Stasiun Bekasi sebagai Stasiun Integrasi dan Alternatif Menuju Berbagai Kota Tujuan di Jakarta - Koran Mandalika

Stasiun Bekasi sebagai Stasiun Integrasi dan Alternatif Menuju Berbagai Kota Tujuan di Jakarta

Rabu, 11 Juni 2025 - 15:40

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Stasiun Bekasi terus memperkuat perannya sebagai simpul transportasi strategis di wilayah Jabodetabek. Tidak hanya melayani keberangkatan dan kedatangan kereta api jarak jauh (KAJJ), stasiun ini juga menjadi titik integrasi penting yang memudahkan mobilitas masyarakat ke berbagai kota tujuan di Jakarta dan sekitarnya.

Stasiun yang terletak di Jalan Ir. H. Juanda, Kota Bekasi Timur, Jawa Barat ini berdiri pada ketinggian sekitar ±19 meter di atas permukaan laut. Lokasinya yang strategis menjadikan Stasiun Bekasi sebagai salah satu pilihan utama bagi para penumpang, baik untuk perjalanan antarkota maupun komuter harian.

Suasana integrasi di Stasiun Bekasi 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Ixfan Hendriwintoko, menjelaskan bahwa Stasiun Bekasi saat ini merupakan stasiun dengan volume penumpang KAJJ tertinggi ketiga setelah Stasiun Pasar Senen dan Stasiun Gambir.

“Dalam lima bulan terakhir, tercatat sebanyak 472.872 pelanggan KAJJ naik atau berangkat dari Stasiun Bekasi. Ini menunjukkan antusiasme masyarakat yang tinggi terhadap Bekasi sebagai stasiun alternatif keberangkatan,” ungkap Ixfan.

Baca Juga :  5 Kesalahan Pemula Saat Menentukan Harga Produk yang Bikin Produk Nggak Laku

Saat ini, Stasiun Bekasi melayani hingga 436 perjalanan KA, terdiri dari 73 perjalanan KAJJ dari arah Jakarta, 61 perjalanan KAJJ lainnya yang menuju Jakarta, serta sisanya merupakan KA Commuter Line yang menjadikan stasiun ini sebagai titik perlintasan penting bagi mobilitas lintas wilayah. Stasiun ini didukung oleh 8 jalur kereta api, terdiri dari 4 jalur untuk KAJJ dan 4 jalur lainnya untuk melayani perjalanan KA Commuter Line, yang semakin memperkuat kapasitas dan fleksibilitas operasional stasiun.

Sebagai stasiun integrasi, Stasiun Bekasi tidak hanya melayani KAJJ dan KA Commuter Line, tetapi juga memberikan kemudahan bagi penumpang yang ingin melanjutkan perjalanan menggunakan LRT Jabodebek. Penumpang dapat memilih transit ke Stasiun Jatimulya atau Stasiun Bekasi Barat, yang keduanya dapat diakses dengan angkutan umum dari Stasiun Bekasi.

Baca Juga :  Goncangan Geopolitik, Batu Bara Tahan Banting dan Jadi Andalan Energi Primer Nasional

“Pilihan integrasi dengan dua stasiun LRT tersebut menjadikan Stasiun Bekasi semakin fleksibel dan terjangkau bagi penumpang dari berbagai arah,” tambah Ixfan.

Untuk mendukung pelayanan yang lebih efisien dan modern, Stasiun Bekasi kini telah dilengkapi dengan teknologi face recognition yang mempercepat proses boarding. Teknologi ini memungkinkan pelanggan melakukan verifikasi identitas tanpa harus menunjukkan dokumen fisik, sehingga proses masuk ke peron menjadi lebih cepat dan praktis.

Selain meningkatkan kenyamanan, penerapan face recognition ini juga merupakan bagian dari dukungan PT KAI terhadap program Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya dalam aspek industri, inovasi, dan infrastruktur. Digitalisasi proses boarding membantu mengurangi penggunaan kertas, mempercepat layanan, dan menciptakan sistem transportasi publik yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.

“Kami terus melakukan inovasi guna memberikan pelayanan yang aman, nyaman, modern, serta mendukung pembangunan berkelanjutan,” tutup Ixfan.

Berita Terkait

PT Pelindo Sinergi Lokaseva Dorong Efisiensi Proses Internal dan Teamwork untuk Wujudkan Operational Exellence melalui Simulasi Lean Six Sigma
Tangkap Tren Renovasi Hunian, BRI Finance Perluas Akses Pembiayaan Masyarakat yang Fleksibel
Dukung Pertumbuhan Berkelanjutan, BRI Finance Jalin Sinergi Strategis dengan Kejaksaan Negeri Sleman
Holding Perkebunan Nusantara Terus Tingkatkan Kesadaran Kesehatan Masyarakat melalui Seminar RS Sri Pamela Torgamba
Analisa Pasar FLOQ: Ketegangan Perang Dagang dan Pelemahan Ekonomi AS Dorong Minat Investor ke Bitcoin
KAI Perkuat Keselamatan Operasional melalui Pemeriksaan Kesehatan Pekerja
MiiTel Meetings Kini Dilengkapi Fitur Real-Time Talk Assistant
Satu Aplikasi untuk Semua Kebutuhan, BRImo Permudah Transaksi Nasabah

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 00:00

PT Pelindo Sinergi Lokaseva Dorong Efisiensi Proses Internal dan Teamwork untuk Wujudkan Operational Exellence melalui Simulasi Lean Six Sigma

Senin, 13 April 2026 - 23:00

Tangkap Tren Renovasi Hunian, BRI Finance Perluas Akses Pembiayaan Masyarakat yang Fleksibel

Senin, 13 April 2026 - 23:00

Dukung Pertumbuhan Berkelanjutan, BRI Finance Jalin Sinergi Strategis dengan Kejaksaan Negeri Sleman

Senin, 13 April 2026 - 22:00

Holding Perkebunan Nusantara Terus Tingkatkan Kesadaran Kesehatan Masyarakat melalui Seminar RS Sri Pamela Torgamba

Senin, 13 April 2026 - 18:00

Analisa Pasar FLOQ: Ketegangan Perang Dagang dan Pelemahan Ekonomi AS Dorong Minat Investor ke Bitcoin

Senin, 13 April 2026 - 16:00

MiiTel Meetings Kini Dilengkapi Fitur Real-Time Talk Assistant

Senin, 13 April 2026 - 16:00

Satu Aplikasi untuk Semua Kebutuhan, BRImo Permudah Transaksi Nasabah

Senin, 13 April 2026 - 15:00

Membangun Hubungan Jangka Panjang Melalui Program Loyalitas di Industri Keuangan

Berita Terbaru