5 Tren Teknologi AI Tahun 2024, Makin Canggih! - Koran Mandalika

5 Tren Teknologi AI Tahun 2024, Makin Canggih!

Selasa, 9 April 2024 - 10:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Artificial intelligence (AI) makin canggih saja. Lantas, apa saja tren teknologi AI tahun 2024 yang mengubah cara kita berinteraksi dengan dunia?

Belum habis rasa takjub oleh kecanggihan ChatGPT dan sejenisnya, teknologi artificial intelligence (AI) terus melahirkan tren baru. Menginjak tahun 2024, AI tidak sekadar konsep futuristik, tetapi telah menjadi kenyataan yang mengubah cara kita beinteraksi dengan dunia.

Lalu, apa saja tren teknologi AI tahun 2024 yang menghadirkan berbagai inovasi baru? Berikut jawabannya, seperti dilansir dari laman Forbes.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Generasi Berikut AI Generatif

Sistem AI tidak lagi terbatas pada chatbot sederhana atau meme generator. Sistem AI akan mampu merangkai narasi kompleks, menyusun koreografi simfoni musik, membantu penulis membuat novel terlaris, hingga mempermudah kerja para desainer. AI generatif makin serba bisa.

Selain mahir menyelaraskan input teks, AI juga pandai menciptakan sesuatu dari gambar, melodi, hingga suara. Dalam kehidupan nyata pendekatan integratif ini melahirkan banyak peluang, seperti pembuatan konten dan pengalaman multisensori yang memikat. Tinggal bagaimana kita memaksimalkan AI secara cerdas dalam bekerja.

Pendek kata, AI menjadi hal utama, bukan sekadar alternatif. Maka, SDM yang andal harus berpikir “bagaimana saya akan menggunakan AI” alih-alih menghindari pemakaiannya. Itu sebabnya, keterbukaan organisasi pada pemakaian perangkat dan aplikasi baru jadi penting dalam implementasi AI generasi berikutnya.

Augmented Working

Augmented working menegaskan posisi AI sebagai partner kerja yang berharga. Bayangkan ahli bedah bekerja dengan diagnostik yang diringkas AI atau software developer melakukan coding sesuai saran AI. Tentu ada waktu yang dihemat untuk menyelesaikan pekerjaan itu.

Di sisi lain, peningkatan kerja remote dan pendidikan online juga melahirkan revolusi kurikulum yang mengikuti dinamika tim virtual. Dengan kata lain, tahun 2024 kita akan menyaksikan lebih banyak simbiosis bakat manusia dan kecakapan AI yang menunjang produktivitas serta keunggulan dalam berkarya.

Baca Juga :  Plasgos Membawa Keamanan dan Kepercayaan Lebih Lanjut dengan Fitur Verifikasi ID Card untuk Penjual

AI yang Etis

Etika dalam menggunakan AI menjadi isu panas yang membuat banyak pihak meragukannya. Saat mekanisme AI makin banyak menyuguhkan informasi untuk membantu pengambilan keputusan, transparansi dan keadilan jadi faktor penting. Apalagi, model AI makin fleksibel dan dapat dimanfaatkan dalam banyak situasi.

Tantangan terbesar ada pada upaya rekayasa algoritma yang netral sekaligus implementasi standar ketat untuk memastikan mekanisme AI berjalan konsisten dan bertanggung jawab. Pada tahun 2024, minat terhadap pendidikan etika AI akan meningkat, termasuk menjadikan aspek etika sebagai prioritas dalam penelitian dan pengembangan AI.

Regulasi AI

Perkembangan AI yang belum pernah terjadi ini bukan cuma menarik tech geek. Para pemimpin dunia dan pembuat kebijakan global turut menyoroti AI yang makin merambah kehidupan manusia sehari-hari. Berbagai negara besar, seperti Tiongkok, Uni Eropa, India, dan Amerika Serikat bergerak maju merancang kebijakan AI secara komprehensif.

Tujuan regulasi AI ini ada tiga, yaitu mempercepat terobosan teknologi secara merata, menarik minat investasi global, tetapi juga melindungi masyarakat dari dampak AI yang belum terprediksi. Dengan adanya potensi sinergi internasional, kolaborasi global untuk menyusun standar dan norma AI kemungkinan terwujud dalam waktu dekat.

Quantum AI

Quantum AI merujuk pada komputasi kuantum yang terdengar asing di telinga orang awam. Memang tampak seperti jalan cerita science fiction, tetapi peralihan dari halaman fiksi ke kenyataan berkembangnya penelitian AI itu sudah terjadi. Tahun 2024 menjadi penanda lompatan besar AI dalam berbagai bidang.

