Hardiknas 2025: Saatnya Kampus Hadirkan Solusi Finansial yang Relevan bagi Mahasiswa - Koran Mandalika

Hardiknas 2025: Saatnya Kampus Hadirkan Solusi Finansial yang Relevan bagi Mahasiswa

Sabtu, 3 Mei 2025 - 16:45

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menyambut Hari Pendidikan Nasional yang jatuh pada 2 Mei, dunia pendidikan Indonesia dihadapkan pada tantangan baru dimana perguruan tinggi diharapkan tetap relevan, inklusif, dan adaptif terhadap perubahan zaman. Dalam kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya pulih dan persaingan antar kampus yang semakin ketat, inovasi bukan lagi pilihan, tapi sebuah keharusan.

Saat ini, biaya pendidikan tinggi yang terus meningkat menjadi salah satu penghambat utama akses pendidikan bagi masyarakat. Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), Indeks Harga Konsumen untuk sektor pendidikan mengalami tren kenaikan dalam beberapa tahun terakhir. Di sisi lain, daya beli rumah tangga menengah ke bawah masih tertekan oleh inflasi dan stagnasi pendapatan. Hal ini menyebabkan banyak calon mahasiswa menunda atau bahkan mengurungkan niat untuk melanjutkan studi ke jenjang perguruan tinggi.

Lebih dari sekadar kurikulum dan fasilitas, mahasiswa kini menuntut kampus yang benar-benar memahami kebutuhan mereka, mulai dari kenyamanan digital, fleksibilitas metode pembelajaran, hingga akses ke solusi finansial yang memadai. Kampus yang gagal merespons kebutuhan ini berisiko kehilangan minat pendaftar dan mengalami penurunan angka retensi mahasiswa.

Chief of Product Growth and Marketing OttoDigital Grace Sunarjo mengatakan, “Mahasiswa dan orang tua kini semakin kritis. Mereka tidak hanya mencari universitas yang bagus secara akademik, tapi juga yang memberikan dukungan menyeluruh, termasuk bantuan keuangan yang fleksibel dan transparan.”

Untuk menjawab tantangan tersebut, OttoDigital menghadirkan OttoEdu, sebuah layanan pembiayaan pendidikan yang memungkinkan mahasiswa mencicil biaya mereka per bulan. Dana disalurkan langsung ke universitas, sehingga penggunaan benar-benar terkontrol dan sesuai kebutuhan akademik.

Salah satu kampus yang telah mengadopsi OttoEdu adalah Universitas Islam Nusantara (Uninus) di Bandung. Melalui kerja sama ini, Uninus memberikan akses lebih luas kepada mahasiswanya untuk mendapatkan pendanaan pendidikan yang terjangkau, sehingga mereka bisa tetap melanjutkan studi meski memiliki keterbatasan finansial.

Agus, mahasiswa Fakultas Ekonomi Uninus, mengatakan bahwa layanan finansial seperti OttoEdu sangat membantu mahasiswa yang menghadapi tantangan biaya kuliah. “Buat saya dan banyak teman-teman lainnya, layanan seperti ini benar-benar jadi penyelamat. Kami bisa fokus kuliah tanpa harus pusing cari dana tiap semester. Saya berharap makin banyak kampus yang menyediakan solusi serupa agar semua orang punya kesempatan yang sama untuk menyelesaikan pendidikan,” ujarnya.

Baca Juga :  Pengajuan ETF Dogecoin Membawa Meme Coin ke Level Baru

Dengan sistem yang terintegrasi secara digital dan penjaminan dari wali mahasiswa, OttoEdu menawarkan proses yang cepat dan aman, baik bagi institusi pendidikan maupun mahasiswa. Solusi ini menjadi bentuk nyata bagaimana kampus dapat menjadi lebih adaptif dan responsif terhadap kondisi riil yang dihadapi generasi muda saat ini.

Memperingati Hari Pendidikan Nasional, OttoDigital mendorong lebih banyak perguruan tinggi di Indonesia untuk mengadopsi pendekatan yang lebih inovatif, humanis, dan berbasis kebutuhan mahasiswa. Karena pada akhirnya, pendidikan yang inklusif bukan hanya soal menerima lebih banyak mahasiswa, tetapi juga memastikan mereka bisa menyelesaikan studi tanpa harus mengorbankan masa depan mereka karena masalah biaya.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai OttoEdu, kunjungi www.ottodigital.id.

Berita Terkait

FLOQ Circle: Sisterhood Hadirkan Ruang Aman bagi Perempuan untuk Mengenal Aset Kripto
Danantara Indonesia Serentak Resmikan 6 Proyek Hilirisasi Fase-I dengan Total Nilai Investasi Hingga US$ 7 Miliar
Cara Trader Pemula Mengelola Risiko dengan Trading Plan
Luminous Spring di PIK Avenue Hadirkan Path of Light
Analisis Teknikal Dasar untuk Membaca Arah Pergerakan Harga
Sambut Mudik Lebaran 2026, 16 Ribuan Tiket KA Reguler Keberangkatan Daop 4 Semarang Telah Terjual
KAI Daop 4 Semarang Perkuat Layanan Kesehatan Pegawai melalui Kolaborasi dengan Primaya Hospital
BRI-MI Nilai Volatilitas Pasar Sebagai Momentum Penguatan Fundamental dan Strategi Investasi

Berita Terkait

Rabu, 11 Februari 2026 - 23:57

FLOQ Circle: Sisterhood Hadirkan Ruang Aman bagi Perempuan untuk Mengenal Aset Kripto

Rabu, 11 Februari 2026 - 21:47

Danantara Indonesia Serentak Resmikan 6 Proyek Hilirisasi Fase-I dengan Total Nilai Investasi Hingga US$ 7 Miliar

Rabu, 11 Februari 2026 - 20:31

Luminous Spring di PIK Avenue Hadirkan Path of Light

Rabu, 11 Februari 2026 - 19:51

Analisis Teknikal Dasar untuk Membaca Arah Pergerakan Harga

Rabu, 11 Februari 2026 - 15:52

Sambut Mudik Lebaran 2026, 16 Ribuan Tiket KA Reguler Keberangkatan Daop 4 Semarang Telah Terjual

Rabu, 11 Februari 2026 - 15:10

KAI Daop 4 Semarang Perkuat Layanan Kesehatan Pegawai melalui Kolaborasi dengan Primaya Hospital

Rabu, 11 Februari 2026 - 14:42

BRI-MI Nilai Volatilitas Pasar Sebagai Momentum Penguatan Fundamental dan Strategi Investasi

Rabu, 11 Februari 2026 - 14:37

BINUS SCHOOL Bekasi Rayakan Satu Dekade Perjalanan Melalui Gelaran BEEFEST

Berita Terbaru