Ungkap Strategi Anti Penipuan untuk Startup Fintech, Maxy Academy Mengundang Pakar Fintech - Koran Mandalika

Ungkap Strategi Anti Penipuan untuk Startup Fintech, Maxy Academy Mengundang Pakar Fintech

Jumat, 15 November 2024 - 15:51

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAXY Academy menggelar talkshow Maxy Talk pada 15 November 2024 dengan tema “Learn How To Build a Startup from the Expert” bersama Ferry Bayu, CEO dan Co-Founder Mulai.com

Surabaya, 15 November 2024 – Maxy Academy kembali menggelar acara inspiratif Maxy Talks, sebuah forum bagi generasi muda dan pengusaha pemula untuk memperdalam pengetahuan di bidang teknologi dan kewirausahaan. Kali ini, Maxy Talks mengusung tema “Learn How To Build a Startup from the Expert” dengan menghadirkan Tommy Hartono, CEO dari Mulai.com, sebagai pembicara utama. Mulai.com adalah aplikasi open-source yang dirancang untuk membantu perusahaan fintech dalam mencegah pencucian uang (Anti-Money Laundering/AML) dan deteksi penipuan.

Perjalanan Tommy Hartono dalam Mendirikan Mulai.com

Dalam sesi ini, Tommy Hartono berbagi kisah inspiratif tentang latar belakang berdirinya Mulai.com. Tommy mengungkapkan bahwa Mulai.com lahir dari keprihatinannya terhadap terbatasnya akses layanan AML untuk fintech tahap awal. “Banyak perusahaan jasa AML yang hanya melayani fintech besar karena biaya yang tinggi dan syarat yang sulit dipenuhi oleh startup kecil,” ujar Tommy. “Ini adalah kendala besar bagi startup fintech yang ingin menerapkan sistem keamanan finansial, tetapi terbentur biaya tinggi dan syarat yang tidak realistis untuk bisnis awal,” tambahnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Didorong oleh kegelisahan tersebut dan pengalaman pribadi, Tommy mengambil langkah besar untuk mendirikan Mulai.com. “Saya mendapat cerita dari seorang kolega yang mengalami kerugian hingga $2 juta akibat penipuan. Saat itu saya berpikir, ‘Kalau ada solusi yang lebih terjangkau, pasti bisa membantu banyak fintech kecil terhindar dari masalah serupa,’” ungkap Tommy. Ia menjelaskan bahwa dengan hadirnya Mulai.com, perusahaan startup bisa mendapatkan layanan AML dengan biaya yang jauh lebih efisien.

Tommy juga menjelaskan tantangan besar di sektor ini, yaitu biaya compliance dan pencegahan penipuan yang bisa mencapai 30% hingga 60% dari pendapatan transaksi. “Kita semua tahu bahwa keamanan sangat penting, tetapi bagi banyak pengusaha fintech, ini menjadi dilema karena harus memilih antara keamanan dan keuntungan,” ujarnya. Tommy juga mengungkapkan data tentang pasar global untuk layanan anti-kejahatan finansial, di mana kawasan Amerika menghabiskan sekitar $740 miliar per tahun untuk keperluan compliance anti-financial crime, yang menunjukkan betapa pentingnya sektor ini di industri fintech.

Baca Juga :  Produk Pertamina Fastron Mampu Penuhi Standar Tinggi Dunia Motorsport

Strategi Go-To-Market Mulai.com: Pendekatan Tiga Tahap

Tommy kemudian memaparkan strategi “Go-To-Market” Mulai.com yang terdiri dari tiga tahap utama: Referral, Growth, dan Replicate. Strategi ini dirancang untuk membangun kepercayaan, memperluas jangkauan, dan memastikan Mulai.com bisa diadopsi secara luas di berbagai fintech.

Tahap 1: Referral – Pada tahap pertama ini, Mulai.com membangun jaringan dengan asosiasi fintech dan bank, asosiasi analisis transaksi, firma konsultasi, serta penyedia database blacklist. “Kami percaya bahwa kolaborasi dengan early adopters seperti asosiasi fintech ini akan membantu kami mendapatkan referensi pasar yang kuat,” jelas Tommy.Tahap 2: Growth – Di tahap kedua ini, Mulai.com memperluas pengaruhnya melalui studi kasus, publikasi bersama (joint PR), dan pengembangan fitur marketplace. “Kami ingin memberikan bukti nyata kepada industri bagaimana solusi kami dapat diterapkan melalui studi kasus dan kolaborasi,” ungkap Tommy. Mulai.com juga meningkatkan jejak digitalnya dengan mengembangkan website dan media sosial untuk membangun kredibilitas.Tahap 3: Replicate – Pada tahap akhir, Mulai.com bertujuan untuk memperluas adopsi pasar dengan meluncurkan program pelatihan “Training of Trainers” (ToT), mendirikan akademi bersertifikat, dan menyediakan template aturan pihak ketiga (3rd Party Rule Template). “Dengan cara ini, kami berharap solusi Mulai.com dapat diterapkan di seluruh ekosistem fintech dan menjadi bagian dari standar industri,” tambahnya.

