XAUUSD Berpotensi Lanjut Turun, Dupoin Futures Soroti Level 4.318 - Koran Mandalika

XAUUSD Berpotensi Lanjut Turun, Dupoin Futures Soroti Level 4.318

Kamis, 17 September 2026 - 11:02

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Harga emas dunia atau XAUUSD masih berpotensi menghadapi tekanan pada perdagangan hari Kamis (17/9). Berdasarkan analisis Dupoin Futures, pergerakan emas pada timeframe Daily menunjukkan peluang pelemahan lanjutan menuju area support 4.235 hingga 4.186. Analis Dupoin Futures, Geraldo Kofit, menilai tren penurunan masih menjadi perhatian selama harga belum mampu menembus dan bertahan di atas resistance 4.318.

Dalam analisis Dupoin Futures, level 4.318 menjadi area penting untuk menentukan perkembangan arah XAUUSD selanjutnya. Selama harga masih bergerak di bawah resistance tersebut, struktur pergerakan emas dinilai masih berada dalam tren penurunan yang relatif panjang. Kondisi ini membuat area support 4.235-4.186 menjadi zona yang perlu diperhatikan apabila tekanan jual kembali meningkat.

Geraldo Kofit dari Dupoin Futures menjelaskan bahwa apabila XAUUSD gagal menembus resistance 4.318, peluang harga untuk melanjutkan pelemahan masih terbuka. Penurunan dapat membawa harga emas menguji support 4.235 terlebih dahulu sebelum bergerak menuju level 4.186. Respons harga di area tersebut akan menjadi penting untuk melihat apakah tekanan bearish mulai mereda atau justru semakin kuat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Prediksi harga emas hari ini dari Dupoin Futures juga mendapat perhatian dari sisi fundamental. Sentimen pasar emas masih dipengaruhi oleh perubahan kebijakan moneter Amerika Serikat. Federal Reserve menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin pada Rabu dan memberikan sinyal bahwa kenaikan tambahan masih dapat terjadi pada tahun ini. Keputusan tersebut mendorong penguatan dolar AS dan meningkatkan tekanan terhadap aset non-yielding seperti emas.

Baca Juga :  NIDJI MEMPERKENALKAN LOGO BARU DAN SINGLE "LA LA SONG" SEBAGAI AWAL BABAK BARU

Penguatan dolar AS menjadi salah satu faktor yang dapat membatasi pergerakan XAUUSD. Data perdagangan terbaru menunjukkan indeks dolar AS mencapai level tertinggi dalam tujuh minggu setelah keputusan The Fed, sementara Treasury yield juga bergerak lebih tinggi. Reuters mencatat indeks dolar berada di sekitar 100,33 pada Kamis, sedangkan imbal hasil Treasury 10 tahun masih berada di sekitar 5%.

Menurut Dupoin Futures, kondisi tersebut menjadi tantangan bagi harga emas karena kenaikan yield meningkatkan opportunity cost dalam memegang aset yang tidak memberikan imbal hasil. Ketika investor mendapatkan imbal hasil lebih tinggi dari instrumen berbasis dolar dan obligasi pemerintah AS, minat terhadap emas dapat mengalami tekanan.

Pergerakan Treasury yield juga menjadi perhatian utama pasar. Yield Treasury 10 tahun sempat menyentuh sekitar 5,04%, level tertinggi dalam beberapa dekade, sebelum bergerak lebih rendah. Pada perdagangan terbaru, yield tersebut kembali berada di sekitar 5%, menunjukkan bahwa tekanan dari pasar obligasi terhadap emas masih cukup signifikan.

Di sisi lain, penurunan harga minyak dapat menjadi faktor yang sedikit mengurangi tekanan terhadap emas. Harga minyak yang lebih rendah berpotensi meredakan kekhawatiran terhadap inflasi sehingga dapat mengurangi dorongan terhadap kenaikan yield. Sebelumnya, penurunan harga minyak dan Treasury yield turut membantu emas menguat menjelang keputusan The Fed.

