Update Penanganan Gogosan di Petak Jalan Cibeber–Lampegan, Sejumlah Perjalanan KA Siliwangi Dibatalkan Demi Keselamatan - Koran Mandalika

Update Penanganan Gogosan di Petak Jalan Cibeber–Lampegan, Sejumlah Perjalanan KA Siliwangi Dibatalkan Demi Keselamatan

Senin, 20 April 2026 - 21:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung (Jawa Barat), 20 April 2026 – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 2 Bandung menyampaikan perkembangan terbaru terkait penanganan gogosan yang terjadi di petak jalan antara Stasiun Cibeber – Stasiun Lampegan tepatnya di Km 73+900 s.d Km 74+00.

Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, menjelaskan bahwa hingga saat ini proses penanganan masih terus berlangsung oleh tim prasarana di lapangan. “Gogosan yang terjadi sejak Minggu malam (19/4) pukul 19.55 WIB masih dalam tahap penanganan intensif oleh petugas kami,” ujar Kuswardojo.

Kuswardojo menambahkan bahwa gogosan tersebut memiliki panjang kurang lebih 12 meter dengan kedalaman mencapai 4 meter, sehingga berdampak langsung terhadap operasional perjalanan kereta api di lintas tersebut. “Dengan kondisi tersebut, jalur belum dapat dilalui oleh kereta api demi menjamin keselamatan perjalanan dan pengguna jasa,” tambahnya.

Akibat gangguan tersebut, KAI Daop 2 Bandung terpaksa melakukan pembatalan sejumlah perjalanan Kereta Api Siliwangi. Pada Minggu, 19 April 2026, satu perjalanan KA Siliwangi (KA 345) relasi Cianjur – Sukabumi telah dibatalkan.

Sementara itu, pada hari ini Senin, 20 April 2026, terdapat tiga perjalanan KA Siliwangi yang dibatalkan, yakni KA 342 relasi Sukabumi – Cianjur, KA 341 relasi Cianjur – Sukabumi, serta KA 344 relasi Sukabumi – Cianjur.

“Kami memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh pelanggan atas ketidaknyamanan yang terjadi. Pembatalan perjalanan ini kami lakukan semata-mata untuk memastikan keselamatan pengguna jasa dan operasional kereta api tetap terjaga,” tegas Kuswardojo.

Baca Juga :  BRI Manajemen Investasi Sabet Dua Penghargaan Best Asset Manager dari Alpha Southeast Asia 2025

KAI Daop 2 Bandung juga menyampaikan bahwa gangguan ini disebabkan oleh faktor alam yang mengakibatkan terjadinya gogosan pada jalur rel, sehingga memerlukan penanganan khusus dan menyeluruh sebelum jalur dapat kembali dilalui.

Saat ini, seluruh tim terkait masih terus berupaya maksimal untuk mempercepat proses perbaikan agar jalur dapat segera normal kembali dan perjalanan kereta api dapat beroperasi seperti sediakala.

“Kami akan terus memberikan update perkembangan penanganan di lokasi secara berkala kepada masyarakat,” tutup Kuswardojo.

KAI Daop 2 Bandung mengimbau kepada pelanggan untuk terus memantau informasi resmi melalui kanal komunikasi KAI serta menyesuaikan rencana perjalanan dengan kondisi operasional terkini.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

5 Ide Oleh-Oleh dari Jakarta yang Bisa Jadi Buah Tangan
Perkuat Sinergi Pendidikan dan Industri, NHM Bagikan Praktik Tambang Bawah Tanah pada Forum Nasional
SMM Panel Indonesia Kelola 530+ Layanan di Belasan Platform untuk Kebutuhan Brand dan Kreator
Raflux Raih Pendanaan US$300.000, Siapkan Vault Fisik di BSD City
KAI Daop 2 Imbau Pengguna Jasa KA Datang Lebih Awal, Antisipasi Lalu Lintas Padat di Kota Bandung
Biaya Rutin dalam Rumah Tangga: Cara Mengatur Tagihan agar Keuangan Lebih Teratur
IIBF Gelar Social & Business Networking Evening, Perkuat Jejaring Bisnis Indonesia-India
Suku Bunga AS dan Jepang Naik, Bitcoin Justru Menguat: Ada Apa?

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 18:02

5 Ide Oleh-Oleh dari Jakarta yang Bisa Jadi Buah Tangan

Sabtu, 19 September 2026 - 12:02

Perkuat Sinergi Pendidikan dan Industri, NHM Bagikan Praktik Tambang Bawah Tanah pada Forum Nasional

Jumat, 18 September 2026 - 22:02

Raflux Raih Pendanaan US$300.000, Siapkan Vault Fisik di BSD City

Jumat, 18 September 2026 - 22:02

KAI Daop 2 Imbau Pengguna Jasa KA Datang Lebih Awal, Antisipasi Lalu Lintas Padat di Kota Bandung

Jumat, 18 September 2026 - 18:02

Biaya Rutin dalam Rumah Tangga: Cara Mengatur Tagihan agar Keuangan Lebih Teratur

Jumat, 18 September 2026 - 17:02

IIBF Gelar Social & Business Networking Evening, Perkuat Jejaring Bisnis Indonesia-India

Jumat, 18 September 2026 - 17:02

Suku Bunga AS dan Jepang Naik, Bitcoin Justru Menguat: Ada Apa?

Jumat, 18 September 2026 - 16:02

Duluin dan BTN Berkolaborasi Hadirkan Solusi Kesejahteraan Pekerja Indonesia

Berita Terbaru

Teknologi

5 Ide Oleh-Oleh dari Jakarta yang Bisa Jadi Buah Tangan

Sabtu, 19 Sep 2026 - 18:02