Fakta dan Tantangan Startup Fintech di Indonesia

Dari kiri ke kanan, Tommy Hartono (CEO dan Co-Founder Mulai.com) dan Isaac Munandar (CEO dan Co-Founder MAXY Academy) 

Dalam sesi tanya jawab yang dipandu oleh Isaac Munandar, moderator sekaligus perwakilan Maxy Academy, Tommy juga membahas tantangan yang dihadapi startup fintech di Indonesia. “Saat ini, ada sekitar 100 startup fintech baru yang muncul setiap bulan di Indonesia, tetapi sekitar 90% dari mereka gagal bertahan lebih dari satu tahun,” ujar Tommy. “Salah satu alasan utama kegagalan ini adalah penipuan atau fraud yang banyak terjadi di sektor fintech.”

Baca Juga :  PTP Nonpetikemas Cabang Panjang Melayani Bongkar Lokomotif Impor dari Amerika Serikat

Menanggapi hal ini, Isaac bertanya, “Menurut Anda, apa penyebab utama dari tingginya angka penipuan ini dan bagaimana pencegahannya bisa diterapkan di startup kecil?”

Tommy menjelaskan bahwa salah satu penyebab utama adalah serangan malware yang masuk ke perangkat pengguna melalui berbagai metode, seperti email phishing, pesan WhatsApp, atau unduhan dari sumber pihak ketiga yang tidak aman. “Malware ini bisa mencuri data penting dari perangkat pengguna dan menggunakannya untuk kegiatan penipuan. Ini ancaman besar, terutama untuk pengguna yang belum memahami risiko keamanan digital,” katanya.

Isaac kemudian menambahkan, “Mendidik pengguna tentang keamanan digital juga menjadi salah satu kunci penting, bukan? Di Maxy Academy, kami juga sering mengingatkan para peserta pelatihan tentang pentingnya keamanan digital, khususnya di sektor fintech yang rentan terhadap serangan semacam ini.”

Tommy menyetujui pentingnya edukasi bagi pengguna, terutama dalam mengenali ancaman digital. “Saya setuju, edukasi pengguna adalah hal penting. Di Mulai.com, kami berkomitmen untuk tidak hanya menyediakan teknologi yang aman, tetapi juga meningkatkan pemahaman pengguna tentang pentingnya menjaga keamanan data pribadi,” kata Tommy.

Langkah Pencegahan Fraud untuk Startup Fintech

Sebagai penutup, Tommy membagikan beberapa langkah pencegahan fraud yang dapat diterapkan oleh startup fintech. “Yang pertama, memiliki sistem deteksi anomali sangat penting untuk memantau transaksi yang mencurigakan. Selain itu, kami sangat mendorong edukasi bagi pengguna, sehingga mereka lebih berhati-hati saat menerima pesan atau unduhan dari sumber yang tidak terpercaya,” jelas Tommy. “Dengan edukasi dan teknologi yang tepat, kita bisa melindungi pengguna sekaligus menjaga kepercayaan mereka terhadap layanan fintech.”

Berita Terkait

Cara Memahami Tren Pasar dalam Berbagai Timeframe
Kementerian PU Bangun 456 Huntara Bagi Warga Terdampak Bencana Tanah Bergerak di Kabupaten Tegal
Tinjau GT Kalikangkung, Menteri Pekerjaan Umum dan Dirut Jasa Marga Pastikan Kesiapan Infrastruktur Jalan Tol Periode Arus Balik Idulfitri 1447H/2026 Dalam Kondisi Baik
Kualitas Tanpa Tawar, Waringin Megah Kian Kompetitif di Pasar
FLOQ Gandeng Smartfren, Pelanggan Bisa Tukar SmartPoin dengan Saldo Kripto Senilai Rp25.000
Kepadatan Arus Balik Lebaran Di Daop 2 Bandung Terpantau Merata, Kebijakan WFA dan Stimulus Diskon Tiket Jadi Faktor Pendorong
Intervyou Persenjatai Gen Z dengan Platform Karir Berbasis Generative AI
Community Engagement Berbasis Data Jadi Strategi Baru Brand Bangun Loyalitas Konsumen

Berita Terkait

Minggu, 29 Maret 2026 - 10:00

Cara Memahami Tren Pasar dalam Berbagai Timeframe

Minggu, 29 Maret 2026 - 09:00

Kementerian PU Bangun 456 Huntara Bagi Warga Terdampak Bencana Tanah Bergerak di Kabupaten Tegal

Sabtu, 28 Maret 2026 - 21:00

Tinjau GT Kalikangkung, Menteri Pekerjaan Umum dan Dirut Jasa Marga Pastikan Kesiapan Infrastruktur Jalan Tol Periode Arus Balik Idulfitri 1447H/2026 Dalam Kondisi Baik

Sabtu, 28 Maret 2026 - 19:00

Kualitas Tanpa Tawar, Waringin Megah Kian Kompetitif di Pasar

Sabtu, 28 Maret 2026 - 19:00

FLOQ Gandeng Smartfren, Pelanggan Bisa Tukar SmartPoin dengan Saldo Kripto Senilai Rp25.000

Sabtu, 28 Maret 2026 - 18:00

Intervyou Persenjatai Gen Z dengan Platform Karir Berbasis Generative AI

Sabtu, 28 Maret 2026 - 15:00

Community Engagement Berbasis Data Jadi Strategi Baru Brand Bangun Loyalitas Konsumen

Sabtu, 28 Maret 2026 - 15:00

Zero Accident di Lingkungan Kantor, LRT Jabodebek Catat Kinerja Keselamatan Kerja Optimal Awal 2026

Berita Terbaru

Teknologi

Cara Memahami Tren Pasar dalam Berbagai Timeframe

Minggu, 29 Mar 2026 - 10:00