Nasdaq Ajukan Pencatatan 21Shares Dogecoin ETF, Langkah Baru di Dunia Kripto! - Koran Mandalika

Nasdaq Ajukan Pencatatan 21Shares Dogecoin ETF, Langkah Baru di Dunia Kripto!

Rabu, 30 April 2025 - 16:26

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nasdaq secara resmi telah mengajukan permohonan kepada Komisi Sekuritas dan Bursa Amerika Serikat (SEC) untuk mencatat ETF Dogecoin yang dikelola oleh perusahaan manajemen aset kripto, 21Shares. Pengajuan ini merupakan tindak lanjut dari dokumen awal yang disampaikan oleh 21Shares pada 10 April 2025. Jika disetujui, ETF ini akan menjadi salah satu produk investasi resmi pertama yang secara langsung dipatok ke harga Dogecoin (DOGE), membuka peluang bagi investor institusional dan ritel untuk mendapatkan eksposur ke aset kripto populer ini tanpa harus membeli dan menyimpan token secara langsung.

Dogecoin bisa kamu pantau dan beli melalui aplikasi Nanovest, aplikasi investasi yang aman dan mudah digunakan!

ETF (Exchange-Traded Fund) Dogecoin ini dirancang untuk meniru kinerja harga DOGE dan memberikan akses yang lebih terstruktur serta diatur secara legal bagi investor, terutama yang beroperasi di pasar keuangan tradisional. Dalam pengajuan tersebut, Nasdaq akan menangani pencatatan dan perdagangan ETF ini, sementara 21Shares akan bertindak sebagai penerbit dan pengelola aset dasar. Pengajuan ini menyusul langkah serupa dari perusahaan besar lainnya seperti Bitwise dan Grayscale, yang sebelumnya juga telah mengajukan ETF berbasis Dogecoin dan aset kripto lainnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Upaya ini mencerminkan meningkatnya minat dari sektor keuangan tradisional untuk mengintegrasikan aset digital ke dalam ekosistem investasi mereka. Saat ini, lebih dari 70 ETF kripto sedang menunggu persetujuan dari SEC, termasuk ETF untuk aset digital besar lainnya seperti Solana (SOL), XRP, dan Polkadot (DOT). Ini menunjukkan bahwa pasar kripto tidak lagi dianggap sebagai aset spekulatif semata, tetapi mulai mendapat tempat sebagai instrumen investasi yang sah di mata regulator dan pelaku pasar institusional.

Baca Juga :  Kalibrr Gelar Job Fair Online, Ekslusif untuk Lowongan Magang, Mahasiswa dan Fresh Graduate di Seluruh Indonesia Bisa Daftar!

Dogecoin sendiri merupakan aset digital dengan kapitalisasi pasar sekitar USD $26 miliar dan dikenal luas sebagai “memecoin” yang populer. Meskipun awalnya diciptakan sebagai lelucon, DOGE telah berkembang menjadi alat pembayaran peer-to-peer yang cepat, murah, dan digunakan oleh komunitas besar di seluruh dunia. Popularitasnya yang tinggi, serta dukungan dari tokoh-tokoh seperti Elon Musk, menjadikan Dogecoin sebagai salah satu aset kripto yang paling dikenal dan diperhatikan di pasar.

Nasdaq dan 21Shares tampaknya memanfaatkan momentum pergeseran sikap regulator AS yang lebih terbuka terhadap kripto di bawah pemerintahan saat ini. Ini menjadi sinyal positif bahwa pasar tradisional dan sektor kripto mulai menemukan titik temu dalam upaya menciptakan ekosistem keuangan yang lebih inklusif dan modern. Jika ETF ini disetujui, hal ini dapat membuka jalan bagi lebih banyak produk investasi berbasis aset kripto lainnya untuk masuk ke pasar resmi dan memperluas basis investor.

Dengan masuknya ETF Dogecoin ke dalam bursa besar seperti Nasdaq, daya tarik Dogecoin bisa semakin meningkat, tidak hanya dari sisi ritel, tetapi juga dari investor institusional yang sebelumnya enggan masuk ke pasar kripto karena kurangnya produk yang teregulasi. Ke depan, ETF ini dapat menjadi katalis baru dalam mendorong adopsi kripto secara lebih luas dan memperkuat legitimasi Dogecoin sebagai aset digital yang layak diperhitungkan.

