Reksa Dana Pasar Uang BRI-MI, Pilihan Investasi Optimal di Tengah Ketidakpastian Global - Koran Mandalika

Reksa Dana Pasar Uang BRI-MI, Pilihan Investasi Optimal di Tengah Ketidakpastian Global

Jumat, 2 Mei 2025 - 18:44

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Reksa Dana Pasar Uang BRI-MI, Pilihan Investasi Optimal di Tengah Ketidakpastian Global

PT BRI Manajemen Investasi (BRI-MI) menawarkan dua produk unggulan di kategori reksa dana pasar uang, yang dirancang untuk memberikan solusi investasi jangka pendek yang stabil, likuid, dan minim risiko—yakni BRI Seruni Pasar Uang III dan BRI GamaSteps Pasar Uang.

Jakarta, 29 April 2025 – PT
BRI Manajemen Investasi (BRI-MI) menawarkan dua produk unggulan di kategori reksa
dana pasar uang, yang dirancang untuk memberikan solusi investasi jangka pendek
yang stabil, likuid, dan minim risiko—yakni BRI Seruni Pasar Uang III dan BRI
GamaSteps Pasar Uang.

Kedua produk ini dirancang untuk
memberikan imbal hasil kompetitif dan dengan risiko yang cukup rendah bagi
investor, terutama di tengah ketidakpastian ekonomi global akibat ketegangan
perdagangan antara Amerika Serikat dan Tiongkok.​

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Direktur Utama BRI-MI, Tina
Meilina mengatakan, BRI Seruni Pasar Uang III dan BRI GamaSteps Pasar Uang dapat
membantu investor mendiversifikasi portofolio mereka dan mengurangi risiko
volatilitas pasar.

Baca Juga :  Stasiun Mojokerto Layani Lebih dari 280 Ribu Pelanggan di Triwulan III 2025: Mobilitas Naik, Ekonomi Daerah Kian Bergerak

“Kami melihat reksa dana pasar
uang sebagai pilihan alternatif investasi menarik untuk jangka pendek.
Instrumen investasi ini bisa diandalkan untuk mengamankan dana saat pasar
mengalami volatilitas, namun tetap berpotensi cetak imbal hasil optimal,” ujar
Tina.

Adapun reksa dana BRI Seruni
Pasar Uang III telah menunjukkan performa yang konsisten. Per Maret 2025, reksa
dana ini mencatatkan imbal hasil sebesar 5,49% Year on Year (YoY). Dana
kelolaan mencapai Rp1,74 triliun, dengan komposisi portofolio yang terdiri dari
95,62% efek utang dan 4,38% pasar uang serta kas.

Sementara itu, per Maret 2025,
reksa dana BRI GamaSteps Pasar Uang menunjukkan pertumbuhan imbal hasil sebesar
5,23% YoY. Reksa dana ini bertujuan untuk memperoleh tingkat pendapatan
yang bersaing dengan tetap mempertahankan nilai modal investasi dan menjaga
kestabilan likuiditas serta mendukung Tri Dharma Pendidikan

Menjadi Produk Diversifikasi
di Tengah Ketidakpastian Global

Di tengah ketegangan perdagangan
global, termasuk rencana Amerika Serikat untuk memberlakukan tarif sebesar 32%
pada ekspor Indonesia seperti elektronik, pakaian, dan alas kaki, serta
ketidakpastian akibat perang dagang antara AS dan Tiongkok, investor menghadapi
tantangan dalam menjaga stabilitas portofolio mereka. Bank Indonesia telah
mempertahankan suku bunga acuan pada 5,75% untuk menjaga stabilitas rupiah di
tengah tekanan eksternal.​

Baca Juga :  Bank Mandiri Taspen Terlibat Kolaborasi BUMN, Hadirkan Ruang Belajar di Banda Neira

Dalam konteks ini, reksa dana
pasar uang seperti BRI Seruni Pasar Uang III dan BRI GamaSteps Pasar Uang
menawarkan alternatif investasi dengan risiko yang relatif rendah dan likuid,
membantu investor mendiversifikasi portofolio mereka dan mengurangi risiko
volatilitas pasar.​

“Selain potensi imbal hasil terus
naik, sikap wait and see investor yang masih menebak kejelasan arah suku
bunga merupakan posisi yang bagus untuk mengoleksi reksa dana pasar uang. Hal
itu karena instrumen pasar uang dapat menjadi alternatif investasi yang relatif
stabil dan likuid, sambil menunggu arah suku bunga lebih jelas,” tambah Tina.

Berita Terkait

39% Responden Perkotaan Indonesia Pakai AI untuk Belanja dan Rekomendasi, Peringkat Pencarian Saja Tak Lagi Cukup
Pemerintah Bahas Skema Pembiayaan Perumahan bagi Masyarakat Berpenghasilan Tanggung
BP Tapera Perkuat Sinergi Penyaluran FLPP, Realisasi Tembus 197 Ribu Rumah
19 Perenang Berhasil Seberangi Selat Madura, Bawa Harapan bagi Warga Pesisir Timbulsloko
PTPP Perkuat Portofolio dan Keberlanjutan Bisnis melalui Kepercayaan Pupuk Kaltim atas Kontrak Baru Proyek EPC Dermaga 11 Senilai Rp400 Miliar
RevComm Hadirkan Fitur Automation di MiiTel, Analisis Panggilan dan Rapat Kini Berjalan Otomatis
Kantor Pusat Baru dari Lahan Kosong: Urutan Pekerjaannya
Mengenal ezSign, Penyelenggara Sertifikasi Elektronik Non-Instansi

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 18:02

39% Responden Perkotaan Indonesia Pakai AI untuk Belanja dan Rekomendasi, Peringkat Pencarian Saja Tak Lagi Cukup

Selasa, 3 November 2026 - 18:02

Pemerintah Bahas Skema Pembiayaan Perumahan bagi Masyarakat Berpenghasilan Tanggung

Selasa, 3 November 2026 - 18:02

BP Tapera Perkuat Sinergi Penyaluran FLPP, Realisasi Tembus 197 Ribu Rumah

Selasa, 3 November 2026 - 17:02

PTPP Perkuat Portofolio dan Keberlanjutan Bisnis melalui Kepercayaan Pupuk Kaltim atas Kontrak Baru Proyek EPC Dermaga 11 Senilai Rp400 Miliar

Selasa, 3 November 2026 - 16:02

RevComm Hadirkan Fitur Automation di MiiTel, Analisis Panggilan dan Rapat Kini Berjalan Otomatis

Selasa, 3 November 2026 - 16:02

Kantor Pusat Baru dari Lahan Kosong: Urutan Pekerjaannya

Selasa, 3 November 2026 - 16:02

Mengenal ezSign, Penyelenggara Sertifikasi Elektronik Non-Instansi

Selasa, 3 November 2026 - 16:02

Media x Space 2026: School of Design BINUS UNIVERSITY dan Arcolabs Hadirkan Eksplorasi Seni, Teknologi, dan Pengetahuan Leluhur

Berita Terbaru