Pengguna LRT Jabodebek Tumbuh 17,6 Persen, Dukung Mobilitas Masyarakat di Jabodebek - Koran Mandalika

Pengguna LRT Jabodebek Tumbuh 17,6 Persen, Dukung Mobilitas Masyarakat di Jabodebek

Rabu, 4 November 2026 - 17:02

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengguna LRT Jabodebek Tumbuh 17,6 Persen, Dukung Mobilitas Masyarakat di Jabodebek

LRT Jabodebek mencatat pertumbuhan jumlah pengguna sepanjang Januari hingga Oktober 2026. Sebanyak 27.693.123 pengguna telah memanfaatkan layanan LRT Jabodebek pada periode tersebut, meningkat sekitar 17,6% dibandingkan periode yang sama tahun 2025 tercatat 23.549.818 pengguna.

Peningkatan tersebut menunjukkan semakin besarnya penggunaan masyarakat terhadap LRT Jabodebek untuk mendukung mobilitas di kawasan Jakarta, Bogor, Depok, dan Bekasi, termasuk perjalanan menuju kawasan perkantoran, pusat kegiatan ekonomi, dan berbagai tujuan lainnya.

Pada bulan Oktober 2026, volume pengguna LRT Jabodebek tercatat sebanyak 2.990.218 pengguna berdasarkan aktivitas di 18 stasiun. Jumlah tersebut meningkat sekitar 8 persen dibanding Oktober 2025 yang tercatat 2.779.904 pengguna.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Manager of Public Relation LRT Jabodebek, Radhitya Mardika, mengatakan pertumbuhan jumlah pengguna menunjukkan bahwa LRT Jabodebek semakin menjadi bagian dari mobilitas masyarakat, baik untuk perjalanan sehari-hari maupun pada akhir pekan dan hari libur nasional.

“Peningkatan ini menjadi motivasi bagi LRT Jabodebek untuk terus menghadirkan layanan transportasi publik yang aman, nyaman, dan terintegrasi, sehingga masyarakat memiliki lebih banyak pilihan dalam merencanakan perjalanan,” ujarnya.

Baca Juga :  Di Tengah Bencana, Holding Perkebunan Nusantara melalui PalmCo Tetap Jalankan Program Pencegahan Stunting

Stasiun Dukuh Atas BSI dan Stasiun Harjamukti, Titik Penting Mobilitas Masyarakat

Berdasarkan data Oktober 2026, Stasiun Dukuh Atas BSI menjadi stasiun dengan volume pengguna masuk tertinggi, yakni 448.561 pengguna. Sementara itu, volume pengguna keluar tertinggi juga tercatat di stasiun yang sama, mencapai 375.264 pengguna.

Tingginya aktivitas di Stasiun Dukuh Atas BSI sejalan dengan perannya sebagai salah satu titik integrasi antarmoda di Jakarta. Konektivitas dengan berbagai moda transportasi publik memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk melanjutkan perjalanan menuju kawasan aktivitas lainnya.

Sementara itu, Stasiun Harjamukti mencatat volume pengguna masuk terbanyak, yakni 348.648 pengguna dan pengguna keluar sebanyak 353.269 orang. Angka tersebut menempatkan Stasiun Harjamukti sebagai stasiun dengan aktivitas pengguna tertinggi kedua, baik untuk perjalanan masuk maupun keluar.

Sebagai stasiun awal dan akhir perjalanan LRT Jabodebek pada lintas Cibubur, Harjamukti memiliki peran penting dalam mendukung mobilitas masyarakat dari kawasan penyangga menuju Jakarta maupun sebaliknya.

Stasiun Kuningan juga mencatat aktivitas pengguna yang tinggi, dengan 284.769 pengguna masuk dan 273.089 pengguna keluar selama Oktober 2026. Aktivitas tersebut mencerminkan kebutuhan perjalanan masyarakat menuju kawasan perkantoran dan pusat kegiatan ekonomi.

Baca Juga :  Integrasi Omnichannel & WhatsApp API dan Keuntungannya

“Setiap stasiun memiliki karakteristik perjalanan yang berbeda. Karena itu, kami terus mengevaluasi pola perjalanan dan kebutuhan pengguna agar pelayanan LRT Jabodebek semakin relevan dengan aktivitas masyarakat,” tambahnya.

Integrasi Transportasi untuk Perjalanan yang Lebih Efisien

Pertumbuhan jumlah pengguna menjadi dorongan bagi LRT Jabodebek untuk terus memperkuat perannya dalam ekosistem transportasi publik. Konektivitas yang dimiliki LRT Jabodebek dengan berbagai moda transportasi publik memberikan pilihan perjalanan bagi masyarakat, terutama untuk menjangkau kawasan perkantoran, pusat kegiatan ekonomi, dan berbagai tujuan lainnya.

Melalui layanan transportasi publik yang terintegrasi, LRT Jabodebek mengajak masyarakat untuk mempertimbangkan penggunaan transportasi publik sebagai bagian dari perjalanan sehari-hari. Selain membantu memenuhi kebutuhan mobilitas, penggunaan transportasi publik juga dapat mendukung upaya mengurangi ketergantungan pada kendaraan pribadi dan kepadatan lalu lintas di kawasan Jabodebek.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

KAI Terapkan Gapeka Baru Mulai 1 Desember 2026, Jadwal Perjalanan KA Mengalami Perubahan
Dari Desa untuk Negeri, BRI Dukung Pengembangan Potensi Ekonomi Masyarakat
AI Connect Bandung Hadirkan Be The Hustler, Bekali Calon Founder Strategi Menemukan Peluang Bisnis Berbasis AI
ezSign Satukan Tanda Tangan Elektronik dan e-Meterai dalam Satu Aplikasi
Minerba Convex 2026, MIND ID Hadirkan Arti Mineral untuk Kehidupan
Analisis Dupoin Futures: Prospek WTI Dibayangi Harapan Perdamaian AS-Iran
Isi Kuliah Praktisi di USU, Dirut PTPN III (Persero) Bagikan Pengalaman Pembenahan Proses Bisnis
Analisis Dupoin Futures, XAUUSD Berpotensi Naik Menuju Resistance US$4.021

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 14:12

GOW Loteng Ajarkan Kader Olah Jajanan Sehat untuk Cegah Stunting

Selasa, 3 November 2026 - 19:28

Bawa 4 PR Besar dari Desa Penujak, Lalu Akhyar Siap Dobrak Alokasi Anggaran OPD

Selasa, 3 November 2026 - 19:06

Polisi Kantongi CCTV Pengeroyokan di Puyung, Identitas Pelaku Mulai Diburu

Selasa, 3 November 2026 - 17:15

Pulang Kerja dari Mataram, Pria Asal Jago Jadi Korban Pengeroyokan di Puyung

Senin, 2 November 2026 - 18:05

Akses Jalan Dirusak Usai Pilkades, Warga Desa Pengadang Minta Bupati Turun Tangan

Senin, 2 November 2026 - 16:53

​Jembatani Kebutuhan Warga Beraim, Haji Supli PKS Cari Celah Perjuangkan Air Bersih dan Alsintan

Senin, 2 November 2026 - 16:43

Reses Di Tengah Kebijakan Buntu: Haji Supli Dituntut Perjuangkan Usulan Yang Terlarang Dianggarkan

Senin, 2 November 2026 - 07:33

Awas! Nyamuk dan Air Kencing Tikus Mengintai Lombok Tengah, Dinkes: Jangan Tunggu Sakit Baru Bergerak

Berita Terbaru