Tiga Lokasi Penanaman Paling Mendesak Tahun Ini: Wonogiri, Cilacap, Mempawah - Koran Mandalika

Tiga Lokasi Penanaman Paling Mendesak Tahun Ini: Wonogiri, Cilacap, Mempawah

Jumat, 25 Juli 2025 - 12:01

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Semarang, 25 Juli 2025 — Di tengah meningkatnya kampanye penghijauan di berbagai daerah, ada wilayah-wilayah yang justru semakin tenggelam dalam ketidakpedulian. Wilayah yang tak masuk radar prioritas, meski kondisi lingkungannya mengkhawatirkan. Data LindungiHutan menyebuatkan, tahun ini, ada tiga titik lokasi penanaman yang disebut “urgent”, di antaranya Hutan Desa Kembang di Wonogiri, Kampung Laut di Cilacap, dan Mempawah, Pontianak, Kalimantan Barat. Bukan karena baru dilanda bencana besar, tapi karena terlalu lama diabaikan.

Hutan Desa Kembang, misalnya, berada di salah satu kabupaten paling rawan kekeringan di Jawa Tengah. Kawasan perhutanan sosial di sana terus mengalami penyusutan tutupan vegetasi akibat alih fungsi lahan dan minimnya infrastruktur konservasi air. Akibatnya, sejumlah mata air yang dulunya mengaliri lahan pertanian warga kini mengering lebih cepat setiap tahun. Padahal, keberadaan hutan-hutan desa seperti Kembang sangat penting dalam menjaga siklus air lokal dan ketahanan pangan masyarakat sekitar.

Baca Juga :  Perbedaan Nylon 6 dan Nylon 66 serta Kontribusinya dalam Industri Manufaktur Indonesia

Berpindah ke pesisir selatan Jawa, Kampung Laut di Cilacap menghadapi ancaman abrasi yang kian parah. Menurut laporan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (2015), lebih dari 50 hektare hutan mangrove di kawasan ini hilang akibat tekanan tambak, pembangunan, dan perubahan arus laut. Ekosistem mangrove yang semestinya menjadi pelindung alami dari gelombang ekstrem dan erosi kini tinggal sebagian kecil. Warga setempat sudah mulai merasakan dampaknya, termasuk garis pantai bergeser, air laut masuk ke kebun, dan perlahan menggerus ruang hidup mereka.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara itu, Mempawah yang terletak di Desa Batu Ampar, Kalimantan Barat juga menyimpan tantangan lain. Lahan gambut yang dulunya menjadi penyimpan karbon alami kini terus terdegradasi akibat pembukaan lahan dan kekeringan. Menurut data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, potensi titik api di wilayah ini meningkat hampir 40 persen dalam lima tahun terakhir. Jika tak segera direstorasi, kawasan ini berisiko menjadi sumber besar emisi karbon dari kebakaran hutan dan lahan gambut yang kering. Di sinilah pentingnya penanaman kembali yang berbasis lanskap dan tidak sekadar simbolik.

Baca Juga :  LindungiHutan dan Taman Nasional Way Kambas Tingkatkan Konservasi dan Pemberdayaan Masyarakat

Tiga lokasi ini disebut “urgent” bukan karena baru terkena bencana, tetapi karena terlalu lama tak diperhatikan. Ketiganya jarang muncul dalam daftar lokasi penanaman korporasi, jarang dilirik dalam program CSR, dan sering tertinggal dalam narasi besar penyelamatan lingkungan. Padahal, perubahan nyata seringkali dimulai dari titik-titik yang senyap.

Dengan menyoroti lokasi-lokasi ini, kampanye ini ingin mengubah cara kita memandang urgensi, bahwa menjaga bumi bukan hanya soal popularitas lokasi, tapi soal keberanian untuk memulai dari yang terlupakan.

Berita Terkait

Ada Cerita Cinta hingga Drama Skripsi di Dinding Sekolah dan Kampus, Cokelat Take-It Bisa Diambil di Tengah Cerita
Usai Raih World Artist of the Year, JessC Perluas Langkah Musik di Indonesia
Cara Membuat Website Toko Online Sendiri Sebelum 11.11 dan Harbolnas
BINUS Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor melalui NEST di QS Higher Ed Summit Asia Pacific 2026
BRI Dorong Literasi Keuangan Sejak Dini melalui Edukasi di Lingkungan Sekolah
Alternativa Film Festival 2027 Siapkan Hadiah US$120.000, Buka Peluang bagi Sineas Indonesia ke Panggung Internasional
Lewat Baseball5, Perbasasi Jakarta dan JALIN Foundation Ajak Remaja Hidup Sehat dan Berani Hadapi Tekanan
39% Responden Perkotaan Indonesia Pakai AI untuk Belanja dan Rekomendasi, Peringkat Pencarian Saja Tak Lagi Cukup

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 23:02

Ada Cerita Cinta hingga Drama Skripsi di Dinding Sekolah dan Kampus, Cokelat Take-It Bisa Diambil di Tengah Cerita

Selasa, 3 November 2026 - 23:02

Usai Raih World Artist of the Year, JessC Perluas Langkah Musik di Indonesia

Selasa, 3 November 2026 - 22:02

Cara Membuat Website Toko Online Sendiri Sebelum 11.11 dan Harbolnas

Selasa, 3 November 2026 - 22:02

BINUS Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor melalui NEST di QS Higher Ed Summit Asia Pacific 2026

Selasa, 3 November 2026 - 22:02

BRI Dorong Literasi Keuangan Sejak Dini melalui Edukasi di Lingkungan Sekolah

Selasa, 3 November 2026 - 19:02

Lewat Baseball5, Perbasasi Jakarta dan JALIN Foundation Ajak Remaja Hidup Sehat dan Berani Hadapi Tekanan

Selasa, 3 November 2026 - 18:02

39% Responden Perkotaan Indonesia Pakai AI untuk Belanja dan Rekomendasi, Peringkat Pencarian Saja Tak Lagi Cukup

Selasa, 3 November 2026 - 18:02

Pemerintah Bahas Skema Pembiayaan Perumahan bagi Masyarakat Berpenghasilan Tanggung

Berita Terbaru