Istighosah Bersama Warga Demak, Kementerian PU Bergerak Cepat Atasi Banjir Rob - Koran Mandalika

Istighosah Bersama Warga Demak, Kementerian PU Bergerak Cepat Atasi Banjir Rob

Senin, 16 Juni 2025 - 15:33

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Demak – Suara doa dan harapan memenuhi udara Sayung, Demak, dalam sebuah istighosah bersama yang dihadiri para tokoh agama, ulama, dan warga yang selama ini terdampak banjir rob. Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo hadir langsung mewakili Presiden Prabowo Subianto untuk bersilaturahmi dan menunjukkan bahwa pemerintah tidak tinggal diam menghadapi persoalan yang membayangi kawasan pesisir Pantura.

Dalam suasana
penuh keheningan dan kekhidmatan, Menteri Dody menyampaikan bahwa banjir rob
yang melanda Pantura, termasuk Demak, bukan hanya persoalan lokal. Fenomena ini
merupakan bagian dari dampak besar perubahan iklim global, yang dirasakan di
berbagai belahan dunia dari Eropa hingga Asia, dan di Indonesia secara nyata
menghantam kawasan pesisir utara Jawa.

Salah satu
langkah konkret perhatian Presiden, disampaikan Menteri Dody, adalah pernyataan
Presiden empat hari lalu di hadapan publik bahwa Pemerintah akan segera
membentuk Badan Otorita Tanggul Laut Pantai Utara Jawa sebagai upaya sistemik
dan terintegrasi dalam melindungi wilayah pesisir dari Jakarta hingga Semarang,
termasuk Demak.

“Karena kalau
kita bicara rob, tidak hanya Jakarta karena penurunan tanah, tidak hanya
Semarang, tetapi sepanjang pantai utara dengan prioritas Jakarta dan Semarang.
Kalau bicara Semarang otomatis Demak, Jepara, dan Rembang menjadi satu
bagian,”kata Menteri Dody.

“Kita semua tentu
berharap melalui doa-doa yang dipanjatkan oleh warga Demak dan berbagai ikhtiar
baik melalui lahir dan batin. Ikhtiar lahir dengan pembangunan fisik seperti
tanggul laut Giant Sea Wall yang sudah disampaikan Bapak Presiden Prabowo atau dengan
batin melalui doa,” kata Menteri Dody.

Menteri Dody
menegaskan bahwa pemerintah telah mulai melakukan berbagai penanganan darurat,
termasuk normalisasi Sungai Dombo, serta mengerahkan 4 unit ekskavator dan 10
unit pompa mobile di beberapa titik rawan rob di Sayung dan sekitarnya.

Selain itu,
sejumlah sungai lain di wilayah Sayung dan sekitarnya juga masuk dalam program
normalisasi. Kami juga koordinasi dengan pemerintah daerah untuk penataan ruang
di wilayah hulu, supaya aliran airnya bisa lebih terkendali dan tidak
memperparah banjir di bawah, kata Menteri Dody.

Baca Juga :  MATA UANG PALING MAHAL ADALAH KEPERCAYAAN: KISAH YOHANES HENGKY MENEMBUS KRISIS TANPA MODAL

Image

Meski pemerintah
hadir dan bergerak cepat, Menteri Dody mengakui adanya keterbatasan anggaran
negara.

Tahun ini
pemerintah baru memiliki anggaran terbatas untuk wilayah ini. Tapi kita
sama-sama perjuangkan agar pada pembahasan anggaran perubahan atau di
tahun-tahun berikutnya, kebutuhan-kebutuhan warga bisa lebih mencukupi,
ujarnya.

“Saya setuju
dengan nasihat para kiai bahwa ikhtiar harus diiringi dengan doa. Kita memohon
agar Allah mengampuni, mengganti musibah ini dengan yang lebih baik, dan
mempermudah upaya-upaya pemerintah dalam melayani masyarakat,”kata Menteri
Dody.

Acara istighosah
ini turut dihadiri oleh Wakil Gubernur Jawa Tengah Gus Taj Yasin, Ketua PCNU
Kabupaten Demak KH Muhammad Aminudin Mash’udi, serta jajaran Kementerian PU
dari Ditjen Sumber Daya Air dan Ditjen Bina Marga di wilayah Jawa Tengah.(*)

Berita Terkait

India Siapkan Rp5,39 Triliun untuk Perkuat Industri Pengolahan Mineral Kritis
Kuansing Siap Kirim 24 Atlet Pacu Jalur ke Ajang Internasional Mahanadi Boita Race 2026 di India
Siswa Bimbel Patriot Muda Bandar Lampung Tembus Akmil dan Bintara TNI AD 2026
Tips Tidur Nyenyak Selama Mengalami Gejala PMS (Menstruasi)
Peluang Belajar Global Sejak Dini : 609 siswa SMP dari Indonesia dan Jepang belajar bersama dengan Coding First Purwokerto
Bank Mandiri Taspen Jalin Kerja Sama dengan KSPPS Sena Putra Mandiri, Perkuat Sinergi Layanan Perbankan
Pertamina Patra Niaga Hijaukan Lahan Bekas Tambang Kapur di Tuban melalui Program Biodiversity Action Plan
Wisma 46 Rayakan 30 Tahun Perjalanan melalui FunWalk & Bazaar, Tegaskan Semangat “Jakarta’s Icon, 30 Years Strong”

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 22:02

India Siapkan Rp5,39 Triliun untuk Perkuat Industri Pengolahan Mineral Kritis

Rabu, 4 November 2026 - 20:02

Kuansing Siap Kirim 24 Atlet Pacu Jalur ke Ajang Internasional Mahanadi Boita Race 2026 di India

Rabu, 4 November 2026 - 20:02

Siswa Bimbel Patriot Muda Bandar Lampung Tembus Akmil dan Bintara TNI AD 2026

Rabu, 4 November 2026 - 20:02

Tips Tidur Nyenyak Selama Mengalami Gejala PMS (Menstruasi)

Rabu, 4 November 2026 - 19:02

Peluang Belajar Global Sejak Dini : 609 siswa SMP dari Indonesia dan Jepang belajar bersama dengan Coding First Purwokerto

Rabu, 4 November 2026 - 18:02

Pertamina Patra Niaga Hijaukan Lahan Bekas Tambang Kapur di Tuban melalui Program Biodiversity Action Plan

Rabu, 4 November 2026 - 18:02

Wisma 46 Rayakan 30 Tahun Perjalanan melalui FunWalk & Bazaar, Tegaskan Semangat “Jakarta’s Icon, 30 Years Strong”

Rabu, 4 November 2026 - 17:02

Pengguna LRT Jabodebek Tumbuh 17,6 Persen, Dukung Mobilitas Masyarakat di Jabodebek

Berita Terbaru