahaan

Di bawah kepemimpinan Hermash Budi, Waringin Megah menempatkan pengambilan keputusan yang objektif dan terukur sebagai bagian penting dari manajemen proyek. Setiap perubahan dianalisis berdasarkan dampaknya terhadap biaya, waktu, kualitas, dan risiko sebelum solusi ditentukan.

“Dalam konstruksi, perubahan tidak dapat sepenuhnya dihindari. Yang penting adalah bagaimana kita meresponsnya—dengan memahami masalah secara menyeluruh, menganalisis dampaknya, lalu mengambil keputusan yang paling efektif dan efisien,” ujar Hermash.

Pendekatan tersebut membuat komunikasi menjadi bagian dari strategi. Ketika tekanan meningkat, Waringin Megah mengutamakan koordinasi terbuka dengan klien dan pihak terkait untuk memastikan persoalan diselesaikan tanpa mengorbankan kualitas.

Baca Juga :  Pelindo Solusi Logistik dan PHI Group Jalin Sinergi Kelola Aset Properti Strategis di Surabaya

Kepercayaan juga membutuhkan integritas. Tahun ini, Waringin Megah memperbarui sertifikasi ISO 37001 terkait sistem manajemen anti-penyuapan, memperkuat komitmen perusahaan terhadap tata kelola dan praktik bisnis yang berintegritas.

Pada saat yang sama, perusahaan menerapkan manajemen Health, Safety and Environment (HSE) yang mengacu pada ISO 45001:2018, dengan tujuan menjaga keselamatan kerja sekaligus meminimalkan dampak pembangunan terhadap masyarakat dan lingkungan sekitar.

Bagi Hermash, legacy yang ingin ditinggalkan bukan hanya bangunan yang berdiri kokoh, tetapi sistem kerja yang efektif, efisien, dan berintegritas. Semangat tersebut terangkum dalam filosofi Waringin Megah, “Built to Perfection.” Karena dalam konstruksi, proyek mungkin memiliki tanggal selesai. Tetapi kepercayaan tidak pernah memiliki titik akhir. Bangunan menunjukkan apa yang mampu dibangun. Cara menghadapi tekanan menunjukkan siapa yang layak dipercaya.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

MediaMIND 2026, Ajak Jurnalis dan Publik Mengangkat Kisah kedaulatan Indonesia
School of Accounting BINUS UNIVERSITY dan IAPI Perkuat Integritas serta Kesiapan Profesi Akuntan Masa Depan di Era AI
Percepat Respons Darurat Gempa NTT, IDSurvey Group Salurkan 2,4 Ton Bantuan melalui BNPB
Senggigi Memasuki Siklus Pembaruan yang Didukung Pemerintah, Dipimpin Revitalisasi Pasar Seni Senilai Rp81 Miliar
BP Tapera Perkuat Akses Pembiayaan Perumahan bagi UMKM melalui Bazar Pesona Merdeka 2026
Universitas Terbuka Sabet Penghargaan DIA 2026 Lewat Inovasi Pembelajaran Fleksibel
Kampus Pertama dan Terbaik Penyelenggara Kuliah Online di Indonesia Sudah Buka Pendaftaran
Barantum Masuk Market Leaders CRM Indonesia Menurut Mordor Intelligence

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 11:02

MediaMIND 2026, Ajak Jurnalis dan Publik Mengangkat Kisah kedaulatan Indonesia

Kamis, 20 Agustus 2026 - 11:02

School of Accounting BINUS UNIVERSITY dan IAPI Perkuat Integritas serta Kesiapan Profesi Akuntan Masa Depan di Era AI

Kamis, 20 Agustus 2026 - 11:02

Percepat Respons Darurat Gempa NTT, IDSurvey Group Salurkan 2,4 Ton Bantuan melalui BNPB

Kamis, 20 Agustus 2026 - 11:02

Trust Under Pressure: Saat Kepercayaan Menjadi Ujian Terbesar Kontraktor

Kamis, 20 Agustus 2026 - 11:02

Senggigi Memasuki Siklus Pembaruan yang Didukung Pemerintah, Dipimpin Revitalisasi Pasar Seni Senilai Rp81 Miliar

Kamis, 20 Agustus 2026 - 10:02

Universitas Terbuka Sabet Penghargaan DIA 2026 Lewat Inovasi Pembelajaran Fleksibel

Kamis, 20 Agustus 2026 - 10:02

Kampus Pertama dan Terbaik Penyelenggara Kuliah Online di Indonesia Sudah Buka Pendaftaran

Kamis, 20 Agustus 2026 - 08:02

Barantum Masuk Market Leaders CRM Indonesia Menurut Mordor Intelligence

Berita Terbaru