Pasca Penandatanganan MRA, CarbonEthics Tegaskan Pentingnya Kredit Karbon Berkualitas Tinggi di Indonesia - Koran Mandalika

Pasca Penandatanganan MRA, CarbonEthics Tegaskan Pentingnya Kredit Karbon Berkualitas Tinggi di Indonesia

Selasa, 17 Juni 2025 - 15:32

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasca MRA dengan Gold Standard, CarbonEthics dorong kredit karbon berkualitas tinggi di Indonesia demi iklim dan komunitas lokal dalam forum lintas sektor Carbon Talk 2.0

 Seiring Indonesia memperkuat posisinya di pasar karbon global setelah penandatanganan Mutual Recognition Agreement (MRA) dengan standar sertifikasi internasional Gold Standard Foundation, CarbonEthics, pengembang proyek karbon berbasis alam di Indonesia, menegaskan bahwa pasar karbon hanya akan berhasil jika kita berfokus pada proyek karbon berintegritas tinggi. 

Transparansi dalam pengelolaan proyek menjadi sangat krusial. Setiap proyek harus membuktikan dampaknya secara terukur, dan  mengurangi atau menghilangkan emisi dengan metodologi yang dapat diverifikasi. Yang terpenting, harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang melindungi dan bergantung pada ekosistem tersebut, karena tanpa keterlibatan dan kepemilikan komunitas lokal, tidak akan ada solusi iklim yang berkelanjutan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hal ini menjadi topik pembahasan dalam Carbon Talk 2.0, forum lintas sektor yang diselenggarakan oleh CarbonEthics, di mana para pejabat pemerintah, pelaku bisnis, dan ahli keberlanjutan berdiskusi tentang perkembangan pasar karbon Indonesia dan posisi strategisnya di pasar global.

Pasar karbon Indonesia diperkirakan dapat menghasilkan pendapatan hingga USD 34 miliar dan menciptakan 1,7 juta lapangan kerja pada tahun 2030, terutama melalui proyek berbasis alam yang memenuhi standar tinggi untuk integritas lingkungan dan sosial, sebagaimana dijelaskan oleh Dr. Belladonna Maulianda, Asisten Khusus Senior untuk Eddy Soeparno, Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat.

“Untuk mewujudkan potensi ini, Indonesia perlu membangun ekosistem karbon yang kuat dengan dukungan kebijakan dan investasi yang tepat,” kata Belladonna.

MRA merupakan langkah penting untuk mendorong saling pengakuan terkait metode sertifikasi karbon kredit, yang membuka peluang baru untuk perdagangan karbon global bagi Indonesia. Bagi pasar berkembang seperti Indonesia, MRA memperluas pasar dan likuiditas karbon, memperkuat kerja sama iklim, serta memungkinkan transfer teknologi dan pengetahuan, sebagaimana disampaikan Ilham ST., MT., Direktur Bina Usaha Pemanfaatan Hutan di Kementerian Kehutanan.

Baca Juga :  Program MBKM Mandiri Batch 12 di Maxy Academy Resmi Dimulai pada hari Senin, 12 Agustus 2024

Foto 2. Pemaparan Dr. Wahyu Marjaka di Carbon Talk 2.0.

Selanjutnya, menurut Ilham, S.T., M.T., rencana pembangunan jangka panjang nasional Indonesia (RPJPN) menargetkan Indonesia Emas 2045, di mana terdapat target pengurangan intensitas emisi gas rumah kaca hingga 93,5% dari tingkat baseline.

Selain itu, Dr. Wahyu Marjaka, M.Eng., Direktur Tata Kelola Implementasi Nilai Ekonomi Karbon di Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup, menekankan bahwa keberhasilan Indonesia memanfaatkan peluang pasar karbon tergantung pada tiga hal utama: kesiapan kelembagaan, penegakan hukum yang jelas, serta keterlibatan semua pihak secara inklusif.

Forum Carbon Talk juga membahas terkait upaya revisi Peraturan Presiden No. 98/2021 yang saat ini sudah mencapai tahap izin prakarsa, di mana regulasi ini nantinya akan mencakup ketentuan terkait  Voluntary Carbon Market (VCM). Di samping itu, pengembangan platform SRN Robust juga terus berlangsung sebagai upaya pemerintah untuk memastikan semua kredit karbon yang diterbitkan dapat diverifikasi dan memenuhi standar integritas yang tinggi, sebagai salah satu kunci untuk menarik investor internasional.

“Pasar karbon global semakin menginginkan proyek yang mampu menunjukkan dampak nyata bagi iklim dan sosial,” ucap Bimo Soewadji, CEO CarbonEthics. “Keberhasilan Indonesia akan bergantung pada ketersediaan kredit karbon yang berkualitas tinggi, transparan, dan kredibel.”

Foto 3. Pembicara dan peserta Carbon Talk 2.0.