Baca Juga :  Temukan Rasa Nyaman di Setiap Perjalanan, BRI Finance Hadirkan Promo Pembiayaan Mobil Baru Mulai 3,97%

AI tidak melulu menjadi monopoli raksasa teknologi. Namun, startup baru juga bisa memanfaatkan dan memberdayakan AI untuk melakukan pengembangan solusi kuantum. Terlebih pada sektor yang menuntut penyelesaian masalah secara kompleks dengan dorongan kemajuan kuantum.

Karena AI dapat diimplementasikan dalam banyak situasi, AI pun membentuk ekosistem teknologi sendiri. Ekosistem AI tidak hanya bagian strategi, tetapi ekosistem itu hadir sebagai strategi utama.

Kecerdasan buatan ini pun dapat mengatasi beragam tantangan, seperti manufaktur, produksi pangan, layanan kesehatan, perubahan iklim, hingga mengoptimalkan efisiensi aktivitas bisnis.

Mengamati tren teknologi AI pada tahun 2024 di atas, kita perlu mengikuti perubahan tersebut dan cepat mengadopsinya untuk kehidupan sehari-hari. Suka tidak suka, perubahan itu jadi satu-satunya yang terus muncul secara konstan.

Mau ikut berubah dan beradaptasi jadi cara terbaik agar tetap up-to-date dengan teknologi terkini. Mempelajari AI secara komprehensif bisa kamu lakukan dengan mengambil jurusan Artificial Intelligence di BINUS @Kemanggisan. Jurusan baru ini dirancang fokus pada AI terapan yang menjembatani pendidikan dan kebutuhan industri.

Selain itu juga, di BINUS University 2,5 Tahun kuliah bisa langsung gapai kariermu, sehingga kamu juga bisa membekali diri kamu dengan mulai lebih awal menentukan kariermu dengan enrichment program.

Hal ini dimungkinkan karena sistem ini mengembangkan kemampuan siap-terap mahasiswa dengan melalui enrichment program yang akan dijalani mahasiswa dengan memilih salah satu dari tujuh track yang tersedia, seperti internship, entrepreneurship, research, community development, study abroad, further study, dan specific independent study.

Mau menjadi bagian dari perubahan teknologi masa kini? Yuk, bergabung dengan jurusan AI di BINUS @Kemanggisan sekarang!

Berita Terkait

BINUS Hadirkan PADI Padel Kemanggisan, Perkuat Ekosistem Gaya Hidup Aktif dan Kebersamaan
Persaingan Kedai Kopi Meningkat, Sistem POS Bantu Tingkatkan Efisiensi Operasional
Wujudkan Generasi Sehat dan Produktif, SUCOFINDO Banjarmasin Gelar Sosialisasi HIV/AIDS
Safe Haven Kembali Diburu, Dupoin Futures Prediksi Harga Emas (XAUUSD) Menguat
Pelindo Multi Terminal Tanjung Intan Perkuat Kinerja Operasional Pelabuhan
Cara Top Up Game Tercepat & Teraman 2026
Fazzio Sunset Blue Hybrid x Alkateri, Motor Limited Edition Buat Nyempurnain Look Retro-Future Lo
Holding Perkebunan Nusantara Dukung Kampus Berbasis Perkebunan, Arya Sandhiyudha Jadi Mahasiswa Angkatan Pertama Magister ITSI

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 15:02

BINUS Hadirkan PADI Padel Kemanggisan, Perkuat Ekosistem Gaya Hidup Aktif dan Kebersamaan

Rabu, 5 Agustus 2026 - 12:02

Persaingan Kedai Kopi Meningkat, Sistem POS Bantu Tingkatkan Efisiensi Operasional

Rabu, 5 Agustus 2026 - 11:02

Wujudkan Generasi Sehat dan Produktif, SUCOFINDO Banjarmasin Gelar Sosialisasi HIV/AIDS

Rabu, 5 Agustus 2026 - 10:02

Pelindo Multi Terminal Tanjung Intan Perkuat Kinerja Operasional Pelabuhan

Rabu, 5 Agustus 2026 - 10:02

Cara Top Up Game Tercepat & Teraman 2026

Rabu, 5 Agustus 2026 - 10:02

Fazzio Sunset Blue Hybrid x Alkateri, Motor Limited Edition Buat Nyempurnain Look Retro-Future Lo

Rabu, 5 Agustus 2026 - 07:02

Holding Perkebunan Nusantara Dukung Kampus Berbasis Perkebunan, Arya Sandhiyudha Jadi Mahasiswa Angkatan Pertama Magister ITSI

Selasa, 4 Agustus 2026 - 23:36

Perkuat SDM Unggul, BRI Finance Genjot Rekrutmen Talenta Profesional di Kuartal III 2026

Berita Terbaru