Menghadapi Era Digital: Keterampilan AI dan Cybersecurity Semakin Dibutuhkan - Koran Mandalika

Menghadapi Era Digital: Keterampilan AI dan Cybersecurity Semakin Dibutuhkan

Selasa, 18 Maret 2025 - 17:09

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 18 Maret 2025 – Di era digital yang berkembang pesat, Artificial Intelligence (AI) dan Cybersecurity menjadi dua faktor utama yang membentuk lanskap dunia kerja.

Perusahaan dari berbagai industri semakin mengadopsi teknologi AI untuk meningkatkan efisiensi, sementara keamanan siber menjadi prioritas utama dalam menghadapi ancaman digital yang semakin kompleks.

Menurut berbagai riset, AI telah mengubah cara bisnis beroperasi, mulai dari otomatisasi tugas rutin hingga pengambilan keputusan berbasis data. AI memungkinkan perusahaan untuk meningkatkan produktivitas dengan mengurangi pekerjaan manual, memberikan analisis data yang lebih akurat, dan menciptakan pengalaman pelanggan yang lebih personal.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara itu, tantangan dalam adopsi AI juga muncul, seperti kebutuhan akan keterampilan baru serta potensi ancaman terhadap keamanan data.

Di sisi lain, dengan meningkatnya ketergantungan pada teknologi digital, keamanan siber menjadi semakin krusial. Serangan siber yang semakin canggih mengancam data bisnis dan individu, mendorong perusahaan untuk mengadopsi strategi keamanan yang lebih ketat.

Baca Juga :  Kejar Target Pemulihan Pascabencana di Aceh, Kementerian PU Terus Tangani Ruas Utama agar Bisa Segera Dilalui

Teknologi berbasis AI juga digunakan dalam cybersecurity untuk mendeteksi ancaman lebih cepat, menganalisis pola serangan, dan mengurangi risiko pelanggaran data.

Perubahan ini turut berdampak pada tenaga kerja, di mana keterampilan dalam AI dan cybersecurity menjadi semakin dicari. Perusahaan mencari profesional yang tidak hanya memahami teknologi AI tetapi juga mampu mengelola risiko keamanan digital.

Oleh karena itu, penting bagi tenaga kerja masa depan untuk terus meningkatkan keterampilan mereka dalam bidang ini.

Menjawab tantangan tersebut, Maxy Academy menghadirkan Asia AI Cyber Talent Accelerator Program. Program ini dinilai sebagai solusi inovatif bagi talenta muda yang ingin mempercepat karier mereka di bidang AI dan keamanan siber.

Isaac Munandar, CEO & Co-Founder Maxy Academy yang sekaligus menjadi inisiator program ini, menegaskan bahwa Maxy Academy berkomitmen untuk mendukung pengembangan talenta digital di Indonesia. “Kami percaya bahwa AI dan cybersecurity adalah dua keterampilan utama yang akan menentukan masa depan dunia kerja,” ujarnya dalam rilis, Selasa (18/03/2025)

Baca Juga :  Hadirkan Booth “MINERALive” di Invirotech 2026, MIND ID Demonstrasikan Pengelolaan Limbah Terintegrasi

Program ini dirancang untuk dapat membekali peserta dengan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan industri serta membuka peluang bagi mereka untuk berkontribusi dalam ekosistem digital global. 

“Melalui Asia AI Cyber Talent Accelerator Program, kami ingin membuka akses bagi talenta muda agar dapat berkembang dan berkontribusi dalam ekosistem digital secara global. Program ini bukan hanya tentang pembelajaran teknologi, tetapi juga membangun generasi profesional yang siap menghadapi tantangan industri di masa depan,” lanjut Isaac.

Dengan pendekatan lintas disiplin, Asia AI Cyber Talent Accelerator Program diharapkan dapat menjawab tantangan era digital serta mengoptimalkan potensi AI dalam mendukung kemajuan industri teknologi di Indonesia.

Berita Terkait

Semarak Hari Pelanggan Nasional, BRI BO Gading Boulevard Sambut Nasabah dengan Hangat
ProviderSMM Rilis Request Layanan, Reseller Bisa Ajukan Kebutuhan dari Database Lebih dari 1 Juta Layanan SMM
Transformasi Organisasi, Bank Mandiri Taspen Perkuat Kepemimpinan Regional melalui Implementasi RCEO
ION Ajak Startup Bandung Melihat Celah Infrastruktur Digital sebagai Peluang Bisnis
Public Expose 2026: Laba Tembus Rp1,91 T, Jasa Marga Siap Dorong Pertumbuhan Jangka Panjang
Palantir dan Apple Jadi Sorotan, Saham Teknologi AS Masih Punya Katalis Pertumbuhan
Mitra Penjahit Terdekat untuk Kebutuhan Seragam dan Manufaktur Pakaian Perusahaan Anda
Ondo Finance dan FLOQ Kolaborasi Hadirkan Akses Tokenisasi Saham & ETF AS di Indonesia

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 22:31

Semarak Hari Pelanggan Nasional, BRI BO Gading Boulevard Sambut Nasabah dengan Hangat

Rabu, 9 September 2026 - 22:02

ProviderSMM Rilis Request Layanan, Reseller Bisa Ajukan Kebutuhan dari Database Lebih dari 1 Juta Layanan SMM

Rabu, 9 September 2026 - 22:02

Transformasi Organisasi, Bank Mandiri Taspen Perkuat Kepemimpinan Regional melalui Implementasi RCEO

Rabu, 9 September 2026 - 21:02

ION Ajak Startup Bandung Melihat Celah Infrastruktur Digital sebagai Peluang Bisnis

Rabu, 9 September 2026 - 18:02

Public Expose 2026: Laba Tembus Rp1,91 T, Jasa Marga Siap Dorong Pertumbuhan Jangka Panjang

Rabu, 9 September 2026 - 17:02

Mitra Penjahit Terdekat untuk Kebutuhan Seragam dan Manufaktur Pakaian Perusahaan Anda

Rabu, 9 September 2026 - 17:02

Ondo Finance dan FLOQ Kolaborasi Hadirkan Akses Tokenisasi Saham & ETF AS di Indonesia

Rabu, 9 September 2026 - 16:02

Proyek Bangunan Makin Kompleks, Roda Bangun Mandiri Dorong Pendekatan Terintegrasi

Berita Terbaru