WARABI MOCHI DI MATCHAYA: MANISNYA CERITA KECIL DARI JEPANG KE JAKARTA - Koran Mandalika

WARABI MOCHI DI MATCHAYA: MANISNYA CERITA KECIL DARI JEPANG KE JAKARTA

Selasa, 22 April 2025 - 14:02

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 22 April 2025 — Tak semua makanan datang dengan cerita. Tapi Warabi Mochi di Matchaya bukan sekadar camilan, ia adalah pengalaman yang lahir dari perjalanan, rasa, dan kerinduan akan momen-momen tenang.

Semuanya dimulai dari Jepang. Di sana, teh bukan hanya minuman, tapi cara hidup. Ada ketenangan dalam setiap langkah upacara minum teh, ada kesadaran dalam setiap tegukan. Dan di sanalah, pendiri Matchaya merasakan sesuatu yang ingin mereka bawa pulang: pengalaman yang penuh makna, namun tetap sederhana.

Sekarang, pengalaman itu bisa ditemukan di ASHTA District 8, lewat satu piring kecil Warabi Mochi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

LEMBUT. JIGGLY. LANGSUNG HABIS.

Warabi Mochi bukan jenis mochi yang biasanya kita kenal.

Alih-alih kenyal dan padat, ia terbuat dari tepung akar pakis, menciptakan tekstur yang ringan, jiggly, dan langsung lumer di mulut. Di Jepang, ini adalah kudapan musim panas yang menyegarkan. Di tangan Matchaya, Warabi Mochi dihadirkan dengan sentuhan khas Indonesia — lewat siraman gula aren yang manis dan dalam.

Baca Juga :  Hadir di Banjarmasin, Prudential Syariah Gencarkan Literasi Keuangan Melalui Syariah Financial Fair (SYAFIF) 2026

Tersedia dalam dua varian:

Matcha Warabi Mochi — dibalut bubuk Uji Matcha 8 yang earthy dan elegan

Kinako Warabi Mochi — ditaburi bubuk kedelai panggang yang gurih dan hangat

Setiap porsi hanya dibuat terbatas per hari — jadi jika kamu melihat tanda “sold out”, itu bukan trik marketing. Itu fakta.

Warabi Mochi di Matchaya ASHTA District 8

Bukan Mochi Biasa

Meski Warabi Mochi sedang jadi bintang, Matchaya tetap dikenal lewat racikan teh-nya. Coba Koicha Milk, dengan matcha kental dan creamy yang penuh karakter, atau Uji Matcha Frappe yang dingin dan menyegarkan seperti liburan singkat ke Kyoto.

Baca Juga :  Perkuat Layanan TIC di Indonesia Timur, SUCOFINDO Makassar Kembangkan Layanan Laboratorium Mikrobiologi dan Kalibrasi

Setiap menu di Matchaya dibuat dengan niat. Dengan perhatian terhadap detail, dan rasa hormat terhadap tradisi. Tapi juga dengan keberanian untuk bermain rasa dan membawa hal baru ke meja.

Di tengah suasana tenang ASHTA, dengan cahaya natural dan arsitektur yang berseni, Matchaya menjadi tempat di mana jeda terasa istimewa.

Jadi, Mau Kejar Warabi Mochi?

Datang lebih awal. Duduk sebentar. Nikmati teh dan mochi. Dan biarkan momen sederhana ini membawa kamu sejenak keluar dari hiruk-pikuk hari. Temukan Matchaya di ASHTA District 8, SCBD, Jakarta. Lembut, manis, dan mungkin akan cepat habis — tapi rasa dan ceritanya akan tinggal lebih lama. Foto dapat diunduh di sini.

Berita Terkait

Sering Ganti Jualan, Efektifkah? Kenali Cara Mengelola Usaha agar Lebih Terarah
Harga Website Company Profile untuk UMKM dan Enam Komponen yang Wajib Dibandingkan
HUT ke-70, SUCOFINDO Cabang Pontianak Salurkan Bantuan Renovasi Pondok Pesantren Al-I’tishom
Tiga Hari Penuh Keseruan dan Kolaborasi, MUKERNAS TDA 9.0 Ajak Pengusaha Bertumbuh Bersama
Tren Streaming Multiplatform Makin Ramai, Ini yang Perlu Diperhatikan Streamer
KAI Logistik Rampungkan Pengiriman 8 Unit KRL dari Banyuwangi ke Kalimas
MUNAS XII PERBARINDO: Tedy Alamsyah Kembali Pimpin Industri BPR & BPRS 2026 – 2030
Bali Tech Week 2026 Catat 900 Pertemuan Bisnis, Pengalaman India dalam ONDC Jadi Sorotan

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:09

SPAM Cerorong-Danau Biru Dikebut, 15 Ribu Pelanggan Baru Jadi Target

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:26

BPBD Loteng Catat Distribusi Air Bersih Lebih Sedikit Dibanding Tahun Lalu

Selasa, 20 Oktober 2026 - 15:49

Kemarau 2026, Kekeringan Landa 9 Kecamatan di Lombok Tengah

Senin, 19 Oktober 2026 - 12:46

DPRD Lombok Tengah Buka Suara Terkait Rencana Rumah Ibadah 6 Agama di KEK Mandalika

Minggu, 18 Oktober 2026 - 18:10

Drama Kemenangan Tipis hingga Dominasi Tim Raksasa di Mandalika Festival of Speed

Minggu, 18 Oktober 2026 - 16:21

MGPA Dorong Potensi Pembalap Lokal NTB Kuasai Sirkuit Kebanggaan pada Ajang MFOS

Minggu, 18 Oktober 2026 - 10:00

MFOS Round 4 × Kejurnas ITCR 2026: Persaingan Memanas, Dua Race Jadi Penentu Akhir Pekan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 08:57

Kasus DBD Loteng Belum Naik, Dinkes Tekankan Pencegahan

Berita Terbaru