Proyek Bangunan Makin Kompleks, Roda Bangun Mandiri Dorong Pendekatan Terintegrasi - Koran Mandalika

Proyek Bangunan Makin Kompleks, Roda Bangun Mandiri Dorong Pendekatan Terintegrasi

Rabu, 9 September 2026 - 16:02

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Proyek Bangunan Makin Kompleks, Roda Bangun Mandiri Dorong Pendekatan Terintegrasi

Meningkatnya tuntutan terhadap keamanan, akses, keselamatan, dan efisiensi operasional membuat kebutuhan pada proyek bangunan modern semakin kompleks. Kondisi ini mendorong perubahan dalam proses perencanaan, termasuk cara berbagai komponen bangunan dipilih dan diintegrasikan sejak awal proyek.

Pendekatan yang hanya berfokus pada pemilihan produk secara terpisah berpotensi membuat kebutuhan antar-komponen tidak sepenuhnya terhubung. Karena itu, perencanaan perlu mempertimbangkan bagaimana setiap sistem bekerja sebagai bagian dari keseluruhan bangunan, bukan hanya berdasarkan spesifikasi masing-masing produk.

Menurut Roda Bangun Mandiri (RBM), perubahan tersebut membuat system thinking semakin relevan dalam perencanaan sistem bangunan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dalam proyek modern, kebutuhan tidak berhenti pada produk apa yang digunakan. Yang lebih penting adalah bagaimana setiap komponen bekerja bersama untuk memenuhi kebutuhan bangunan. Karena itu, kami melihat perencanaan perlu dimulai dari requirement proyek sebelum menentukan sistem dan produk yang tepat,” ujar Bernardus Rizky, COO Roda Bangun Mandiri.

Baca Juga :  Komitmen BRI Life Perkuat Implementasi ESG Melalui Program Kesehatan, Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Serta Kepedulian Lingkungan

Pada sistem pintu, misalnya, kebutuhan proyek dapat mencakup fungsi ruang, intensitas penggunaan, keamanan, keselamatan, hingga kontrol akses. Faktor-faktor tersebut kemudian perlu diterjemahkan ke dalam kombinasi sistem dan perangkat yang sesuai, sehingga masing-masing komponen dapat berfungsi secara optimal dalam satu kesatuan.

Pendekatan ini juga mengubah proses diskusi antara penyedia sistem dan tim proyek. Alih-alih hanya membahas spesifikasi produk, pembahasan dapat dimulai dari kebutuhan bangunan dan konteks penggunaannya.

“Kami perlu memahami terlebih dahulu bagaimana sebuah ruang digunakan, siapa penggunanya, serta requirement yang harus dipenuhi. Dari sana baru dapat ditentukan konfigurasi sistem yang sesuai. Dengan pendekatan seperti ini, produk menjadi bagian dari solusi yang dirancang untuk kebutuhan proyek,” kata Bernardus.

Baca Juga :  FisTx Hadirkan Aqua Support, Solusi Saat Siklus Budidaya Udang Sedang Berjalan

Perubahan pendekatan tersebut sejalan dengan pengalaman RBM selama lebih dari 30 tahun di bidang sistem pintu serta kemitraannya dengan berbagai brand internasional. Pengalaman tersebut menjadi dasar bagi RBM untuk terlibat tidak hanya pada tahap penyediaan produk, tetapi juga dalam memahami kebutuhan sistem sejak tahap perencanaan.

Bagi RBM, pendekatan terintegrasi menjadi bagian penting dalam menghadapi proyek bangunan yang semakin kompleks. Dengan memulai dari kebutuhan proyek dan menghubungkannya dengan sistem yang tepat, setiap komponen dapat dirancang untuk mendukung fungsi bangunan secara lebih menyeluruh.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Ada Cerita Cinta hingga Drama Skripsi di Dinding Sekolah dan Kampus, Cokelat Take-It Bisa Diambil di Tengah Cerita
Usai Raih World Artist of the Year, JessC Perluas Langkah Musik di Indonesia
Cara Membuat Website Toko Online Sendiri Sebelum 11.11 dan Harbolnas
BINUS Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor melalui NEST di QS Higher Ed Summit Asia Pacific 2026
BRI Dorong Literasi Keuangan Sejak Dini melalui Edukasi di Lingkungan Sekolah
Alternativa Film Festival 2027 Siapkan Hadiah US$120.000, Buka Peluang bagi Sineas Indonesia ke Panggung Internasional
Lewat Baseball5, Perbasasi Jakarta dan JALIN Foundation Ajak Remaja Hidup Sehat dan Berani Hadapi Tekanan
39% Responden Perkotaan Indonesia Pakai AI untuk Belanja dan Rekomendasi, Peringkat Pencarian Saja Tak Lagi Cukup

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 23:02

Ada Cerita Cinta hingga Drama Skripsi di Dinding Sekolah dan Kampus, Cokelat Take-It Bisa Diambil di Tengah Cerita

Selasa, 3 November 2026 - 23:02

Usai Raih World Artist of the Year, JessC Perluas Langkah Musik di Indonesia

Selasa, 3 November 2026 - 22:02

Cara Membuat Website Toko Online Sendiri Sebelum 11.11 dan Harbolnas

Selasa, 3 November 2026 - 22:02

BINUS Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor melalui NEST di QS Higher Ed Summit Asia Pacific 2026

Selasa, 3 November 2026 - 22:02

BRI Dorong Literasi Keuangan Sejak Dini melalui Edukasi di Lingkungan Sekolah

Selasa, 3 November 2026 - 19:02

Lewat Baseball5, Perbasasi Jakarta dan JALIN Foundation Ajak Remaja Hidup Sehat dan Berani Hadapi Tekanan

Selasa, 3 November 2026 - 18:02

39% Responden Perkotaan Indonesia Pakai AI untuk Belanja dan Rekomendasi, Peringkat Pencarian Saja Tak Lagi Cukup

Selasa, 3 November 2026 - 18:02

Pemerintah Bahas Skema Pembiayaan Perumahan bagi Masyarakat Berpenghasilan Tanggung

Berita Terbaru