Water Station di 18 Stasiun LRT Jabodebek Dirawat Secara Berkala untuk Jaga Kualitas Tetap Aman Dikonsumsi bagi Pengguna - Koran Mandalika

Water Station di 18 Stasiun LRT Jabodebek Dirawat Secara Berkala untuk Jaga Kualitas Tetap Aman Dikonsumsi bagi Pengguna

Senin, 20 Oktober 2025 - 21:24

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dalam upaya menjaga kualitas pelayanan dan mendukung prinsip ramah lingkungan, KAI secara rutin melaksanakan perawatan fasilitas water station di seluruh jaringan stasiun LRT Jabodebek. Kegiatan yang dilakukan setiap dua bulan sekali ini mencakup sterilisasi tangki, pembersihan filter, dan penggantian komponen sesuai masa pakai. Selain itu, dilakukan pula uji laboratorium rutin untuk memastikan air tetap higienis dan aman dikonsumsi. Program ini menjadi bagian dari komitmen ESG KAI, dengan tujuan mengajak masyarakat mengurangi penggunaan botol plastik sekali pakai dan membawa tumbler pribadi. Melalui langkah ini, KAI menegaskan perannya dalam menghadirkan layanan publik yang modern, efisien, dan ramah lingkungan.

Bekasi, 15 Oktober 2025 – Dalam upaya menjaga kualitas pelayanan dan mendukung prinsip ramah lingkungan, KAI secara rutin melaksanakan perawatan fasilitas water station di seluruh jaringan stasiun LRT Jabodebek. Kegiatan yang dilakukan setiap dua bulan sekali di 18 stasiun ini menjadi wujud komitmen perusahaan dalam menyediakan air minum higienis, aman dikonsumsi, dan mendukung pengurangan sampah plastik.

Baca Juga :  BINUS University Inisiasi Proyek Motion Graphics untuk Mahasiswa dengan Autistic Spectrum Disorder

“Water station merupakan fasilitas penting bagi kenyamanan pengguna. Selain menyediakan akses air minum yang aman dan higienis, keberadaannya juga membantu mengurangi penggunaan botol plastik sekali pakai di lingkungan stasiun,” ujar Executive Vice President LRT Jabodebek, Mochamad Purnomosidi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Perawatan dilakukan oleh bersama mitra penyedia layanan air. Kegiatan harian (daily care) dilakukan dua kali sehari melalui pembersihan area faucet dengan tisu steril, sedangkan perawatan berkala setiap dua bulan meliputi sterilisasi tangki, pembersihan filter, dan penggantian komponen sesuai masa pakainya. Setiap unit water station juga menjalani uji laboratorium rutin mengacu pada Peraturan Menteri Kesehatan No. 2 Tahun 2023 untuk menjamin kualitas air tetap aman dikonsumsi.

“Seluruh proses dilakukan tanpa mengganggu operasional stasiun. Perawatan harian hanya membutuhkan lima menit, sementara perawatan berkala sekitar 90 menit,” jelas Purnomosidi.

Selain menjaga keandalan fasilitas, program ini merupakan bagian dari komitmen ESG KAI. Melalui penyediaan air minum gratis, masyarakat diharapkan lebih sadar membawa tumbler pribadi sebagai langkah nyata mendukung konsep eco station.

Baca Juga :  Apakah 2024 adalah Waktu yang Tepat untuk Membuka Usaha di Bali?

“Program ini bukan hanya soal perawatan fasilitas, tetapi juga bentuk tanggung jawab lingkungan. Kami ingin menghadirkan layanan publik yang sehat, berkelanjutan, dan ramah lingkungan,” tambah Purnomosidi.

KAI juga melakukan evaluasi berkala terhadap kebutuhan water station di stasiun dengan kepadatan tinggi untuk menentukan rencana penambahan unit. Kegiatan ini turut melibatkan mitra penyedia dan Dinas Kesehatan setempat guna memastikan kualitas air selalu memenuhi standar higienitas.

“Kualitas layanan tidak hanya diukur dari ketepatan waktu perjalanan, tetapi juga dari perhatian terhadap fasilitas pendukung yang aman dan nyaman,” tutup Purnomosidi.

Melalui langkah berkelanjutan ini, KAI menegaskan komitmennya untuk menjadi moda transportasi publik yang modern, efisien, dan ramah lingkungan, sekaligus bagian dari gaya hidup sehat masyarakat perkotaan.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Emas Volatil Ekstrem: Apakah Dunia di Fase Ketidakpastian?
Permudah Akses Pembelian Hijab Paris Premium, Toko Resmi napocut Kini Hadir di Berbagai Kota Besar Indonesia
Lewat Inovasi Pembelajaran Fleksibel, Universitas Terbuka Sabet Penghargaan DIA 2026
BRI Region 6 Laksanakan Upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional Tahun 2026
Harga Emas Masih Rentan Turun, XAU/USD Diprediksi Menguji Area Support 4.247
Kinerja Stabil, Metland Perluas Ekspansi di Sulawesi Utara
Motor 20 Jutaan Sudah Smart Key? Ini Motor Yamaha yang Banyak Dicari Warganet !
Kolaborasi BINUS @Bandung dan Kampus di Bandung Perkuat Artspreneurship sebagai Pilar Ekonomi Kreatif

Berita Terkait

Kamis, 28 Mei 2026 - 11:00

Emas Volatil Ekstrem: Apakah Dunia di Fase Ketidakpastian?

Kamis, 28 Mei 2026 - 11:00

Permudah Akses Pembelian Hijab Paris Premium, Toko Resmi napocut Kini Hadir di Berbagai Kota Besar Indonesia

Kamis, 28 Mei 2026 - 11:00

Lewat Inovasi Pembelajaran Fleksibel, Universitas Terbuka Sabet Penghargaan DIA 2026

Kamis, 28 Mei 2026 - 11:00

BRI Region 6 Laksanakan Upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional Tahun 2026

Kamis, 28 Mei 2026 - 10:00

Harga Emas Masih Rentan Turun, XAU/USD Diprediksi Menguji Area Support 4.247

Kamis, 28 Mei 2026 - 10:00

Motor 20 Jutaan Sudah Smart Key? Ini Motor Yamaha yang Banyak Dicari Warganet !

Kamis, 28 Mei 2026 - 10:00

Kolaborasi BINUS @Bandung dan Kampus di Bandung Perkuat Artspreneurship sebagai Pilar Ekonomi Kreatif

Kamis, 28 Mei 2026 - 09:00

Helikopter FINNS Search & Rescue berhasil evakuasi wisatawan terluka dari Gunung Rinjani

Berita Terbaru