Baca Juga :  Telkom Indonesia bersama Dinas Pemberdayaan Masyarakat Gampong Luncurkan Program Pelatihan Re-Investasi dan Digitalisasi BUMDes

Langkah Nasdaq ini mencerminkan upaya untuk memperluas akses investor ke aset digital dan menyoroti pergeseran regulasi yang lebih ramah terhadap kripto di bawah administrasi saat ini.

Pergerakan Aset kripto, Saham Amerika Serikat, dan Emas Digital saat ini bisa kamu cek di aplikasi Nanovest. Jika kamu tertarik untuk mulai berinvestasi di Aset Kripto, Nanovest dapat menjadi pilihan kamu untuk mulai berinvestasi dan eksplor koin kripto lainnya, sebuah aplikasi investasi saham & kripto yang terpercaya dan aman yang dapat menjadi pilihan terbaik bagi para investor di Indonesia. Bagi para investor yang baru ingin memulai berinvestasi tidak perlu khawatir karena aset yang kamu miliki akan terjamin oleh perlindungan asuransi Sinar Mas sehingga terlindungi dari risiko cybercrime. Dan Nanovest juga telah terdaftar dan diawasi oleh BAPPEBTI, sehingga aman untuk digunakan. Bagi para penggiat investasi yang ingin menggunakan Nanovest, aplikasi ini sudah tersedia di Play Store maupun App Store Anda.

Berita Terkait

Faktor Ekonomi yang Mempengaruhi Pair USD/JPY di Pasar Forex
Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Tata Kelola Berbasis Data, Akurasi Produksi Sawit PTPN IV Regional III Tembus 96,77 Persen
Sebanyak 2,3 Juta Kendaraan Kembali ke Jabotabek Pada H-10 s.d H+5 Hari Raya Idulfitri 1447H/Lebaran 2026, Dirut Jasa Marga Imbau Pengguna Jalan Optimalkan Rest Area Alternatif dan Manfaatkan Aplikasi Travoy
Siaga Arus Balik Idulfitri 1447H/Lebaran 2026, Jasa Marga Pastikan Kesiapan Pelayanan dan Imbau Pemudik Gunakan Rest Area Alternatif
FLOQ Gandeng Blibli Tiket Rewards, Hadirkan Program “First Trade, First Reward” bagi Pengguna
Bittime Hadirkan Flexible Staking $XAUT dan $SLVON dengan Imbal Hasil Hingga 10% APY di Tengah Koreksi Pasar
Pengguna KA dari Stasiun Garut Meningkat Saat Angkutan Lebaran 2026
Paradoks Ekspor Baja Tiongkok dan Pentingnya Perlindungan Industri Baja Nasional

Berita Terkait

Sabtu, 28 Maret 2026 - 07:00

Faktor Ekonomi yang Mempengaruhi Pair USD/JPY di Pasar Forex

Sabtu, 28 Maret 2026 - 06:00

Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Tata Kelola Berbasis Data, Akurasi Produksi Sawit PTPN IV Regional III Tembus 96,77 Persen

Jumat, 27 Maret 2026 - 23:00

Sebanyak 2,3 Juta Kendaraan Kembali ke Jabotabek Pada H-10 s.d H+5 Hari Raya Idulfitri 1447H/Lebaran 2026, Dirut Jasa Marga Imbau Pengguna Jalan Optimalkan Rest Area Alternatif dan Manfaatkan Aplikasi Travoy

Jumat, 27 Maret 2026 - 23:00

Siaga Arus Balik Idulfitri 1447H/Lebaran 2026, Jasa Marga Pastikan Kesiapan Pelayanan dan Imbau Pemudik Gunakan Rest Area Alternatif

Jumat, 27 Maret 2026 - 19:00

Bittime Hadirkan Flexible Staking $XAUT dan $SLVON dengan Imbal Hasil Hingga 10% APY di Tengah Koreksi Pasar

Jumat, 27 Maret 2026 - 19:00

Pengguna KA dari Stasiun Garut Meningkat Saat Angkutan Lebaran 2026

Jumat, 27 Maret 2026 - 18:00

Paradoks Ekspor Baja Tiongkok dan Pentingnya Perlindungan Industri Baja Nasional

Jumat, 27 Maret 2026 - 18:00

Peringati Hari Ginjal Dunia, Holding Perkebunan Nusantara Tingkatkan Kesadaran Kesehatan Ginjal melalui RS Sri Pamela Tebing Tinggi

Berita Terbaru

NTB Terkini

Rakornas HIMBARSI 2026 Dipastikan Berlangsung di Lombok

Sabtu, 28 Mar 2026 - 05:53