WIKA Beton Raih Sertifikat ISO 37001:2016 Sistem Manajemen Anti Penyuapan - Koran Mandalika

WIKA Beton Raih Sertifikat ISO 37001:2016 Sistem Manajemen Anti Penyuapan

Jumat, 25 April 2025 - 11:32

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Langkah Strategis Menuju Bisnis Berkelanjutan dan Transparan di Industri Beton Pracetak Nasional

PT Wijaya Karya Beton Tbk (WIKA Beton) memperoleh Sertifikat ISO 37001:2016 atas penerapan Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP), yang menjadi bukti nyata komitmen Perseroan dalam memperkuat budaya integritas dan tata kelola yang bersih di seluruh tingkatan organisasi.

“Perolehan sertifikat ISO 37001:2016 merupakan tonggak penting dalam perjalanan budaya integritas di WIKA Beton. Namun yang lebih utama, ini menjadi standar tanggung jawab bersama untuk terus menjaga serta menerapkannya secara konsisten dalam seluruh kegiatan perusahaan,” ungkap Yushadi, Sekretaris Perusahaan.

Sertifikasi ISO 37001:2016 Sistem Manjemen Anti Penyuapan

Inisiatif ini juga sejalan dengan nilai-nilai ESG (Environmental, Social, and Governance) yang menjadi bagian dari strategi Perseroan dalam membangun bisnis yang berkelanjutan. Penerapan Sistem Manajemen Anti Pnyuapan (SMAP) menunjukkan komitmen WIKA Beton dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG 16: Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh.

Baca Juga :  Apakah Akulaku Paylater Berizin dan Diawasi oleh OJK? Yuk, Cari Tahu!

Dengan pencapaian ini, WIKA Beton tidak hanya mempertegas posisinya sebagai pelopor industri beton pracetak nasional, namun juga sebagai korporasi yang menjunjung tinggi nilai integritas, transparansi, dan tanggung jawab sosial dalam setiap pengambilan keputusan bisnis.

Company Profile WIKA Beton 

Berita Terkait

Perdagangan Internasional Tumbuh Pesat, Arus Peti Kemas Pelindo Naik 5,8%
BP Tapera dan BTN Perluas Akses Rumah Subsidi bagi Pekerja PT Nikomas Gemilang
Swiss-Belhotel Rainforest Kuta Hadirkan Akomodasi dan Fasilitas Meeting Nyaman di Jantung Wisata Pulau Dewata
Jawaban CS Terpotong-potong? Rapikan agar Biaya WhatsApp Lebih Efisien
Dari Konter HP Menjadi Pengusaha 7 Outlet BRILink, Ohim Abdurrohim Kembangkan Bisnis dan Tingkatkan Kesejahteraan Keluarga
Ada Cerita Cinta hingga Drama Skripsi di Dinding Sekolah dan Kampus, Cokelat Take-It Bisa Diambil di Tengah Cerita
Usai Raih World Artist of the Year, JessC Perluas Langkah Musik di Indonesia
Cara Membuat Website Toko Online Sendiri Sebelum 11.11 dan Harbolnas

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 07:28

Pemkab Loteng Kerahkan Ribuan Tim Pendamping Keluarga untuk Cegah Stunting

Senin, 2 November 2026 - 15:12

Panitia Pastikan Keabsahan Ijazah Kepala Desa Bunut Baok Terpilih, Terverifikasi di PKBM Dianda

Senin, 2 November 2026 - 07:26

DP3AP2KB Dorong Desa Perkuat Aturan Pernikahan Anak

Minggu, 1 November 2026 - 17:13

DP3AP2KB Loteng Petakan Perempuan Rentan, Siapkan Program 2027

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 12:54

MotoGP Mandalika 2026 Cetak Rekor Penonton, Peran Media NTB Dapat Apresiasi

Kamis, 29 Oktober 2026 - 16:28

Pembacokan Remaja di Mataram, LPA Soroti Tongkrongan hingga Dini Hari

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:14

Insentif Guru PPPK PW NTB Belum Jelas Kapan Cair

Kamis, 29 Oktober 2026 - 07:35

Cegah Pernikahan Anak, Dinas KB Loteng Bidik Kasus yang Tak Terlaporkan

Berita Terbaru