Baca Juga :  Perkuat Kedaulatan Digital Bangsa, Lintasarta Resmikan Network Operation Center (NOC) Karawang

Selain itu, risiko geopolitik di Timur Tengah masih menjadi faktor yang dapat memberikan dukungan terhadap emas sebagai aset safe haven. Ketidakpastian geopolitik berpotensi mendorong investor mencari aset defensif, sehingga dapat menahan sebagian tekanan jual yang berasal dari penguatan dolar AS dan tingginya yield.

Dengan mempertimbangkan kombinasi faktor tersebut, Dupoin Futures melihat XAUUSD masih memiliki risiko pelemahan dalam perspektif Daily. Level 4.318 menjadi resistance utama yang perlu ditembus untuk mengurangi dominasi tren bearish. Selama level tersebut belum berhasil ditembus, Dupoin Futures memperkirakan harga emas berpotensi melanjutkan penurunan menuju support 4.235 hingga 4.186.

Pelaku pasar juga akan mencermati perkembangan kebijakan The Fed, pergerakan dolar AS, serta Treasury yield sebagai katalis utama XAUUSD. Guidance bank sentral AS mengenai arah suku bunga berikutnya dapat memengaruhi ekspektasi pasar terhadap USD dan yield, sementara perkembangan geopolitik tetap berpotensi memberikan dukungan safe haven bagi emas.

Secara keseluruhan, prediksi harga emas hari ini menurut Dupoin Futures masih menunjukkan kecenderungan bearish. Selama XAUUSD belum mampu menembus resistance 4.318, area 4.235-4.186 menjadi zona support yang berpotensi diuji apabila tekanan jual berlanjut. Namun, perubahan pada USD, Treasury yield, harga minyak, serta risiko geopolitik tetap perlu diperhatikan karena dapat memengaruhi volatilitas dan arah pergerakan emas selanjutnya.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Neuron Digital Menjadi Perusahaan Teknologi Cerdas Pertama di Dunia yang Meraih BSI Kitemark™ untuk Digital Twins
Dari Transaksi jadi Retensi: Optimalisasi Accurate POS dan Bliss
Singapore Global Network Menjadi Mitra Utama Gala Dinner Eksklusif Wealth Management, Membuka Kesempatan Sponsorship Meja dalam Jumlah Terbatas
Beli Akun TikTok Affiliate, Apakah Aman? Ini Aturan dari TikTok Shop yang Jarang Dibaca
Bank Mandiri Taspen dan ITB Jalin Kerja Sama Strategis, Perkuat Layanan Perbankan dan Ekosistem Pendidikan
BRI Region 11 Yogyakarta Perkuat Sinergi dengan Polda DIY
Waskita Beton Precast Perkuat Lini Bisnis dan Jaga Kinerja Operasional melalui Efisiensi
Biaya WhatsApp API Pasca 1 Oktober? Begini Cara Hitungnya

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 11:02

Neuron Digital Menjadi Perusahaan Teknologi Cerdas Pertama di Dunia yang Meraih BSI Kitemark™ untuk Digital Twins

Kamis, 15 Oktober 2026 - 10:02

Dari Transaksi jadi Retensi: Optimalisasi Accurate POS dan Bliss

Kamis, 15 Oktober 2026 - 09:02

Singapore Global Network Menjadi Mitra Utama Gala Dinner Eksklusif Wealth Management, Membuka Kesempatan Sponsorship Meja dalam Jumlah Terbatas

Kamis, 15 Oktober 2026 - 09:02

Bank Mandiri Taspen dan ITB Jalin Kerja Sama Strategis, Perkuat Layanan Perbankan dan Ekosistem Pendidikan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 09:02

BRI Region 11 Yogyakarta Perkuat Sinergi dengan Polda DIY

Kamis, 15 Oktober 2026 - 08:02

Waskita Beton Precast Perkuat Lini Bisnis dan Jaga Kinerja Operasional melalui Efisiensi

Kamis, 15 Oktober 2026 - 08:02

Biaya WhatsApp API Pasca 1 Oktober? Begini Cara Hitungnya

Kamis, 15 Oktober 2026 - 00:02

Momentum TEI ke-41 Dorong Ekspor dan Tingkatkan Daya Saing Produk

Berita Terbaru

Teknologi

BRI Region 11 Yogyakarta Perkuat Sinergi dengan Polda DIY

Kamis, 15 Okt 2026 - 09:02