Pasar Emas Panas Menjelang Tenggat Tarif AS – UE - Koran Mandalika

Pasar Emas Panas Menjelang Tenggat Tarif AS – UE

Kamis, 24 Juli 2025 - 10:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Harga Emas (XAU/USD) kembali menunjukkan performa kuat pada Selasa (22/7), memperpanjang reli-nya menjadi dua hari berturut-turut dengan kenaikan lebih dari 0,9%. Pelemahan imbal hasil obligasi pemerintah AS membuat Dolar AS melemah, sehingga dana mengalir ke aset safe haven seperti emas. Menurut Andy Nugraha analis dari Dupoin Futures Indonesia, pada saat berita ini ditulis harga emas berada di level $3.427 per ounce, setelah sempat menyentuh titik terendah harian di $3.383.

Dari sisi teknikal, grafik XAU/USD memperlihatkan pola candlestick yang didukung indikator Moving Average, dan Dupoin menilai tren bearish masih mendominasi. “Kalau tekanan jual ini berlanjut, XAU/USD punya potensi turun hingga ke level $3.363,” kata Andy. Namun, jika harga gagal menembus support tersebut dan justru berbalik naik, target kenaikan terdekat ada di kisaran $3.414.

Baca Juga :  Haleon menunjuk DDI dari AnyMind Group untuk menjadi e-distributor dan mengelola official store dengan memanfaatkan teknologi AnyMind di Tokopedia, Shopee, Lazada, Bukalapak dan Blibli

Pergerakan pada Rabu (23/7) sempat membuat emas terkoreksi moderat ketika pasar menimbang dampak kesepakatan dagang AS–Jepang. Pada Kamis (24/7), XAU/USD berada di sekitar $3.386, turun dari rekor tertingginya karena sentimen risiko sempat membaik. Presiden AS Donald Trump mengumumkan kesepakatan besar dengan Jepang—mengurangi tarif timbal balik menjadi 15% dari 25%, investasi Jepang senilai $550 miliar, dan akses pasar yang lebih luas untuk produk pertanian dan otomotif AS. Berita ini menenangkan kekhawatiran soal perang dagang untuk sementara.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Meski begitu, fondasi penguatan emas masih solid. Tenggat waktu 1 Agustus untuk negosiasi tarif UE–AS makin dekat, sementara pembicaraan dagang Uni Eropa dan Amerika Serikat belum menemui titik temu. Jika kesepakatan gagal tercapai, AS bisa mengenakan tarif hingga 30% pada barang impor UE, yang tentu memicu langkah balasan di sektor layanan digital dan dirgantara.

Baca Juga :  INDONESIA BLOCKCHAIN WEEK 2024 Kembali Digelar, Jadikan Indonesia Pusat Inovasi Blockchain di Asia Tenggara

Di sisi lain, data Penjualan Rumah Lama AS per Juni menunjukkan penurunan menjadi 3,93 juta unit per tahun, lebih rendah dari perkiraan 4,01 juta unit. Hal ini menandakan dampak negatif suku bunga hipotek tinggi pada pasar properti dan berpeluang memengaruhi kebijakan The Fed.

Dengan segala dinamika ini, Andy Nugraha menyarankan agar kamu memantau imbal hasil obligasi AS, perkembangan negosiasi dagang, serta data ekonomi makro. Level kunci yang harus diperhatikan adalah $3.363 sebagai support dan $3.414 sebagai resistance. Pergerakan di luar rentang tersebut akan jadi indikator arah selanjutnya bagi harga emas. Jadi, pastikan kamu selalu update dengan berita dan jaga manajemen risiko!

Berita Terkait

Mendorong Pengembangan Usaha UMKM, Tangguh Perwira Mantri BRI Unit Ciracas Mendukung Usaha Roti dan Donat Milik Ujang di Ciracas Melalui Bantuan Permodalan KUR BRI
Gelar Rapat Kerja, Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Program TJSL Berdampak Terukur bagi Masyarakat
Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Komitmen Pelestarian Lingkungan melalui Penanaman 1.000 Pohon di Gunung Mas
Gambar Tanda Tangan di Internet dan Risiko Penyalahgunaannya
DJKA dan LRT Jabodebek Periksa Kesiapan Fasilitas Sarana & Prasarana Jelang Angkutan Nataru 2026/2027
Selamat Hari Raya Deepavali dari Sanct Social: Episode 9 Pertemukan Dua Ibu yang Belum Pernah Bertemu dalam Satu Percakapan, Sekaligus Panduan Fitur Baru Versi 1.2
Tips agar Pembalut Tidak Bergeser Saat Tidur Semalaman
Transaksi Derivatif Aset Keuangan Digital di Indonesia Tumbuh, Bittime Soroti Perkembangan Pasar

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 16:32

Sekda Loteng Ingatkan SPPG Sajikan Menu MBG Berkualitas, Bukan Hanya Saat Lomba

Sabtu, 7 November 2026 - 14:57

Dinkes Loteng Apresiasi Lomba Menu MBG, Dorong Peningkatan Standar Kebersihan dan Gizi SPPG

Sabtu, 7 November 2026 - 14:01

​Pertamina Hadir Dukung Mandalika Racing Series, Buktikan Kualitas Produk Anak Bangsa di Ajang Internasional

Sabtu, 7 November 2026 - 13:47

Perjalanan Panjang Edi Saputra Kembangkan Mandalika Racing Series demi Cetak Pembalap Berprestasi Dunia

Jumat, 6 November 2026 - 18:51

Kekeringan 2026, Distan Loteng Catat Nihil Kerugian Petani

Jumat, 6 November 2026 - 16:16

Tak Lagi Pilih-Pilih, Perusahaan Borong Semua Grade Tembakau Loteng

Rabu, 4 November 2026 - 18:23

Tabrakan dengan Avanza di Pujut, Pasutri Asal Desa Prabu Meregang Nyawa

Rabu, 4 November 2026 - 14:17

Warga Diminta Berani Laporkan Pernikahan Anak, DP3AP2KB Loteng Siap Turun Tangan

Berita Terbaru