Upaya Ajinomoto Ciptakan Bisnis yang Ramah Lingkungan - Koran Mandalika

Upaya Ajinomoto Ciptakan Bisnis yang Ramah Lingkungan

Jumat, 14 Juni 2024 - 12:23

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PT Ajinomoto Indonesia (Ajinomoto) konsisten untuk terus mendorong harapan hidup sehat masyarakat Indonesia dan menghadirkan bisnis yang ramah lingkungan. Salah satu upaya itu diwujudkan lewat transformasi karyawan Grup Ajinomoto Indonesia dalam bingkai Ajinomoto Health Provider.

JAKARTA –  PT Ajinomoto Indonesia (Ajinomoto) konsisten untuk terus mendorong harapan hidup sehat masyarakat Indonesia dan menghadirkan bisnis yang ramah lingkungan. Salah satu upaya itu diwujudkan lewat transformasi karyawan Grup Ajinomoto Indonesia dalam bingkai Ajinomoto Health Provider.

Ajinomoto Health Provider adalah inisiatif keberlanjutan terintegrasi dari Grup Ajinomoto Indonesia yang meliputi aktivitas yang menunjang kesehatan bagi manusia dan kelestarian lingkungan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Grant Senjaya, Head of Corporate Communications Ajinomoto, mengatakan bahwa inisiatif keberlanjutan Ajinomoto tidak hanya pada aspek operasional, tapi juga mentransformasi  karyawan menjadi Health Provider yang berfokus pada kesehatan manusia dan kelestarian lingkungan.

“Transformasi seluruh karyawan menjadi Health Provider merupakan upaya perusahaan untuk memperpanjang harapan hidup sehat masyarakat Indonesia dan menciptakan bisnis yang ramah lingkungan sesuai dengan visi perusahaan pada 2030,” ujarnya.

Baca Juga :  BRI Danareksa Sekuritas Luncurkan Inovasi Investasi untuk Tingkatkan Literasi Pasar Modal

Grant menuturkan, Health Provider di pabrik Ajinomoto di Mojokerto dan Karawang, konsisten melakukan berbagai upaya menekan limbah (waste) hasil produksi dan mengolahnya menjadi produk bernilai ekonomis bagi masyarakat dan lingkungan.

Pada sisi operasional, pabrik Ajinomoto juga berupaya menekan emisi karbon dan mendorong efisiensi penggunaan air pada proses produksi. Produk Ajinomoto, tambahnya, saat ini sedikit demi sedikit mulai beralih dengan menggunakan kemasan yang lebih ramah lingkungan.

Misalnya  salah satu brand Ajinomoto, yaitu Masako berpartisipasi dalam pengurangan plastik melalui inisiatif pengurangan penggunaan plastik pada bagian header part serta menghilangkan plastik inner part. Produk lainnya, MSG Ajinomoto juga mengeluarkan produk MSG Ajinomoto kemasan kertas yang dapat membantu pengurangan material plastik untuk kemasannya hingga 30%.

Praktik Ekonomi Sirkular

Grant melanjutkan, Ajinomoto juga konsisten mempraktikkan ekonomi sirkuler melalui pembuatan produk samping (co-products) dari proses pembuatan MSG menjadi produk yang memiliki nilai ekonomi berupa pupuk AJIFOL dan AMINA yang mempunyai nilai jual.

Baca Juga :  Transformasi Pemasaran Digital: MAXY Academy Selenggarakan Kelas Gratis Bersama Ahli Marketing

Lanjutnya, pabrik Ajinomoto di Mojokerto juga mengoperasikan boiler biomassa yang menggunakan wood pellet, sebagai bahan bakar pengganti batu bara, sehingga emisi karbonnya lebih ramah lingkungan.

“Pabrik kami juga mulai memanfaatkan tenaga surya dan melakukan pemanenan air hujan (rain harvesting) untuk membantu penghematan energi dalam aktivitas produksi,” jelasnya.

Grant menambahkan, Ajinomoto juga bekerja sama dengan Rekosistem dengan menyediakan fasilitas waste station di Pasar Sememi, Surabaya, sebagai upaya untuk meningkatkan pengelolaan dan meningkatkan partisipasi aktif masyarakat dalam mengelola sampah plastik.

Sebagai informasi, Rekosistem adalah startup penyedia solusi waste management dan recycling services untuk optimasi nilai tambah sampah.

“Bertepatan dengan Hari Lingkungan Hidup Sedunia pada Juni 2024, Ajinomoto ingin mengajak seluruh masyarakat untuk berkontribusi menjaga kelestarian lingkungan, dimulai dari hal yang dekat dengan keseharian kita, seperti memilah sampah plastik supaya dapat membantu pihak terkait dalam proses pengelolaan dan daur ulang,” paparnya.

Berita Terkait

OSL Indonesia Dorong Strategi Investasi Aset Digital yang Lebih Terarah dan Hadirkan Auto-Invest, OSL Elite, dan Launchpool
Odoo POS dan E-Faktur: Pajak Retail Multi-Outlet Tanpa Lembur
Harga Ethereum Mengincar $3.000, Level $2.800 Jadi Penentu Reli Oktober
BINUS @Bandung Perkuat Talenta AI Indonesia melalui Program Artificial Intelligence bagi Generasi Muda
Biaya AI per Respons vs Token, Mana Lebih Hemat untuk Bisnis?
IMAGO Technologies Meluncurkan PaperSmart Dual-Mode Tablet dengan EdPrep.ai
BP Tapera Perkuat Sinergi Kementerian Kehutanan melalui Program KPR Subsidi FLPP
Pertahankan Kualitas di Tengah Anomali Cuaca, PTPN IV PalmCo, Subholding Perkebunan Nusantara Borong 14 Gelar di National Tea Competition 2026

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 11:02

OSL Indonesia Dorong Strategi Investasi Aset Digital yang Lebih Terarah dan Hadirkan Auto-Invest, OSL Elite, dan Launchpool

Selasa, 6 Oktober 2026 - 11:02

Odoo POS dan E-Faktur: Pajak Retail Multi-Outlet Tanpa Lembur

Selasa, 6 Oktober 2026 - 11:02

Harga Ethereum Mengincar $3.000, Level $2.800 Jadi Penentu Reli Oktober

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:02

BINUS @Bandung Perkuat Talenta AI Indonesia melalui Program Artificial Intelligence bagi Generasi Muda

Selasa, 6 Oktober 2026 - 08:02

Biaya AI per Respons vs Token, Mana Lebih Hemat untuk Bisnis?

Selasa, 6 Oktober 2026 - 07:28

BP Tapera Perkuat Sinergi Kementerian Kehutanan melalui Program KPR Subsidi FLPP

Selasa, 6 Oktober 2026 - 07:02

Pertahankan Kualitas di Tengah Anomali Cuaca, PTPN IV PalmCo, Subholding Perkebunan Nusantara Borong 14 Gelar di National Tea Competition 2026

Senin, 5 Oktober 2026 - 21:02

Menjaga Lingkungan, Menguatkan Keberlanjutan PT Pelindo Sinergi Lokaseva Perkuat Aksi Lingkungan Sepanjang 2026

Berita Terbaru