KAI Dukung Ketahanan Pangan Nasional Melalui Distribusi Pupuk yang Efisien dan Tepat Waktu - Koran Mandalika

KAI Dukung Ketahanan Pangan Nasional Melalui Distribusi Pupuk yang Efisien dan Tepat Waktu

Jumat, 21 Februari 2025 - 16:18

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PT Kereta Api Indonesia (Persero) terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung Asta Cita Pemerintah, salah satunya terkait ketahanan pangan dan swasembada pangan nasional melalui layanan angkutan logistik. Sebagai bagian dari upaya tersebut adalah angkutan pupuk dari Stasiun Cilacap menuju beberapa stasiun tujuan.

“Angkutan pupuk ini merupakan hasil kerjasama antara KAI dengan PT Pupuk Indonesia (Persero), melalui anak usahanya PT Pupuk Sriwidjaja Palembang (PUSRI) yang sudah dimulai sejak Tahun 1975. Kerjasama ini kembali dimulai lagi tahun 2023 dengan total angkutan pupuk mencapai 18.480 ton per tahun. Kemudian naik di tahun 2024 dengan jumlah angkutan pupuk mencapai 24.180 ton per tahun ,” ungkap Vice President Public Relation KAI, Anne Purba.

Angkutan pupuk tersebut berangkat dari Stasiun Cilacap menuju beberapa stasiun di Jawa Tengah dan Yogyakarta yang memiliki gudang penyimpanan pupuk seperti Stasiun Gombong di Kebumen, Stasiun Maguwo di Yogyakarta dan Stasiun Ceper di Klaten.

Pada Januari 2025, total pupuk yang sudah diangkut sebanyak 3.810 ton, jumlah tersebut meningkat 442 persen dibanding Januari 2024 yang hanya mengangkat 690 ton. Dengan frekuensi perjalanan seminggu sekali, membawa 15 gerbong yang memuat 450 ton pupuk dalam setiap perjalanannya, adanya KA angkutan pupuk ini turut mengurangi kepadatan lalu lintas dan potensi kerusakan jalan akiban beban yang berat.

“Untuk memastikan kondisi pupuk tetap baik mulai dari keberangkatan hingga tiba di tujuan, KAI melayani angkutan pupuk ini dengan menggunakan sarana jenis gerbong tertutup,” jelasnya.

Penggunaan gerbong tertutup dalam pengangkutan pupuk ini bertujuan untuk menjaga kualitas dan keamanan pupuk selama perjalanan. Selain itu, moda transportasi kereta api juga memberikan keuntungan dari sisi efisiensi waktu dan biaya dibandingkan moda transportasi darat lainnya.

Baca Juga :  Dukung Ekosistem Pendidikan, KAI Logistik Optimalkan Peran Strategis Logistik Pada Awal Tahun Ajaran Baru

“KAI mendukung penuh program ketahanan pangan nasional dan swasembada pangan dengan menghadirkan solusi logistik yang andal dan efisien. Melalui angkutan pupuk ini, KAI berupaya memastikan pasokan pupuk bagi petani dapat terpenuhi dengan baik, sehingga produktivitas pertanian dapat meningkat,” terangnya.

Langkah ini merupakan bagian dari upaya KAI dalam mendukung distribusi logistik berbasis transportasi berkelanjutan. Dengan menggunakan kereta api sebagai sarana angkutan, distribusi pupuk menjadi lebih ramah lingkungan karena mampu mengurangi jejak karbon dibandingkan angkutan berbasis kendaraan darat karena kapasitas angkut kereta api yang besar dalam setiap perjalannya.

“KAI terus meningkatkan layanan angkutan barang guna mendukung berbagai sektor strategis nasional, termasuk sektor pertanian, demi terwujudnya swasembada pangan yang berkelanjutan sejalan dengan Asta Cita yang telah ditetapkan oleh pemerintah,” pungkas Anne.

Berita Terkait

Menkeu Baru Dilantik, Bagaimana Arah Kebijakan Kripto di Indonesia?
Permintaan Kendaraan Terjangkau Menguat, BRI Finance Perkuat Pembiayaan Mobil Bekas
Menggeliat Lewat Rel Kereta: Menakar Wajah Baru Pariwisata dan Ekonomi Kebumen
Didorong oleh Permintaan yang Tinggi, Enago Meluncurkan Situs Web Terlokalisasi untuk Memperkuat Ekosistem Riset Akademik Indonesia
Sasar Peluang Kemitraan dan Investasi Strategis, Sanggabiz Tampil Memukau Lewat Business Showcase dan Pitching di Capital Room GIK UGM
Pasar Crypto Semakin Dinamis, Bittime Hadirkan Program Berhadiah $HYPE hingga Sepuluh Juta Rupiah
Arsitek di Balik Layar: Selo Pangestu Imawan dan Agency yang Dibangunnya dalam Dua Tahun
5 Cara Mengidentifikasi Penyebab Perbedaan Performa Tim Sales

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 17:02

Menkeu Baru Dilantik, Bagaimana Arah Kebijakan Kripto di Indonesia?

Selasa, 15 September 2026 - 17:02

Permintaan Kendaraan Terjangkau Menguat, BRI Finance Perkuat Pembiayaan Mobil Bekas

Selasa, 15 September 2026 - 17:02

Menggeliat Lewat Rel Kereta: Menakar Wajah Baru Pariwisata dan Ekonomi Kebumen

Selasa, 15 September 2026 - 17:02

Didorong oleh Permintaan yang Tinggi, Enago Meluncurkan Situs Web Terlokalisasi untuk Memperkuat Ekosistem Riset Akademik Indonesia

Selasa, 15 September 2026 - 16:02

Sasar Peluang Kemitraan dan Investasi Strategis, Sanggabiz Tampil Memukau Lewat Business Showcase dan Pitching di Capital Room GIK UGM

Selasa, 15 September 2026 - 16:02

Arsitek di Balik Layar: Selo Pangestu Imawan dan Agency yang Dibangunnya dalam Dua Tahun

Selasa, 15 September 2026 - 15:02

5 Cara Mengidentifikasi Penyebab Perbedaan Performa Tim Sales

Selasa, 15 September 2026 - 15:02

5 Tips Membangun Hubungan dengan Calon Klien di Online Meeting Pertama

Berita Terbaru