CarbonEthics memahami bahwa menjaga kepercayaan dalam pasar karbon bergantung pada standar yang kredibel dan verifikasi yang transparan, serta berkomitmen pada solusi alam berbasis komunitas dan ilmu pengetahuan, demi manfaat nyata bagi iklim, keanekaragaman hayati, dan komunitas lokal.

Baca Juga :  Goncangan Geopolitik, Batu Bara Tahan Banting dan Jadi Andalan Energi Primer Nasional

Perubahan yang berkelanjutan tidak dapat tercapai tanpa keterlibatan penuh dan adil dari komunitas lokal. CarbonEthics menjalin kerjasama erat dengan komunitas lokal untuk memulihkan ekosistem secara bertanggung jawab, sekaligus memberdayakan komunitas lokal melalui kolaborasi dalam merancang strategi restorasi, memberikan pelatihan rutin, serta berinvestasi pada program peningkatan kapasitas yang memungkinkan komunitas mengelola ekosistem mereka secara regeneratif dan mandiri. 

Berlandaskan pada nilai-nilai tersebut, CarbonEthics turut berkontribusi dalam pengembangan pasar karbon berintegritas tinggi dengan menyediakan layanan menyeluruh untuk pengembangan dan investasi proyek karbon, serta selalu memastikan pemberdayaan dan partisipasi komunitas lokal sebagai inti setiap prosesnya.

Melalui layanan Carbon Project Consultancy, CarbonEthics memberikan pendampingan teknis sepanjang siklus hidup proyek—mulai dari studi kelayakan tahap awal dan penyusunan dokumen Detailed Risk Assessment and Management (DRAM), hingga implementasi proyek. CarbonEthics juga menyediakan kredit karbon pra-pembelian bagi pembeli karbon yang ingin mendapatkan akses awal ke kredit karbon berbasis alam berkualitas tinggi, serta membuka peluang investasi bagi investor tahap awal untuk berpartisipasi dalam proyek, sehingga memungkinkan mereka berkontribusi pada aksi iklim yang berdampak.

Ke depan, pemerintah terus memosisikan Indonesia sebagai aktor kunci dalam pasar karbon global. Seiring dengan perkembangan kerangka regulasi dan sistem pendukung, Indonesia berupaya untuk menghasilkan kredit karbon berintegritas tinggi yang terpercaya, kompetitif secara global, dan selaras dengan standar internasional, guna memberikan kontribusi nyata terhadap penurunan emisi global. Dalam keseluruhan proses ini, CarbonEthics tetap berkomitmen mendukung terciptanya pasar karbon yang kredibel, berintegritas, dan diakui secara global untuk mendukung pembangunan berkelanjutan dan ketahanan iklim.

Berita Terkait

Berkah Ramadan dari Pelabuhan, Pelindo Multi Terminal Salurkan Ribuan Bantuan
Ibu2Canggih Moms Gathering Ramadan Moments Hadirkan Inspirasi dan Kebersamaan Bersama 100 Momfluencers
850 Beauty Enthusiasts Ramaikan Glow Fest 2.0 by Geng Glowing
Bittime Tanggapi Bitcoin Tembus US $76.000, Momentum Positif Dorong Strategi Diversifikasi Aset Investor Indonesia
Kebijakan Baja Nasional Berbasis Data dan Struktur Persaingan Global
Phapros Hadir Temani Mudik Lebaran: “Sahabat Sehat” di Setiap Perjalanan
Dupoin Futures Raih Peringkat Pertama Transaksi Bilateral Terbesar di JFX Februari 2026
Hisense Tampilkan Inovasi AI dan Solusi Smart Living di AWE 2026, Perkuat Komitmen pada Pengalaman Pengguna

Berita Terkait

Senin, 16 Maret 2026 - 22:08

Hasil Seleksi Jabatan Eselon II Pemprov NTB Siap Diserahkan ke Gubernur

Senin, 16 Maret 2026 - 15:21

Dokter Mamang Jabat Kadis Kesehatan Lombok Tengah

Senin, 16 Maret 2026 - 15:07

‎Miras saat Pawai Ogoh-ogoh jadi Sorotan, Begini Imbauan Gubernur NTB

Minggu, 15 Maret 2026 - 20:19

Jelang Lebaran, Gubernur Iqbal Tinjau Sistem Penjualan Tiket dan Fasilitas di Terminal Mandalika

Jumat, 13 Maret 2026 - 20:23

Pastikan Pasokan Cabai Tercukupi, Pemprov NTB Siapkan Program Penguatan Produksi

Kamis, 12 Maret 2026 - 21:35

Masyarakat Temukan Roti MBG Berjamur, BBPOM Mataram Periksa SPPG di Lombok Barat

Kamis, 12 Maret 2026 - 17:32

Jaksa Abaikan Dalil Eksepsi, Minta Hakim Tolak Keberatan Tiga Terdakwa DPRD NTB

Rabu, 11 Maret 2026 - 04:25

Dandim Loteng Bagikan Bingkisan Lebaran, Bentuk Apresiasi Atas Kinerja Anggota

Berita Terbaru